Maestro Campursari Patah Hati Kini Sudah Berpulang, Kiai Said Aqil Siradj, Jokowi Turut Belasangkuwa

by
Indonesia

PURBALINGGA, CILACAP.INFO – Kepergian sang maestro musik campursari Indonesia, Didi Kempot pada Selasa (5/5/2020) pagi meninggalkan kesedihan bagi keluarga serta masyarakat lainnya.

Penyanyi yang mendapat julukan The Godfather of Broken Heart ini meninggal dunia diduga akibat penyakit jantung. Didi Kempot pun sempat mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Kasih ibu, Solo, Jawa Tengah sebelum mengembuskan napas terakhirnya.

Kesedihan juga sangat dirasakan oleh sang istri Yan vellia. Pasalnya, sebagai istri Yan Vellia setia menemani sang suami hingga mencapai puncak kariernya dalam beberapa tahun terakhir. Kesedihan atas kehilangan sosok orang tercinta juga ia ungkapkan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

Ia juga mengunggah momen kebersamaannya dengan Didi Kempot serta kedua anaknya di akun Instagram pribadinya. Para netizen serta selebriti Tanah Air pun terus memberikan dukungan dan semangat bagi Yan Vellia dan anak-anaknya.

Tak hanya itu saja, istri dari sang maestro campursari ini juga mengungkapkan jika hingga hari ini Kamis (7/5/2020) karangan bunga ucapan duka masih berdatangan di kediamannya. Di rumah duka tersebut, Yan Vellia juga menggelar tahlilan untuk mendoakan mendiang sang suami.

Momen tahlilan tersebut juga turut diunggah oleh para kerabat serta sahabat di media sosial. Suasana haru pun masih terasa saat acara tahlilan digelar.

Indonesia kembali kehilangan musisi terbaiknya. Belum genap satu bulan, setelah Glenn Fredly yang meninggal pada 8 April 2020, kabar duka kembali kehadirat-Nya seorang seniman, musisi, maestro campursari asal Ngawi, Dionisius Prasteyo atau Didi Prasetyo, dengan nama populer Didi Kempot—nama ‘Kempot’ sendiri merupakan akronim dari Kelompok Pengamen Trotoar, saat Didi memulai kariernya sebagai musisi jalanan di Surakarta sekira tahun 80’an.

Komentar