<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Banjir &#8211; News Portal Trends</title>
	<atom:link href="https://news.cilacap.info/tag/banjir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://news.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Feb 2021 13:56:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/news/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Banjir &#8211; News Portal Trends</title>
<link>https://news.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Breaking News Trend</description>
</image>
	<item>
		<title>Trending Sepekan, Pelakor, Vicky Batal Nikah, Banjir Bekasi dan Kurama Mati</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-36867/trending-sepekan-pelakor-vicky-batal-nikah-banjir-bekasi-dan-kurama-mati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Feb 2021 16:09:47 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Kalina ocktaranny]]></category>
		<category><![CDATA[Kurama]]></category>
		<category><![CDATA[Nissa Sabyan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelakor]]></category>
		<category><![CDATA[Vicky Prasetyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-36867/trending-sepekan-pelakor-vicky-batal-nikah-banjir-bekasi-dan-kurama-mati</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Kabar trending menghiasi dunia maya, dari mulai fenomena alam yakni Banjir yang terjadi di Jakarta dan Bekasi, Kabar Selebriti, Issu Pelakor yang terbongkar, Vicky Prasetyo Batal Menikah, Hingga Hiburan Komik Manga dimana Kurama milik Naruto mati.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kabar trending menghiasi dunia maya, dari mulai fenomena alam yakni Banjir yang terjadi di Jakarta dan Bekasi, Kabar Selebriti, Issu Pelakor yang terbongkar, Vicky Prasetyo Batal Menikah, Hingga Hiburan Komik Manga dimana Kurama milik Naruto mati.</p>
<p><strong>1. Viky Prasetyo Batal Menikah</strong></p>
<p>Mantan kekasih Zaskia Gotik dan mantan istri Angel Lelga dikabarkan akan menggelar pernikahan dengan aktris cantik Kalina Ocktaranny yang merupakan mantan istri Deddy Corbuzier.</p>
<p>Awalnya keduanya sepakat akan menikah pada 21 Februari 2021, namun hal itu dibatalkan oleh Kalina Ocktaranny.</p>
<p>Alasannya yakni, pihak mempelai wanita masih ada berkas-berkas yang belum tuntas di KUA Gunung Putri Bogor.</p>
<p>Lantas Kalina Ocktaranny pun meminta maaf kepada Vicky dan Keluarganya.</p>
<p><strong>2. Issu Pelakor Berhembus Kepada Penyanyi Gambus</strong></p>
<p>Tak ada yang menyangka bahwa wanita cantik yang lahir di Lumajang, Jawa Timur, 23 Mei 1999 bernama Nissa Sabyan dikabarkan menjadi pelakor (Perebut Lelaki Orang).</p>
<p>Kabar ini pun berhembus kepermukaan dengan cepat, bahkan dikabarkan bahwa perselingkuhan itu telah dijalani selama 2 tahun.</p>
<p>Wanita imut yang kerap tampil dengan suara merdunya dan seraya membawakan lagu-lagu religi ini rupanya jatuh cinta kepada Ayus yang merupakan keyboardis daripada personel gambus satu group.</p>
<p>Meski telah memiliki istri bernama Ririe Fairuz dan telah dikarunia dua orang anak, tak melunturkan cinta Nissya Sabyan sekalipun usianya terpaut 10 tahun lebih tua darinya.</p>
<p><strong>3. Kurama Mati pada Boruto: Naruto Next Generations Chapter 55</strong></p>
<p>Sayonara (Selamat Tinggal) Kurama begitu kata fans Boruto dan Naruto meramaikan jagad dunia maya.</p>
<p>Usai rilis di Mangaplus pukul 22.00 kemarin, Komik Manga karya Masashi Kishimoto ini membuat sedih fans.</p>
<p>Pasalnya Kurama sudah tidak ada lagi ditubuh Naruto yang merupakan jinchuriki Kyuubi ekor sembilan.</p>
<p>Perpisahan itu juga ditampilkan pada chapter tersebut, dimana Kurama mengatakan bahwa ia sengaja berbohong pada Naruto bahwa Mode Baryon akan mengakibatkan kematian baik Naruto maupun Kurama.</p>
<p>Akan tetapi mode tersebut justru tidak menyebabkan seorang jinchuriki mati, melainkan Bijuu itu sendiri.</p>
<p><strong>4. Banjir Jakarta dan Bekasi</strong></p>
<p>Hujan deras di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) sepekan belakangan ini masih terjadi, dan hal ini mengakibatkan banjir.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Vicky-Prasetyo-dan-Kalina-Ocktaranny.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Vicky Prasetyo dan Kalina Ocktaranny]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Vicky-Prasetyo-dan-Kalina-Ocktaranny-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Vicky Prasetyo dan Kalina Ocktaranny]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Banjir di Cilacap Mulai Surut, Bantuan Terus Mengalir</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-33498/banjir-di-cilacap-mulai-surut-bantuan-terus-mengalir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2020 12:14:27 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-33498/banjir-di-cilacap-mulai-surut-bantuan-terus-mengalir</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Banjir yang melanda Kecamatan Sidareja, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) pada hari Sabtu (21/11/2020) mulai surut. Begitu juga dengan laporan dibeberapa wilayah lain seperti Kampung Laut, Cipari, Gandrung Mangu, Bantarsari dan Kroya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Banjir yang melanda Kecamatan Sidareja, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) pada hari Sabtu (21/11/2020) mulai surut. Begitu juga dengan laporan dibeberapa wilayah lain seperti Kampung Laut, Cipari, Gandrung Mangu, Bantarsari dan Kroya.</p>
<p>Sebelumnya di laporkan melalui Tim NU Peduli, hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur daerah Cilacap bagian barat sejak Senin (16/11) sore.</p>
<p>Hujan tak kunjung reda sampai pagi hari, Selasa (17/11), hal ini mengakibatkan banjir di Sidareja. Manakala tim media PCNU Cilacap ke posko NU Peduli, Kamis (19/11), debit air justru tambah naik.</p>
<p>Wakil Ketua Tandfidziyah MWC NU Sidareja, Yusro mengatakan, sekira pukul 03.00 WIB pada Selasa, air mulai naik dan bahkan menggenangi jalur utama lintas provinsi.</p>
<p>Menurutnya banjir yang terparah yakni di Saudagaran, Gendiwung mencapai ketinggian 1,5 meter. &#8220;Sabtu di daerah Saudagaran, Gendiwung mulai surut, kini ketinggian 1/2 meter.&#8221; Ucap Yusro.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah banjir di daerah Saudagaran yang merupakan wilayah terparah, kini mulai surut dan bantuan juga terus mengalir sampai hari ini.&#8221; Tambahnya.</p>
<h2>Bantuan Untuk Korban Banjir Terus Mengalir</h2>
<p>Sementara itu, bantuan untuk korban terus mengalir. Yusro menuturkan bahwa bantuan masih terus mengalir dari berbagai pihak ke posko Peduli NU yang didirikan oleh MWCNU Sidareja di Sidamulya.</p>
<p>Senada dengan Yusro, Koordinator Donasi NU Peduli Ahmad Fauzi juga berkata demikian. Sayangnya kurang koordinasi tim relawan di lapangan dengan pihak penyalur bantuan menyebabkan kurang meratanya bantuan. Untuk itu NU Peduli mendirikan posko induk untuk menampung bantuan dari berbagai pihak.</p>
<p>&#8220;Untuk memaksimalkan pemerataan distribusi bantuan untuk korban banjir, NU Peduli telah mendirikan posko induk di desa Gandrungmangu kecamatan Gandrungmangu Cilacap&#8221;. Lanjut Fauzi.</p>
<p>Posko induk yang terletak di pinggir jalan besar berdekatan dengan stasiun Kereta Api Gandrung dianggap strategis sehingga diharapkan akan memudahkan pihak-pihak yang hendak mengantarkan bantuan. Begitu juga para relawan juga mudah untuk mendistribusikannya karena akses jalan mudah.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya posko utama ini bantuan yang datang akan ditampung di posko utama terlebih dahulu, baru disalurkan ke posko pengungsian dan dapur umum berdasarkan kebutuhan. Bukan hanya Gandrung tapi juga kecamatan-kecamat lain yang terkena banjir bisa mengambil logistik dari sini. Dengan demikian maka menutup kemungkinan terjadinya ketimpangan dalam pembagian bantuan&#8221;, tegas Fauzi. (**)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/DPC-FKDT-dan-BADKO-TPQ-Cilacap-Peduli-Banjir.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[DPC FKDT dan BADKO TPQ Cilacap Peduli Banjir]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/DPC-FKDT-dan-BADKO-TPQ-Cilacap-Peduli-Banjir-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[DPC FKDT dan BADKO TPQ Cilacap Peduli Banjir]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Fatayat Kesugihan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Nusawungu Cilacap</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-33341/fatayat-kesugihan-salurkan-bantuan-untuk-korban-banjir-nusawungu-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2020 12:59:16 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<category><![CDATA[Nusawungu]]></category>
		<category><![CDATA[PCNU Cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-33341/fatayat-kesugihan-salurkan-bantuan-untuk-korban-banjir-nusawungu-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kesugihan bekerja sama dengan PAC Fatayat Nusawungu menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir di desa Kedungbenda dan Klumprit Kecamatan Nusawungu Cilacap Jum’at, 13 November 2020.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kesugihan bekerja sama dengan PAC Fatayat Nusawungu menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir di desa Kedungbenda dan Klumprit Kecamatan Nusawungu Cilacap Jum’at, 13 November 2020.</p>
<p>Hari itu juga, bersama dengan tim pcnucilacap.com, bantuan logistik disalurkan langsung ke rumah-rumah warga terdampak banjir.</p>
<p>Sebelumnya pada Rabu (10/10/20) lalu, Rombongan Fatayat Kesugihan telah datang bersama tim Sarbumusi dengan membawa bantuan logistik berupa bahan makanan dan alat-alat kebersihan. Namun karena susahnya medan juga waktu yang sudah sore, penyaluran logistik pun ditangguhkan.</p>
<p>Ketua PAC Fatayat Kesugihan Lisa khoiriyah selaku pimpinan rombongan akhirnya memasrahkan bantuan kepada PAC Fatayat Nusawungu untuk mendistribusikan bantuan kepada pihak yang membutuhkan.</p>
<p>Ketua PAC Fatayat Nusawungu Tun Habibah pun menyambut hangat maksud kedatangan Fatayat Kesugihan.</p>
<h2>Korban Banjir Desa Kedungbenda Tidak Tersentuh Bantuan</h2>
<p>Sebelumnya diberitakan Banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan sejal 25/10/20 di Kabupaten Cilacap telah merendam beberapa desa di wilayah kecamatan Kroya dan Nusawungu. Desa Kedungbenda merupakan salah satu desa terdampak.</p>
<p>Namun menurut Tun Habibah selama musibah banjir berlangsung, desa Kedungbenda nyaris tidak tersentuh bantuan dari pihak manapun.</p>
<p>&#8220;Dari kemarin belum ada bantuan yang diterima oleh korban banjir Kedungbenda. Sebenarnya ada sih bantuan dari salah satu partai. Akan tetapi karena lokasi yang terlalu jauh dan juga medan yang sulit, bantuan tidak sampai kepada korban banjir, asal dibagi-bagikan saja. Jadinya bantuan kurang tepat sasaran&#8221;, kata Tun Habibah.</p>
<p>Tun Habibah menuturkan akibat banjir tersebut setidaknya ada 80 KK yang menjadi korban terdampak banjir. Mereka kebanyakan adalah warga kurang mampu.</p>
<p>Beruntung saat pembagian logistik banjir sudah surut sehingga warga sudah kembali ke rumah masing-masing. Namun demikian, sisa-sisa banjir masih terlihat. Warga juga masih belum bisa sepenuhnya tenang karena banjir susulan kemungkinan masih bisa datang lagi mengingat musim hujan belum berlalu.</p>
<p>&#8220;Dua hari yang lalu, di sini masih banjir. Ini Karena sudah dua hari tidak turun hujan makanya banjir surut&#8221;, kata Tun Habibah.</p>
<p>Saat ditanya kemana warga mengungsi saat terjadi banjir kemarin, Tun Habibah mengungkapkan bahwa mereka dijemput oleh keluarga yang ada di luar wilayah untuk mengungsi. Ini karena tidak disediakan posko pengungsian. Saat banjir surut pun mereka diantar kembali oleh keluarga ke rumah masing-masing.</p>
<p>Tun Habibah berharap banjir akan benar-benar surut agar aktifitas warga bisa secepatnya pulih Kembali.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/bantuan-logistik-di-kedung-benda-nusawungu-cilacap.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[bantuan logistik di kedung benda nusawungu cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/bantuan-logistik-di-kedung-benda-nusawungu-cilacap-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[bantuan logistik di kedung benda nusawungu cilacap]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Banjir Rob Sebabkan Petambak Ikan di 7 Kecamatan di Cilacap Rugi Miliaran</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-328/banjir-rob-sebabkan-petambak-ikan-di-7-kecamatan-di-cilacap-rugi-miliaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2020 18:26:44 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-328/banjir-rob-sebabkan-petambak-ikan-di-7-kecamatan-di-cilacap-rugi-miliaran</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Petambak disejumlah wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Hal itu disebabkan akibat banjir pasang atau rob yang terjadi pada tanggal 25-28 Mei 2020. Seperti yang dikatakan Kepala Bidang Perikanan Budi Daya Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap Indarto.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Petambak disejumlah wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Hal itu disebabkan akibat banjir pasang atau rob yang terjadi pada tanggal 25-28 Mei 2020. Seperti yang dikatakan Kepala Bidang Perikanan Budi Daya Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap Indarto.</p>
<p>&#8220;Banjir air pasang tersebut menggenangi area pertambakan di tujuh kecamatan yang sebagian besar membudidayakan udang vaname dan udang windu. Ada juga yang membudidayakan bandeng, bawal, keping, dan kerapu.&#8221; Katanya saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (9/6/2020).</p>
<p>Bahkan, kata dia, ada beberapa tambak udang siap panen yang tergenang banjir air pasang tersebut. Sehingga pemiliknya mengalami kerugian yang cukup besar karena harga udang saat sekarang sedang tinggi.</p>
<p>Ia mengatakan, kerugian yang dialami petambak kali ini jauh lebih besar. Meskipun luasan tambak yang terdampak banjir air pasang tidak seluas dampak banjir akibat hujan lebat yang terjadi pada tahun 2017.</p>
<p>&#8220;Dulu, tahun 2017 ada banjir juga, dampaknya luas, tapi nilai kerugiannya kecil, hanya Rp2 miliar. Banjir kali ini, dampaknya tidak seluas tahun 2017, tapi kerugiannya besar, lebih dari Rp6 miliar.&#8221; Katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Indarto mengatakan, kerugian yang paling besar dialami petambak di Kecamatan Kawunganten. Hal itu karena di wilayah itu terdapat tambak intensif yang akan panen dalam waktu dekat.</p>
<p>Oleh karena terjadi banjir air pasang, udang di tambak intensif itu dipanen dini dan hasilnya tidak maksimal karena sebagian udangnya lepas.</p>
<p>&#8220;Udang yang bisa dipanen, ya langsung diupayakan dipanen.&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Ia mengatakan berdasarkan hasil pendataan. Bahwa kerugian akibat rob yang dialami area pertambakan di Kecamatan Kawunganten mencapai Rp4,09 miliar. Itu disusul Bantarsari sebesar Rp1,1 miliar, Kampung Laut Rp584 juta, Cilacap Utara Rp220 juta. Serta Adipala Rp123 juta, Cilacap Tengah Rp75 juta, dan Jeruklegi Rp31 juta. (Antara)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pekalongan Dilanda Banjir Rob, Ratusan Warga Mengungsi</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-27625/pekalongan-dilanda-banjir-rob-ratusan-warga-mengungsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2020 19:32:18 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-27625/pekalongan-dilanda-banjir-rob-ratusan-warga-mengungsi</guid>

					<description><![CDATA[PEKALONGAN,  aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Hujan deras dan air pasang laut yang melanda Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menyebabkan ratusan warga mengungsi ke sejumlah lokasi karena rob menggenangi tempat tinggal mereka hingga mencapai sekitar 30 sentimeter sampai 70 sentimeter, Selasa.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PEKALONGAN, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Hujan deras dan air pasang laut yang melanda Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menyebabkan ratusan warga mengungsi ke sejumlah lokasi karena rob menggenangi tempat tinggal mereka hingga mencapai sekitar 30 sentimeter sampai 70 sentimeter, Selasa.</p>
<p>Kepala Seksi Kesiapsiagaan Bencana dan Pencegahan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan Dimas Arga mengatakan bahwa saat ini sebanyak 40 orang mengungsi di mushala, 7 orang di balai pembibitan perikanan Unikal, dan ratusan pengungsi mandiri.</p>
<p>&#8220;Selasa sore ini, kita sedang melakukan proses evakuasi korban karena rob masih menggenangi rumah warga,&#8221; katanya saat dihubungi melalui telepon selulernya.</p>
<p>Menurut dia, jumlah pengungsi ini diperkirakan akan terus bertambah karena banyak warga pada siang hari bekerja akan pulang ke tempat pengungsian.</p>
<p>Adapun beberapa lokasi terdampak rob ini antara lain Perumahan Slamaran dengan ketinggian mencapai 30 cm hingga 70 cm, Bugisan, Panjang Wetan, Panjang Baru sekitar 30 cm, Jalan Merak, Jalan Semarang, Jalan Surabaya, Jalan Patiunus, dan Jalan Kutilang dengan ketinggian air 15 cm.</p>
<p>Kemudian, wilayah Kelurahan Tirto, Degayu, Pasir Kraton Kramat, Pabean, dan permukiman di sekitar bantaran sungai berdekatan Perumahan Gama Permai.</p>
<p>&#8220;Melubernya rob ke permukiman warga ini akibat meluapnya Sungai Bremi sedang tanggul darurat penahan air tidak mampu menahan luapan air laut. Demikian juga pompa air tidak berfungsi maksimal,&#8221; katanya.</p>
<p>Dimas berharap berharap banjir rob ini bisa segera surut sehingga warga terdampak dapat kembali ke rumahnya masing-masing dan beraktivitas seperti biasa.</p>
<p>BPBD, kata dia, selain melakukan proses evakuasi warga terdampak rob, juga mendistribusikan logistik bagi para pengungsi seperti beras, mi instan, gula pasir, susu, dan air mineral.</p>
<p>&#8220;Pendistribusian logistik, kami salurkan pada korban rob seperti yang berada di Mushala dan masjid. Kami berharap para pengungsi bisa terbantu dan banjir rob ini bisa lekas surut,&#8221; katanya.</p>
<p>Korban rob, Toefel menilai pemkot tidak peka untuk mengantisipasi banjir maupun rob sehingga warga yang berada di wilayah rawan bencana itu terkena dampaknya.</p>
<p>&#8220;Setiap hujan lebat maupun air laut pasang maka dipastikan permukiman warga akan tergenang air. Bencana ini sudah terbiasa dihadapi oleh warga, namun pemkot tidak peka untuk menghadapi persoalan ini,&#8221; katanya. (Antara)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>265 Rumah Warga di Desa Prembun Tambak Banyumas Terdampak Banjir</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-259/265-rumah-warga-di-desa-prembun-tambak-banyumas-terdampak-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2020 09:14:49 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banyumas]]></category>
		<category><![CDATA[Tambak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-259/265-rumah-warga-di-desa-prembun-tambak-banyumas-terdampak-banjir</guid>

					<description><![CDATA[BANYUMAS,  aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Sekurangnya 265 rumah warga di Desa Prembun, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tergenang banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Ijo di Dusun Buniayu Guntur, Desa Buniayu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANYUMAS, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Sekurangnya 265 rumah warga di Desa Prembun, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tergenang banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Ijo di Dusun Buniayu Guntur, Desa Buniayu.</p>
<p>Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas Ady Candra di Banyumas, Minggu mengatakan hujan lebat yang terjadi sejak Sabtu (30/5) sekitar pukul 19.00 WIB mengakibatkan tanggul Sungai Ijo di Desa Buniayu, Kecamatan Tambak, Banyumas, jebol dengan lebar 30 meter dan tinggi 3 meter.</p>
<p>Menurut dia, tanggul jebol tersebut berdampak terhadap 265 rumah warga di Desa Prembun, Kecamatan Tambak, karena tergenang banjir dengan tinggi genangan airnya bervariasi.</p>
<p>Terkait dengan kejadian tersebut, Ady mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas bersama Tagana Banyumas, TNI/Polri, Pramuka Peduli, dan instansi terkait lainnya serta masyarakat akan segera bergotong royong memperbaiki tanggul Sungai Ijo yang jebol di Desa Buniayu.</p>
<p>&#8220;Hujan lebat yang terjadi Sabu (30/5) malam juga megakibatkan tanggul Sungai Angin jebol di Grumbul Karet, Kelurahan Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas, pada pukul 23.30 WIB,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia mengatakan jebolnnya tanggul tersebut mengakibatkan 6 rumah warga dan 1 gedung pendidikan anak usia dini (PAUD) di Grumbul Karet RT 03 RW 04, Kelurahan Sumpiuh, tergenang banjir dengan tinggi genangan air mencapai lutut orang dewasa.</p>
<p>Menurut dia, genangan banjir di Grumbul Karet RT 03 RW 04 itu surut pada hari Minggu (31/5), pukul 05.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Kami bersama personel BPBD Banyumas, TNI/Polri, Pramuli, dan instansi terkait lainnya serta warga setempat telah bekerja bakti melakukan penanganan darurat terhadap tanggul yang jebol itu dengan memasang puluhan karung berisi pasir,&#8221; katanya. (Antara)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Banjir Rob, Akibatkan Petani Ikan dan Padi Kelurahan Karangtalun Cilacap Utara Merugi</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-27501/banjir-rob-akibatkan-petani-ikan-dan-padi-kelurahan-karangtalun-cilacap-utara-merugi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2020 02:52:15 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-27501/banjir-rob-akibatkan-petani-ikan-dan-padi-kelurahan-karangtalun-cilacap-utara-merugi</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Puluhan petani tambak ikan dan petani padi Kelurahan Karangtalun Kecamatan Cilacap Utara merugi setelah tambak dan hektaran lahan sawah terendam banjir rob yang diakibatkan pasangnya air laut Pantai Selatan Cilacap, Rabu 27/5/20). Akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Puluhan petani tambak ikan dan petani padi Kelurahan Karangtalun Kecamatan Cilacap Utara merugi setelah tambak dan hektaran lahan sawah terendam banjir rob yang diakibatkan pasangnya air laut Pantai Selatan Cilacap, Rabu 27/5/20). Akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.</p>
<p>Tidak hanya itu, dampak pasangnya air laut juga menyebabkan pemukiman warga yang berada di sekitar segara anakan terendam air. Mereka di antaranya warga RW 05, 06 dan RW 07 Kelurahan Karangtalun, Kecamatan Cilacap Utara.</p>
<p>Menyikapi adanya kejadian alam tersebut, Danramil 18/Cilacap Utara Kapten Inf Taryun bersama dua orang anggotanya yaitu Babinsa Kelurahan Karangtalun Serda Yahya Muis dan Serka Teguh turun ke lapangan guna memantau perkembangan wilayah yang terdampak banjir rob di pesisir segara anakan tersebut. Mereka didampingi Babinkamtibmas dan Trantibum Kelurahan setempat.</p>
<p>&#8221; Kita tentu merasa prihatin dengan adanya kejadian alam ini karena selain pemukiman warga, lahan tambak dan area persawahan terendam banjir yang diakibatkan meluapnya air laut. Namun kita harus tetap waspada terhadap potensi banjir rob susulan. Untuk itu kita himbau warga untuk selalu waspada dan mengamankan barang-barang yang berharga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama, &#8221; kata Danramil Kapten Inf. Taryun.</p>
<p>Lebih lanjut Danramil menjelaskan, pasangnya air laut di pantai selatan pulau jawa ini merupakan siklus tahunan yang terjadi akibat gelombang tinggi di Laut Samudra Hindia. Dan kejadian ini sering kali dihadapi oleh warga yang tinggal dekat dengan pesisir pantai laut selatan khususnya di wilayah Kabupaten Cilacap.</p>
<p>&#8221; Kejadian ini biasanya terjadi antara 3 hingga 6 hari kedepan. Kadang pasang, kadang surut dan siang tadi sekitar pukul 10.00 wib, air laut kembali pasang. Kita selaku Aparat Kewilayahan tentu akan terus memantau situasi dan perkembangannya. Semoga saja.&#8221; ugkapnya (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Tanggul Sungai Cijalu Majenang Jebol, Babinsa dan BPBD Sigap</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-23622/tanggul-sungai-cijalu-majenang-jebol-babinsa-dan-bpbd-sigap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2020 08:31:42 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-23622/tanggul-sungai-cijalu-majenang-jebol-babinsa-dan-bpbd-sigap</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Hujan deras yang terjadi pada Minggu (8/3) malam, sebabkan tanggul sungai Cijalu Kecamatan Majenang jebol sepanjang 2 meter.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Hujan deras yang terjadi pada Minggu (8/3) malam, sebabkan tanggul sungai Cijalu Kecamatan Majenang jebol sepanjang 2 meter.</p>
<p>Kejadian itu lantas membuat keresahan bagi warga RT 10 RW 08 dusun Bangun Sari Desa Pahonjean. Pasalnya kondisi tanggul yang jebol itu berlokasi dekat dengan pemukiman penduduk setempat. </p>
<p>Untuk mengantisipasi kemungkinan hujan yang lebat dan melebarnya tanggul yang jebol, Babinsa dari Koramil 13/Majenang turun ke lapangan dan bersama perangkat Desa Pahonjean, BPBD dan juga warga.</p>
<p>Kemudian mereka bergotongroyong melakukan peninggian tanggul, Senin (9/3/20). Yaitu dengan menggunakan karung yang kemudian diisi tanah, titik-titik yang rawan diperkuat secara darurat. </p>
<p>Saat dikonfirmasi Koresponden Pendim 0703 Cilacap, Babinsa Pahonjean Serda Teguh Sukamto mengatakan. Ada sejumlah titik yang akan diperkuat masyarakat dengan meninggikan tanggul yang ada. Titik-titik tersebut antara lain yang berada di dusun Bangun Sari RT 10 RW 08 Desa Pahonjean. </p>
<blockquote><p>&#8220;Ada sejumlah titik yang akan kita perkuat dengan meninggikan tanggul yang ada. Titik-titik tersebut antara lain yang berada di dusun Bangun Sari RT 10 RW 08 Desa Pahonjean. Dan bersama BPBD, aparat desa dan warga, kita bergotongroyong agar saat hujan lebat nanti, seluruh tanggul yang jebol bisa kita rampungkan.&#8221; Kata Serda Teguh.</p></blockquote>
<p>Selaku Babinsa, dia juga menghimbau kepada warga untuk selalu membudayakan hidup bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. Sehingga tidak menjadi penumpukan sampah yang bisa mengakibatkan banjir atau meluapnya sungai Cijalu ini.</p>
<p>Mengenai keterlibatan dirinya dalam kegiatan tersebut, menurutnya sebagai merupakan wujud kepeduliannya terhadap musibah yang menimpa warga binaannya. </p>
<blockquote><p>&#8220;Selain itu, kegiatan ini adalah salah satu bhakti nyata sekaligus penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyatnya. Ini sudah menjadi bagian dari tugas pokok kami selain perang dan sebagai Babinsa, kami berusaha untuk selalu membantu kesulitan masyarakat dan juga pemerintah daerah.&#8221; Ungkapnya.</p></blockquote>
<p>Dengan keterlibatan semua pihak dalam upaya mengantisipasi melebarnya tanggul yang jebol ini, Kepala Desa Pahonjean Heri Sudiyono mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama kepada Babinsa dan BPBD yang selalu sigap dan tanggap darurat mengenai bencana alam.</p>
<p>&#8220;Terima kasih kepada Babinsa dari Koramil 13/Majenang yang telah peduli dan memotivasi masyarakatnya dalam setiap kegiatan-kegiatan positif yang bertujuan untuk membangun masyarakat. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, akan lebih memberikan semangat bagi kami untuk semakin peduli dengan pentingnya kebersihan lingkungan.&#8221; Tandasnya (* / Urip Pendim)</p></blockquote>
</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ponpes Al Kahfi Somalangu Kebumen Kebanjiran</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-23493/ponpes-al-kahfi-somalangu-kebumen-kebanjiran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2020 05:57:04 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Kebumen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-23493/ponpes-al-kahfi-somalangu-kebumen-kebanjiran</guid>

					<description><![CDATA[KEBUMEN,  aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Pondok Pesantren (Ponpes) tertua di asia tenggara, Al Kahfi Somalangu Kebumen terendam banjir sekira 1 meter.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KEBUMEN, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pondok Pesantren (Ponpes) tertua di asia tenggara, Al Kahfi Somalangu Kebumen terendam banjir sekira 1 meter.</p>
<p>Ponpes yang berada di Desa Sumberadi, Kecamatan Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) itu kemudian meliburkan para santrinya dari kegiatan belajar mengajar.</p>
<p>Kejadian banjir yang menggenangi wilayah tersebut dikarenakan sunggai kedung bener tak dapat menampung debit air akibat hujan deras pada Rabu 4 Maret 2020 sore.</p>
<p>Hujan yang mengguyur kebumen dari sore mengakibatkan tanggul sungai aliran Kedungbener jebol dan air masuk ke pemukiman warga.</p>
<p>Pada Kamis 5 Maret 2020, wilayah Sumberadi, dan di depan halaman ponpes al kahfi somalangu terlihat genangan air.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>3 Dusun di Desa Tarisi Wanareja Terkena Banjir</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-22291/3-dusun-di-desa-tarisi-wanareja-terkena-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Feb 2020 16:22:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Wanareja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-22291/3-dusun-di-desa-tarisi-wanareja-terkena-banjir</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Puluhan rumah di Desa Tarisi Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap Jawa Tengah terkena banjir yang disebabkan ada sedimen dan talang drainase yang rusak di hulunya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Puluhan rumah di Desa Tarisi Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap Jawa Tengah terkena banjir yang disebabkan ada sedimen dan talang drainase yang rusak di hulunya.</p>
<p>Menurut Babinsa Desa Tarisi Serda Heriyadi, ia mengatakan, banjir kerap terjadi di wilayah desa Tarisi Wanareja, seperti tahun lalu saat hujan tiba.</p>
<p>Selain itu, jika intensitas hujan tinggi banjir juga menghantui beberapa wilayah di desa tarisi kecamatan wanareja dari sungai citanduy. Pasalnya Tarisi memang dekat dengan Sungai Citanduy.</p>
<p>&#8220;Jika hujan dengan intensitas tinggi, air dari sungai citanduy yang tak dapat menampung lagi, maka air akan meluber dari sungai citanduy dan masuk pemukiman warga.&#8221; Kata Serda Heriyadi Babinsa Desa Tarisi Koramil 16 Wanareja, Kamis (6/2).</p>
<p>Sedangkan dari keterangan Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhy melalui UPT BPBD Majenang Edi Sapto menjelaskan.</p>
<p>Penyebab genangan air di 3 dusun di desa Tarisi Wanareja bukan disebabkan oleh sumbatan pada armco milik BBWS Citanduy yang ambles. Akan tetapi lebih dihulunya, ada sedimen dan talang drainase yang rusak.</p>
<p>&#8220;Rencana akan segera diturunkan amphibious excavator untuk menormalisasi saluran tersebut. Aliran air pada hulu dan hilir armco masih stabil, tidak terhalang. Penggantian armco kurleb sepanjang 62 meter sedang proses lelang di bp2jk bandung.&#8221; Terang Edi Sapto.</p>
<p>Ia menambahkan, pihaknya bersama Forkopimcam Wanareja, Koramil 16 Wanareja dan dinas terkait dan pemdes Tarisi telah mengecek lokasi pada Senin 3 Februrari 2020 kemarin.</p>
<p>Dari Hasil pengecekan dilokasi, terdapat 3 (tiga) Dusun di Desa Tarisi yang tergenang banjir. Yakni Dusun Sidadadi, Dusun Rangkasan, Dusun Cikaronjo.</p>
<p>&#8220;Dalam kejadian ini, tinggi banjir mencapai 30 centimeter menggenangi tiga dusun di desa tarisi. Untuk korban jiwa Alhamdulillah tidak ada.&#8221; Ucapnya.</p>
<p>Kerugian yang dialami warga, yakni berupa kolam yang terisi ikan (Tawes, Gurami, Mujaer).</p>
<p>&#8220;Akibat banjir, ada 5 kolam ikan milik warga di Cikaronjo terkena genangan air sehingga ikan ke luar dari kolam.&#8221; Kata Edi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
