<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos BPBD Cilacap &#8211; News Portal Trends</title>
	<atom:link href="https://news.cilacap.info/tag/bpbd-cilacap/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://news.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Nov 2022 09:08:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/news/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos BPBD Cilacap &#8211; News Portal Trends</title>
<link>https://news.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Breaking News Trend</description>
</image>
	<item>
		<title>3 Kecamatan di Cilacap Barat Dilanda Angin Puting Beliung</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-22264/3-kecamatan-di-cilacap-barat-dilanda-angin-puting-beliung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2020 18:20:45 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Angin Kencang]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Gandrungmangu]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungreja]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Puting Beliung]]></category>
		<category><![CDATA[Wanareja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-22264/3-kecamatan-di-cilacap-barat-dilanda-angin-puting-beliung</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Terhitung di awal bulan februari 2020 sudah ada 3 (tiga) kecamatan di wilayah Cilacap bagian barat dilanda angin puting beliung. Adapun ke-3 kecamatan tersebut yakni Gandrungmangu, Wanareja, Kedungreja.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Terhitung di awal bulan februari 2020 sudah ada 3 (tiga) kecamatan di wilayah Cilacap bagian barat dilanda angin puting beliung. Adapun ke-3 kecamatan tersebut yakni Gandrungmangu, Wanareja, Kedungreja.</p>
<p>Hal tersebut dikatakan Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhy melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Cilacap Budiono. Bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 1 Februari 2020 sekira pukul 16.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Kondisi yang terjadi tersebut yakni Akibat Hujan dengan intensitas yang cukup tinggi disertai angin kencang.&#8221; Ucap Budiono.</p>
<p>Masih Terang Budiono, Bahwa Akibat bencana tersebut, berdasarkan data yang diperoleh bahwa ada sebanyak 7 rumah mengalami rusak. Antaranya 3 unit rumah rusak ringan, 3 unit rusak berat, 1 unit rusak Sedang.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah dalam peristiwa ini tidak mengakibatkan adanya korban jiwa, namun hanya kerugian bangunan akibat angin puting beliung.&#8221; Ucapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hujan Deras Sebabkan Tebing Longsor di Pamulihan Karangpucung</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-21404/hujan-deras-sebabkan-tebing-longsor-di-pamulihan-karangpucung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jan 2020 14:55:46 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BPBD Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Karangpucung]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[UPT BPBD Majenang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-21404/hujan-deras-sebabkan-tebing-longsor-di-pamulihan-karangpucung</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Hujan deras yang mengguyur beberapa wilayah di Kabupaten Cilacap pada Rabu 8 Januari 2020 sedari pukul 19.00 &#8211; 22.00 WIB, mengakibatkan Tebing longsor.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Hujan deras yang mengguyur beberapa wilayah di Kabupaten Cilacap pada Rabu 8 Januari 2020 sedari pukul 19.00 &#8211; 22.00 WIB, mengakibatkan Tebing longsor.</p>
<p>Adapun kejadian tersebut terjadi di RT 01 RW 02 Dusun Depok Desa Pamulihan Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap Jawa Tengah.</p>
<p>Longsornya tebing diarea tersebut menyebabkan garasi mobil milil Daryanto (48) ambruk.</p>
<p>Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara Sidhy melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPBD Majenang, Edi Sapto Priyono mengatakan.</p>
<p>Hujan yang mengguyur wilayah Karangpucung pada Rabu (8/1) sore menyebabkan tebing longsor. &#8220;Akibatnya, Tebing setinggi 4 meter longsor dengan panjang longsoran 10 meter dan lebar longsoran 1 meter.&#8221; Ucap UPT BPBD Majenang, Kamis (9/1).</p>
<p>Masih lanjut Edi, bahwasanya akibat dari longsoran tersebut, rumah yang berada di atas tebing mengalami ambruk pada bagian garasi mobil.</p>
<p>&#8220;Tembok garasi mobil yang berada di atas tebing Milik Bapa Darto Ambruk terbawa longsor.&#8221; Kata dia.</p>
<p>Selanjutnya, atas informasi tersebut, UPT BPBD Majenang mengecek TKB pendataan bersama perangkat desa. Yakni dengan mengadakan kerjabakti pembersihan material puing longsor oleh warga sekitar.</p>
<p>Ia juga menghimbau kepada warga masyarakat agar selalu berhati-hati, pasalnya ditakutkan jika terjadi longsor susulan.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati, karena ditakutkan terjadi longsor susulan.&#8221; Tegasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Selama Tahun 2019, ada 106 Bencana dengan Kerugian 13 Miliar di Kabupaten Cilacap</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-21228/selama-tahun-2019-ada-106-bencana-dengan-kerugian-13-miliar-di-kabupaten-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jan 2020 16:01:09 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-21228/selama-tahun-2019-ada-106-bencana-dengan-kerugian-13-miliar-di-kabupaten-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Sepanjang tahun 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Jawa Tengah mencatat ada 106 Bencana dengan kerugian total mencapai 13 Miliar.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sepanjang tahun 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Jawa Tengah mencatat ada 106 Bencana dengan kerugian total mencapai 13 Miliar.</p>
<p>Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap, Tri Komara Sidhy menjelaskan. Bahwa kerugian tersebut meliputi Banjir, Tanah Longsor, Angin Kencang, Gelombang Tinggi dan Gempa Bumi.</p>
<p>&#8220;Total kerugian akibat bencana di Kabupaten Cilacap selama tahun 2019 mencapai 13.351.250.000 rupiah.&#8221; Ucapnya.</p>
<p>Adapun, tambah Tri, Bencana Banjir 5.66 persen, Tanah Longsor 44.34 persen, Angin Kencang 47.14 persen, Gempa Bumi 1.89 persen dan Gelombang Tinggi 0.94 persen.</p>
<p>Simak Juga : <a href="https://top.cilacap.info/ci-19047/30-desa-rawan-banjir-dan-64-desa-rawan-longsor-di-cilacap" rel="noopener" target="_blank">30 Desa Rawan Banjir dan 64 Desa Rawan Longsor di Cilacap</a></p>
<p>Selama tahun 2019 ada 6 kejadian banjir yang menyebabkan 3 Rumah Rusak ringan, 843 Rumah Terendam, dan 2 bangunan gedung rusak ringan.</p>
<p>&#8220;Akibat banjir selama periode tahun 2019, kerugiannya mencapai 3.008.100.000 rupiah.&#8221; Tambah dia.</p>
<p>Sedangkan Kejadian Tanah Longsor ada 47 kejadian yang mengakibatkan 1 rumah roboh, 18 rusak ringan, 6 rusak berat, 2 rusak sedang, 120 terancam dengan total 118 korban jiwa. Kerugiannya yakni Rp8.332.200.000.</p>
<p>Simak : <a href="https://life.cilacap.info/ci-19502/memasuki-musim-hujan-waspada-penyakit-kencing-tikus-akibat-banjir">Memasuki Musim Hujan, Waspada Penyakit Kencing Tikus akibat Banjir</a></p>
<p>Selain itu, ada 50 kejadian yang disebabkan karena Angin Kencang yang menyebabkan 26 rumah roboh, 406 rusak ringan, 51 rusak berat, 137 rusak sedang, 2 bangunan rusak ringan dengan 9 korban jiwa. Adapun kerugiannya mencapai 1.941.220.000</p>
<p>&#8220;Sedangkan pada Gelombang Tinggi ada 1 kejadian dan Gempa bumi 2 kejadian yang mengakibatkan 1 rumah roboh dan 1 rusak ringan. Kerugian akibat kejadian ini mencapai 70.000.000 rupiah.&#8221; Terangnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Cilacap Bagian Barat Diterpa Tanah Longsor dan Pohon Tumbang</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-21038/cilacap-bagian-barat-diterpa-tanah-longsor-dan-pohon-tumbang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Dec 2019 07:02:55 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BPBD Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cimanggu]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-21038/cilacap-bagian-barat-diterpa-tanah-longsor-dan-pohon-tumbang</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Beberapa wilayah di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah (Jateng) telah diguyur hujan di penghujung akhir tahun 2019 ini. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Beberapa wilayah di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah (Jateng) telah diguyur hujan di penghujung akhir tahun 2019 ini. </p>
<p>Diketahui, Hujan adalah keberkahan tersendiri bagi warga masyarakat, pasalnya wilayah di Indonesia tidak kecuali Cilacap dilanda kemarau sekira 9 bulanan.</p>
<p>Masa-masa kemarau itupun banyak sumber air yang mengalami kekeringan hingga warga masyarakat kekurangan sumber air bersih.</p>
<p>Kini Desember, seperti yang dikatakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) 2 bulan lalu (oktober). Bahwa bulan desember di keseluruhan wilayah di jawa tengah akan diguyur hujan.</p>
<p>Dari Prakiraan Hujan tersebut memang tengah terjadi di bulan Desember ini, beberapa hari dan pekan, Cilacap diguyur Hujan.</p>
<p>Namun namanya musibah siapa yang tahu, beberapa hari terakhir hujan yang mengguyur wilayah di Cilacap ini mengakibatkan tanah longsor.</p>
<p>Seperti di RT 02 RW 04 Dusun Jatigembol Desa Sepatnunggal Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap pada hari Jumat, 27 Desember 2019 jam 15.00 WIB.</p>
<p>Hujan deras mengakibatkan longsor dan mengenai bagian samping rumah yang berkontruksi rumah bata milik Rosidin (64).</p>
<p>Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Tri Komara Sidhy melalui Kepala Unit BPBD Majenang Edi Sapto mengatakan. Dalam kejadian ini, tidak ada korban. &#8220;Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.&#8221; Kata dia.</p>
<p>Edi menambahkan, bahwa Hujan deras pada Jum&#8217;at kemarin juga mengakibatkan tebing longsor di jln Banteng Loreng km4 RT 04 RW 01 Dusun Jerotengah Desa boja
Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap.</p>
<p>&#8220;Hujan deras mengakibatkan tebing longsor di Boja, Kecamatan Majenang. Dimana Longsor mengenai bagian badan jalan propinsi dengan ketebalan lumpur 30 centi meter sepanjang 20 meter dan menutup akses jalan.&#8221; Imbuhnya.</p>
<p>Masih lanjut Edi, Hujan yang disertai angin kencang juga menyebabkan pohon roboh dan menimpa rumah Rumah milik Sudarto (45) di Dusun Cinungku RT 02 RW 02 Desa Cisalak, Kecamatan Cimanggu.</p>
<p>&#8220;Tak hanya rumah milik Bapak Sudarto, rumah bapak Winarto, pak Sanwarto, pak Winaryo dan pak Suryanto atap rumahnya nya terbawa angin.&#8221; Jelas Edi.</p>
<p>Pada hari yang sama, Kejadian longsor juga terjadi di RT 03 RW 02 Dusun Ciawi Desa Sepatnunggal Kecamatan Majenang.</p>
<p>Edi menerangkan, bahwa Hujan deras yang dimulai pukul 14.00 &#8211; 16.00 WIB mengakibatkan Tebing longsor.</p>
<p>Longsoran tersebut mengenai bagian kamar belakang rumah milik Wahyudi (56). Akibatnya dinding belakang dan dapur rumahnya jebol 3&#215;3 meter.</p>
<p>UPT BPBD bersama forkompincam telah melakukan pengecekan dan pendataan ke lokasi. Ia pun mengimbau kepada warga masyarakat agar hati hati terjadi longsor susulan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>78 Desa di Cilacap Telah Menerima Bantuan Air Bersih</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-18087/78-desa-di-cilacap-telah-menerima-bantuan-air-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2019 11:43:40 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BPBD Cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-18087/78-desa-di-cilacap-telah-menerima-bantuan-air-bersih</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, hingga Minggu 29 September telah menyalurkan bantuan air bersih. Sudah ada 622 tangki kepada warga korban kekeringan di 78 desa, kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Tri Komara Sidhy.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, hingga Minggu 29 September telah menyalurkan bantuan air bersih. Sudah ada 622 tangki kepada warga korban kekeringan di 78 desa, kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Tri Komara Sidhy.</p>
<p>&#8220;Bantuan air bersih sebanyak 622 tangki itu kami salurkan untuk 26.987 keluarga atau 78.989 jiwa. Kekeringan tersebut yakni di 78 desa dari 19 kecamatan se-Kabupaten Cilacap.&#8221; kata Tri di Cilacap, Senin.</p>
<p>Menurut dia, bantuan air bersih tersebut berasal dari alokasi APBD Kabupaten Cilacap Tahun Anggaran 2019. Bantuan dari Organisasi Perangkat daerah (OPD) Kabupaten Cilacap, dan program pertanggung jawaban sosial sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Ia mengakui jumlah desa yang mengalami krisis air bersih atau kekeringan pada tahun 2019 mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Saat kemarau tahun 2018, jumlah desa yang mengalami kekeringan sebanyak 48 desa yang tersebar di 17 kecamatan. Sementara tahun ini sudah mencapai 78 desa yang tersebar di 19 kecamatan.&#8221; katanya.</p>
<p>Dari jumlah tersebut, kata dia, penyaluran bantuan air bersih paling banyak dilakukan di Desa Binangun, Kecamatan Bantarsari. Kemudian Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten. Masing-masing sebanyak 35 tangki, disusul Desa Babakan, Kecamatan Kawunganten, sebanyak 29 tangki.</p>
<p>Tri Komara mengatakan. Peningkatan jumlah wilayah yang mengalami kekeringan atau krisis air bersih itu dipengaruhi oleh datangnya musim kemarau yang lebih cepat dari biasanya.</p>
<p>Menurut dia, Kabupaten Cilacap biasanya memasuki musim kemarau sekitar bulan Juni namun tahun 2019 datangnya lebih cepat, yakni pada bulan Mei.</p>
<p>Bahkan, kata dia, sejumlah wilayah Kabupaten Cilacap yang berada di daerah pegunungan seperti Kecamatan Dayeuhluhur, Wanareja, Majenang, dan Karangpucung juga mengalami krisis air bersih.</p>
<p>&#8220;Padahal, wilayah pegunungan biasanya banyak mata airnya. Namun sejak tahun 2018, warga di Kecamatan Dayeuhluhur, Wanareja, Majenang, dan Karangpucung minta bantuan air bersih setiap kali musim kemarau,&#8221; (Antara)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kekeringan Tahun 2019 di Cilacap lebih Parah dari Tahun 2018</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-17840/kekeringan-tahun-2019-di-cilacap-lebih-parah-dari-tahun-2018</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2019 15:04:33 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BPBD Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Air Bersih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-17840/kekeringan-tahun-2019-di-cilacap-lebih-parah-dari-tahun-2018</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Kekeringan Tahun 2019 di Cilacap lebih Parah dari Tahun 2018, ada sekira 64 Ribu Jiwa mengalami krisis air bersih. Hal itu dipengaruhi karena musim kemarau yang tengah melanda indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kekeringan Tahun 2019 di Cilacap lebih Parah dari Tahun 2018, ada sekira 64 Ribu Jiwa mengalami krisis air bersih. Hal itu dipengaruhi karena musim kemarau yang tengah melanda indonesia.</p>
<p>Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Musim Hujan akan tiba pada bulan Oktober nanti. Namun diperkirakan mundur 2 hingga 3 desarian di bebera wilayah atau daerah di jawa tengah.</p>
<p>Pada awal Oktober 2019 nanti, diperkirakan hujan akan turun pada sebagian besar wilayah selatan Jawa Tengah. Seperti daerah pegunungan Slamet meliputi Kabupaten Tegal, Purbalingga, Banjarnegara, dan sebagian Kabupaten Banyumas.</p>
<p>Sedangkan wilayah yang akan mengalami musim hujan terakhir dibanding perkiraan awal, yakni daerah Pati, Rembang, sebagian Jepara dan Kudus.</p>
<p>Untuk bulan November hampir di semua daerah Jawa Tengah di antaranya sebagian besar Kabupaten Batang, Pekalongan, Kendal, Blora, Grobogan, Brebes, Wonosobo.</p>
<p>Temanggung, Semarang, Magelang, Demak, Kudus, Klaten, kota Solo, Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri. Serta wilayah tengah Kabupaten Tegal dan Pemalang sebagian Kota Solo, Karanganyar dan Sukaharjo. </p>
<p>Peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan dari keterangan BMKG juga dapat memicu terjadinya Cuaca yang Ekstrem.</p>
<p>Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan bahwa. Sudah ada 19 kecamatan di Cilacap yang terdampak kekeringan. Kekeringan di ke-sembilan belas kecamatan tersebut ada sejumlah 64 desa yang terdampak.</p>
<p>&#8220;Musim kemarau tahun 2019 ini krisis air bersih lebih parah dibandingkan dengan tahun lalu (2018). Tahun ini memasuki bulan september sudah ada 64 ribu jiwa mengalami krisis air bersih.&#8221; kata Tri.</p>
<p>Tri juga meminta, dalam mengatasi krisis air bersih ini, agar pihak ketiga juga ikut serta membantu. &#8220;Kami meminta masyarakat untuk menghemat air dan menggunakan air seperlunya. Sebab musim hujan diperkirakan akan lebih lama.&#8221; Pinta tri.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
