<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Cek Fakta &#8211; News Portal Trends</title>
	<atom:link href="https://news.cilacap.info/tag/cek-fakta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://news.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Jan 2024 01:26:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/news/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Cek Fakta &#8211; News Portal Trends</title>
<link>https://news.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Breaking News Trend</description>
</image>
	<item>
		<title>Awas Hoax Kabar Viral Semeru Erupsi Karena Habib Muhdor diusir Warga</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-42251/awas-hoax-kabar-viral-semeru-erupsi-karena-habib-muhdor-diusir-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Dec 2021 16:56:53 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cek Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[GMNU TV]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Semeru]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Muhdor]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-42251/awas-hoax-kabar-viral-semeru-erupsi-karena-habib-muhdor-diusir-warga</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Beredar video viral di media sosial terkait erupsi gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur karena ada habib yang diusir oleh 40 orang warga 3 hari sebelum terjadinya erupsi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Beredar video viral di media sosial terkait erupsi gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur karena ada habib yang diusir oleh 40 orang warga 3 hari sebelum terjadinya erupsi.</p>
<p>Adapun pengakuan tersebut diucapkan oleh orang yang mengaku dari Aliansi Ulama Madura (AUMA) di ruang Komisi III DPR.</p>
<p>Terkait video tersebut ternyata pernyataan tersebut adalah hoax alias tidak benar.</p>
<p>Dikutip <a href="https://news.cilacap.info">NEWS PORTAL TRENDS</a> melansir kanal youtube GMNU TV, Senin 13 Desember 2021.</p>
<p>Dimana dalam salah satu video di kanal youtube GMNU TV terdapat pernyataan dari seorang Habib bersangkutan, yakni Habib Muhdor bin Ali Al-Muhdor melalui seseorang yang berniat bertemu sekaligus mengklarifikasi berita yang tengah beredar dan viral.</p>
<p>Bahwa Habib Ali bukan diusir warga, meskipun memang pernah ada perselisihan dengan orang yang tidak bisa disebutkan namanya.</p>
<p>Adapun terkait 40 orang yang mengusir habib itu adalah hoax dan Habib Muhdor sendiri secara sukarela meninggalkan kediaman beliau yang sebelumnya ia tempati.</p>
<p>Sementara ini Habib Muhdor dan keluarganya Alhamdulillah selamat dan ada yang menampung.</p>
<p>Oleh sebab itu, pria berpakaian hitam dan peci putih yang mengunjungi Habib Muhdir guna mengklarifikasi terkait viralnya pengusiran habib Muhdor, ia meminta tolong jangan melakukan penggiringan opini dengan mengait-ngaitkan permasalahan Habib Muhdor dengan musibah yang terjadi di Lumajang.</p>
<p>Karena musibah ini merupakan peringatan dari Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala.</p>
<p>Pria tersebut mengatakan bahwa Ia mengkonfirmasi ke Habib Muhdor tanpa ada paksaan dari siapapun.</p>
<p>Selain itu Habib tidak pernah melakukan penggiringan opini kesana kemari terkait pengusiran.</p>
<p>Adapun terkait yang sedang memviralkan hal tersebut ia meminta agar jangan ditanggapi.</p>
<p>Ia juga berpesan kepada pegiat media sosial untuk lebih bijaksana dalam bermedia sosial.</p>
<p>Demikian percakan di dalam video youtube yang diunggah GMNU TV.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/tangkapan-layar-video-youtube-GMNU-TV-klarifikasi-Habib-Muhdor-Lumajang.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[tangkapan layar video youtube GMNU TV klarifikasi Habib Muhdor Lumajang]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/tangkapan-layar-video-youtube-GMNU-TV-klarifikasi-Habib-Muhdor-Lumajang-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[tangkapan layar video youtube GMNU TV klarifikasi Habib Muhdor Lumajang]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Simpatisan FPI Hoax Lagi, Buat Narasi Catut Gusdur bahwa Nahdliyin akan Ikut Habib Rizieq</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-33572/simpatisan-fpi-hoax-lagi-buat-narasi-catut-gusdur-bahwa-nahdliyin-akan-ikut-habib-rizieq</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2020 11:25:58 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Anti Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[FPI]]></category>
		<category><![CDATA[Gusdur]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Rizieq]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Simpatisan FPI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-33572/simpatisan-fpi-hoax-lagi-buat-narasi-catut-gusdur-bahwa-nahdliyin-akan-ikut-habib-rizieq</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Viral di pelbagai jejaring sosial media, simpatisan FPI dan pendukung Habib Riziq sengaja membuat narasi hoax dan dusta.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Viral di pelbagai jejaring sosial media, simpatisan FPI dan pendukung Habib Riziq sengaja membuat narasi hoax dan dusta.</p>
<p>Kali ini yang dicatut adalah Almarhum Gusdur dengan narasi bahawa Gusdur pernah berkata suatu saat Nahdliyin akan mengikuti Habib Rizieq.</p>
<p>Diunggah oleh akun bermana Yasin Furqon dan dibagikan oleh netizen.</p>
<p>&#8220;Saat ini (Habib Riziq) bersebrangan dengan saya, tapi suatu saat nanti Nahdliyin Berbondong-bondong menjadikan dia pemimpin. Dan sampai saat ini dawuh Almr Gusdur sudah terbukti.&#8221; Tulis akun Yasin Furqon di Facebook.</p>
<p>Lantas status tersebut di Screenshot dan diunggah di twitter oleh Aminullah Sofyan terkait pesan gusdur sebelum wafat, seraya men-tag akun [at]AlissaWahid.</p>
<p>&#8220;Assalamu&#8217;alikum, banyak yang nyebarkan ini di fb. Apa benar ning [at]AlissaWahid, [at]na_dirs, [at]savicali, [at]Stakof.&#8221; Cuitnya.</p>
<p>Terkait postingan tersebut, akun resmi Wahid Foundation turut mengklarifikasinya bahwa hal itu adalah hoax.</p>
<p>&#8220;Tuips, Gusdur tidak pernah menyampaikan pesan ini, hoax!&#8221; Tulis wahid foudation.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Hoax-Simpatisan-FPI-Bahwa-Gusdur-Nyatakan-Najdliyin-akan-ikut-Habib-Rizieq.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Hoax Simpatisan FPI Bahwa Gusdur Nyatakan Najdliyin akan ikut Habib Rizieq]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Hoax-Simpatisan-FPI-Bahwa-Gusdur-Nyatakan-Najdliyin-akan-ikut-Habib-Rizieq-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Hoax Simpatisan FPI Bahwa Gusdur Nyatakan Najdliyin akan ikut Habib Rizieq]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Viral Kepala Bayi Putus ditarik Paksa oleh Bidan Gadungan di Bogor Sudah Ada Sejak 2015</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-17966/viral-kepala-bayi-putus-ditarik-paksa-oleh-bidan-gadungan-di-bogor-sudah-ada-sejak-2015</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2019 10:50:39 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cek Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-17966/viral-kepala-bayi-putus-ditarik-paksa-oleh-bidan-gadungan-di-bogor-sudah-ada-sejak-2015</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Beredar Viral Kepala Bayi Putus ditarik Paksa oleh Bidan Gadungan di Bogor saat melakukan persalinan. Namun setelah ditelusuri, kejadian tersebut sudah ada beberapa tahun lalu tepatnya pada tahun 2015.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Beredar Viral Kepala Bayi Putus ditarik Paksa oleh Bidan Gadungan di Bogor saat melakukan persalinan. Namun setelah ditelusuri, kejadian tersebut sudah ada beberapa tahun lalu tepatnya pada tahun 2015.</p>
<p>di dalam berita yang <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; jumpai banyak yang menulis hanya tanggal dan bulan. Tapi perlu diketahui bahwa, mencari berita juga perlu ketelitian maka ada baiknya di tambah tahun.</p>
<p>Informasi keviralan bayi dengan kepala putus ini kembali viral di media sosial dan youtube.</p>
<p>Salah satunya seperti pemilik akun youtube Yonie Channel. Video itu diunggah oleh akun tersebut pada 21 September 2019 kemarin dengan durasi 2.31 menit.</p>
<p>Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky menjelaskan. Bahwa video viral terkait bayi dengan kepala putus di bogor itu benar.</p>
<p>Lebih lanjut, dalam video itu, Kapolres Bogor juga mengatakan. Usai kejadian itu, Yanti kemudian dilarikan ke RS Medical Centre yang beralamat di Jl. Pajajaran V No. 97 Kota Bogor, Jawa Barat, 14 September. Hal itu untuk mengeluarkan badan bayinya yang putus.</p>
<p>Diterangkan Kapolres Bogor, Bahwasanya Pelaku DS (37) adalah Bidan Gadungan, Pelaku hanya mengenyam pendidikan SMP. Pelaku dalam menjalankan aksinya, yaitu dengan sengaja memasang papan nama Klinik di depan rumahnya.</p>
<p>Polisi mengetahui kejadian tersebut atas laporan yang diterima dari warga. Polisi dari jajaran Polres Bogor dengan tanggap bergerak ke rumah bidan gadungan untuk menangkap pelaku. Selain itu polisi juga sudah mencabut papan nama &#8220;Klinik Bersalin&#8221; yang terpasang di depan rumah pelaku.</p>
<h2>Viral Kepala Bayi Putus ditarik Paksa oleh Bidan Gadungan di Bogor Sudah Ada Sejak 2015</h2>
<p>Tersangka DS Bidan Abal-abal usai diciduk polisi dan dimintai keterangan oleh polisi. Ia malah mengaku bahwa bayi tersebut sudah dalam keadaan meninggal sebelum ia keluarkan.</p>
<p>Seorang saksi mata yang juga keluarga Yanti, Amiruddin menjelaskan. Kronologi itu diketahui saat yanti dibawa ke Klinik Bersalin milik DS.</p>
<p>Saat itu, anggota keluarga ada yang hendak mencuci kain persalinan, namun saat hendak membuka kain, ditemukan kepala bayi di dalamnya. Kepala bayi itu sudah dalam keadaan putus dengan banyak darah. Sontak saja ia terkejut.</p>
<p>Amiruddin mengaku jika tidak mengetahui bahwa bayi yang dikandung Yanti itu telah meninggal, sebab DS mengatakan bahwa masih menunggu persalinan.</p>
<p>Akibat ulahnya Bidan Abal-abal berinisial DS itu, diberikan hukuman. Yaitu kurungan 9 tahun penjara.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
