<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Ekonomi &#8211; News Portal Trends</title>
	<atom:link href="https://news.cilacap.info/tag/ekonomi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://news.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Nov 2022 09:06:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/news/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Ekonomi &#8211; News Portal Trends</title>
<link>https://news.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Breaking News Trend</description>
</image>
	<item>
		<title>Pertamina Gelontorkan 1.62 Miliar untuk Bantu UMKM di Ambon</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-28974/pertamina-gelontorkan-1-62-miliar-untuk-bantu-umkm-di-ambon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2020 08:49:33 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-28974/pertamina-gelontorkan-1-62-miliar-untuk-bantu-umkm-di-ambon</guid>

					<description><![CDATA[AMBON, CILACAP.INFO &#8211; PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VIII kembali menyalurkan bantuan modal usaha Program Kemitraan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Kota Ambon untuk meningkatkan kemampuan kewirausahaan sekaligus menyambut momentum Adaptasi Kebiasaan Baru untuk bangkit pasca pandemi Covid-19.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>AMBON, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VIII kembali menyalurkan bantuan modal usaha Program Kemitraan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Kota Ambon untuk meningkatkan kemampuan kewirausahaan sekaligus menyambut momentum Adaptasi Kebiasaan Baru untuk bangkit pasca pandemi Covid-19.</p>
<p>Bantuan modal yang disalurkan sebesar Rp 1,62 miliar kepada total 27 mitra UMKM di wilayah Ambon, Provinsi Maluku pada Senin (20/07) pagi waktu setempat. Sebelumnya, Pertamina telah menyalurkan 2.1 Milyar di wilayah Tual pada awal bulan Juli ini.</p>
<p>Unit Manager Communication, Relations &#038; CSR Marketing Operation Region VIII, Edi Mangun, dalam kesempatan terpisah di Jayapura menyampaikan bahwa penyaluran dana program kemitraan di Ambon merupakan bagian dari kerja cepat guna mendongkrak perekonomian Ambon yang terdampak akibat Covid-19.</p>
<p>&#8220;Perekonomian kita ditopang oleh UMKM dan Konsumsi Domestik, UMKM di Ambon harus terus didorong kepada access to market agar kedepan tidak hanya mengandalkan konsumsi di wilayah Maluku tetapi juga dapat bersaing dengan para UMKM yang ada di wilayah Barat dan Tengah Indonesia. Ujar Edi Mangun.</p>
<p>Program Kemitraan Pertamina sendiri ditujukan untuk meningkatkan kemampuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Pertamina sehingga menjadi tangguh dan mandiri sekaligus memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Access to Market dalam satu ekosistem UMKM yang mutualis akan menambah daya gebrak UMKM di wilayah timur Indonesia agar bisa akselerasi, tentu dengan Cost of Capital yang sangat rendah yang ditawarkan oleh Program Kemitraan Pertamina,&#8221; tambah Edi Mangun, Unit Manager Communication, Relations &#038; CSR Marketing Operation Region VIII.</p>
<p>Pertamina menyadari bahwa peran UMKM sangat membantu dalam hal penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan kemandirian serta kewirausahaan dan bergeraknya perekonomian daerah. Pertamina telah memberikan bantuan modal usaha kepada ± 2.582 UMKM di Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara. Dengan bergabungnya 27 mitra baru dari wilayah Ambon, maka jumlah mitra UMKM Pertamina MOR VIII telah menembus angka 2.609 mitra binaan yang berada dalam ekosistem yang saling menguntungkan antara satu jenis usaha dengan usaha lainnya. Setelah menjadi Mitra Binaan Pertamina, maka Mitra dapat memiliki akses permodalan, akses pasar Pertamina Grup dan jaringan UMKM Pertamina, serta akses peningkatan kompetensi dimana mitra binaan diwajibkan mengikuti pelatihan dan pendampingan mengenai kewirausahaan.</p>
<p>Selain penyaluran modal usaha melalui bantuan modal usaha dana bergulir Program Kemitraan (PK) saat ini Pertamina juga tengah melakukan sosialisasi program Pinky Movement. UMKM Program ini merupakan bagian dari program pembiayaan dan pembinaan kepada UMKM yang bersentuhan langsung dengan rantai bisnis Pertamina. Fokus utama UMKM Pinky Movement adalah pelaku usaha yang menggunakan gas LPG sebagai sumber energi utama dalam proses pengolahan nilai tambah usahanya seperti usaha kuliner rumahan atau para pelaku UMKM pangkalan minyak tanah untuk bertransformasi menuju pangkalan gas non subsidi. Untuk mengikuti program ini, calon mitra binaan dapat mengubungi Call Center 135.**</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>PMK Nomor 70 Tahun 2020, Membuat Pelaku UMKM di Cilacap Senang</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-28424/pmk-nomor-70-tahun-2020-membuat-pelaku-umkm-di-cilacap-senang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2020 11:56:09 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-28424/pmk-nomor-70-tahun-2020-membuat-pelaku-umkm-di-cilacap-senang</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Salah seorang pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Tonik Sudarmaji menyambut terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2020.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Salah seorang pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Tonik Sudarmaji menyambut terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2020.</p>
<p>&#8220;Memang sih, saya belum paham betul tapi berdasarkan infomasi yang beredar, PMK tersebut ditujukan untuk mendorong perekonomian dan sektor riil agar kembali pulih di tengah pandemi COVID-19,&#8221; kata pemilik kelompok usaha batik &#8220;Rajasa Mas&#8221; saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (29/6/2020).</p>
<p>Oleh karena itu, dia mengharapkan PMK Nomor 70 Tahun 2020 tentang Penempatan Uang Negara Pada Bank Umum dalam Rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional tersebut benar-benar memberi kemudahan kredit bagi pelaku usaha di sektor riil khususnya UMKM.</p>
<p>Dia mengakui sejak terjadinya pandemi COVID-19 belum pernah mendapatkan kredit modal usaha dari perbankan, baik milik pemerintah maupun swasta meskipun pernah mencoba mengajukannya.</p>
<p>&#8220;Kemarin waktu mendapat pesanan APD (Alat Pelindung Diri) dalam jumlah besar dari salah satu instansi, saya mencoba mengajukan pinjaman ke bank karena butuh tambahan modal yang cukup besar. Namun, baik bank pemerintah maupun swasta memberikan jawaban yang sama, suruh menunggu hingga bulan Agustus,&#8221; katanya.</p>
<p>Terkait dengan hal itu, dia pun patungan modal bersama rekan-rekannya agar bisa membuat APD sesuai dengan pesanan.</p>
<p>Lebih lanjut, Tonik mengakui jika selama ini tidak pernah kesulitan untuk mendapatkan pinjaman modal usaha dari perbankan maupun perusahaan pembiayaan.</p>
<p>&#8220;Saya biasanya kalau mengajukan pinjaman minimal Rp100 juta dengan jangka waktu pengembalian selama 3 tahun,&#8221; katanya.</p>
<p>Bahkan jika pinjaman tersebut diajukan ke bank pemerintah, kata dia, prosesnya tidak terlalu lama karena kadang sudah cair dalam waktu kurang dari satu minggu.</p>
<p>&#8220;Yang penting persyaratannya lengkap dan laporan keuangan atau pembukuannya jelas,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia pun merasa terbantu dengan adanya kebijakan relaksasi restrukturisasi kredit yang diberlakukan karena adanya tekanan pandemi COVID-19.</p>
<p>Dengan adanya kebijakan tersebut, dia bisa mendapatkan keringanan berupa penjadwalan ulang atas waktu pengembalian kredit.</p>
<p>&#8220;Kalau enggak ada relaksasi kredit, tentunya sangat berat karena omzet menurun drastis sejak terjadinya pandemi COVID-19. Memang sih ada penjualan secara &#8216;online&#8217; tapi itu hanya untuk kebutuhan sehari-hari,&#8221; katanya. (Antara) </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Banjir Rob Sebabkan Petambak Ikan di 7 Kecamatan di Cilacap Rugi Miliaran</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-328/banjir-rob-sebabkan-petambak-ikan-di-7-kecamatan-di-cilacap-rugi-miliaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2020 18:26:44 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-328/banjir-rob-sebabkan-petambak-ikan-di-7-kecamatan-di-cilacap-rugi-miliaran</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Petambak disejumlah wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Hal itu disebabkan akibat banjir pasang atau rob yang terjadi pada tanggal 25-28 Mei 2020. Seperti yang dikatakan Kepala Bidang Perikanan Budi Daya Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap Indarto.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Petambak disejumlah wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Hal itu disebabkan akibat banjir pasang atau rob yang terjadi pada tanggal 25-28 Mei 2020. Seperti yang dikatakan Kepala Bidang Perikanan Budi Daya Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap Indarto.</p>
<p>&#8220;Banjir air pasang tersebut menggenangi area pertambakan di tujuh kecamatan yang sebagian besar membudidayakan udang vaname dan udang windu. Ada juga yang membudidayakan bandeng, bawal, keping, dan kerapu.&#8221; Katanya saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (9/6/2020).</p>
<p>Bahkan, kata dia, ada beberapa tambak udang siap panen yang tergenang banjir air pasang tersebut. Sehingga pemiliknya mengalami kerugian yang cukup besar karena harga udang saat sekarang sedang tinggi.</p>
<p>Ia mengatakan, kerugian yang dialami petambak kali ini jauh lebih besar. Meskipun luasan tambak yang terdampak banjir air pasang tidak seluas dampak banjir akibat hujan lebat yang terjadi pada tahun 2017.</p>
<p>&#8220;Dulu, tahun 2017 ada banjir juga, dampaknya luas, tapi nilai kerugiannya kecil, hanya Rp2 miliar. Banjir kali ini, dampaknya tidak seluas tahun 2017, tapi kerugiannya besar, lebih dari Rp6 miliar.&#8221; Katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Indarto mengatakan, kerugian yang paling besar dialami petambak di Kecamatan Kawunganten. Hal itu karena di wilayah itu terdapat tambak intensif yang akan panen dalam waktu dekat.</p>
<p>Oleh karena terjadi banjir air pasang, udang di tambak intensif itu dipanen dini dan hasilnya tidak maksimal karena sebagian udangnya lepas.</p>
<p>&#8220;Udang yang bisa dipanen, ya langsung diupayakan dipanen.&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Ia mengatakan berdasarkan hasil pendataan. Bahwa kerugian akibat rob yang dialami area pertambakan di Kecamatan Kawunganten mencapai Rp4,09 miliar. Itu disusul Bantarsari sebesar Rp1,1 miliar, Kampung Laut Rp584 juta, Cilacap Utara Rp220 juta. Serta Adipala Rp123 juta, Cilacap Tengah Rp75 juta, dan Jeruklegi Rp31 juta. (Antara)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ikan Tuna Ekspor dari Cilacap Harganya Menurun 2 Banding 1</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-27000/ikan-tuna-ekspor-dari-cilacap-harganya-menurun-2-banding-1</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2020 12:37:22 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan Tuna]]></category>
		<category><![CDATA[TPI Cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-27000/ikan-tuna-ekspor-dari-cilacap-harganya-menurun-2-banding-1</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Harga ikan Tuna di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) turun drastis menyusul pandemi Covid-19 yang terjadi di dunia. Pasalnya, Tuna adalah salah satu komoditas ekspor yang paling terdampak karena pembatasan lalu lintas barang di negara-negara tujuan ekspor.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Harga ikan Tuna di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) turun drastis menyusul pandemi Covid-19 yang terjadi di dunia. Pasalnya, Tuna adalah salah satu komoditas ekspor yang paling terdampak karena pembatasan lalu lintas barang di negara-negara tujuan ekspor.</p>
<p>Ketua Dewan Pimpinan cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap, Sarjono mengatakan, akibat pembatasan ekspor, harga Tuna jatuh. Terkini harga Tuna hanya berada di kisaran Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya ikan tuna berharga dua kali lipat dari harga sekarang.</p>
<p>&#8220;Dua kilo banding sekilo harganya,&#8221; katanya.</p>
<p>Harga tersebut, kata Sarjono, adalah Tuna beku. Pasalnya, kini tak ada lagi yang menerima tuna dalam kondisi segar. Sebab, pabrik pengolahan tuna rata-rata berada di Jakarta, sehingga terdampak aturan penerapan sosial berskala besar (PSBB).</p>
<p>&#8220;Sekarang tidak ada lagi yang menerima Tuna segar. Karena tidak ada pegawainya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sarjono mengemukakan, sebelumnya ikan Tuna diekspor ke negara-negara Asia hingga Eropa. Namun, lantaran negara membatasi jumlah lalu lintas barang, ekpor tersendat. Kondisi ini diperparah dengan aturan PSBB disejumlah kota besar sehingga pegawai tak bisa beraktivitas.</p>
<p>Menurut dia, kondisi serupa juga terjadi pada komoditas jenis udang dan Lobster. Kini ekspor udang ke negara-negara di Eropa dan Amerika mandek total. Akibatnya, harga udang jatuh.</p>
<p>Menurut dia, kini udang lebih banyak dipasarkan di pasaran lokal. Akan tetapi, karena serapannya terbatas, harga harga berbagai jenis udang pun turun lebih dari 50 persen. Sebab, konsumsi udang Indonesia sangat terbatas.</p>
<p>&#8220;Kan konsumen tidak bisa makan udang setiap hari. Hanya sesekali saja makan udang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kondisi ini diperparah dengan lesunya pasar kuliner. Restoran dan rumah makan yang biasa menyediakan menu olahan udang kini mengalami penurunan omzet. Akibatnya udang menumpuk dan dijual murah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kisah Tasim, Peternak Ayam Mitra di Wanareja Bagikan Ayam Kecil</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-25086/kisah-tasim-peternak-ayam-mitra-di-wanareja-bagikan-ayam-kecil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2020 14:26:33 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[Wanareja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-25086/kisah-tasim-peternak-ayam-mitra-di-wanareja-bagikan-ayam-kecil</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Tasim Wahyudi, seorang peternak ayam pola kemitraan di kecamatan Wanareja bagikan ayam kepada warga sekitar. Bahkan ada yang dijual dengan harga murah. Hal itu ia lakukan lantaran pakan (pur) ayam dari poultry shop (PS) yang ia ikuti tak mengirimkan pakan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tasim Wahyudi, seorang peternak ayam pola kemitraan di kecamatan Wanareja bagikan ayam kepada warga sekitar. Bahkan ada yang dijual dengan harga murah. Hal itu ia lakukan lantaran pakan (pur) ayam dari poultry shop (PS) yang ia ikuti tak mengirimkan pakan.</p>
<p>PS ayam yang dia ikuti itu rupanya memberhentikan pengiriman pakan kepada para peternak yang telah menjalin Kerja sama. Hal itu disebabkan karena warung &#8211; warung dan sejumlah restaurant tutup karena sepi.</p>
<p>Diketahui, biasanya ayam jenis pedaging baik Broiler maupun Jantan kala masa panen, ayam itu diambil di kandang para peternak dengan dijual ke pusat kota seperti ibukota jakarta.</p>
<p>Namun juga ada yang dijual ke bandar-bandar guna dipasok dan dijual kembali ke rumah &#8211; rumah makan maupun restaurant.</p>
<p>Mengingat restaurant serta rumah makan sepi, pada akhirnya penjualan ayam skala besar yang dalam hal ini berat total sampai dengan hitungan ton pun sulit.</p>
<p>Dampaknya PS yang merupakan perusahaan ayam pun berhenti dalam operasional kebutuhan untuk ayam &#8211; ayam yang telah ditaruh di kandang para peternak.</p>
<p>Imbasnya peternak ayam pun kebingungan atas pemberhentian operasional pakan ayam itu, seperti salah satunya yakni Tasim Wahyudi di Wanareja.</p>
<p>Tasim menerangkan, seperti yang dilansir dari laman Gatra.com. Berdasarkan keterangan dari PS yang ia ikuti yang disampaikan oleh TS (Technical Service) atau PL (Penyuluh Lapangan). Pemberhentian pengiriman pakan itu disebabkan oleh beberapa hal, yang di antaranya sulitnya menjual ayam karena restaurant dan rumah makan juga sepi karena Covid-19.</p>
<p>Pemerintah telah menetapkan aturan kepada masyarakat yang dalam hal ini adalah seperti menghindari tempat keramaian atau kerumunan. Hal ini mengingat virus SARS-CoV-2 dapat menular dari manusia ke manusia lainnya dengan cepat. Dan guna mengantisipasi hal itu, maka masyarakat diminta untuk menjaga jarak (Sosial Distancing).</p>
<p>Imbas dari hal di atas beberapa toko, tak terkecuali rumah makan dan restaurant pun sepi Bahkan ada yang tutup dan suplai seperti daging ayam pun imbasnya menurun.</p>
<h2>Pakan Ayam Berhenti Beroperasi, Peternak ayam Bagikan Ayam</h2>
<p>Wahyudi menceritakan kisahnya, bahwa dampak dari hal di atas itu, lantas PS yang ia ikuti itu menyerahkan ayam &#8211; ayam itu kepada peternak.</p>
<p>Para peternak lantas kebingungan, pasalnya ayam yang mereka rumat (pelihara) bukannya satu dua ekor melainkan ribuan jumlahnya.</p>
<p>&#8220;Mau dilanjutkan agar ayam bisa berkembang normal, namun kendalanya pada modal. Maka solusinya agar ayam &#8211; ayam tidak mati kelaparan, ayam ada yang dibagikan kepada warga daripada mati.&#8221; Katanya.</p>
<p>Bahkan Wahyudi menceritakan terkait peternak lainnya yang juga mengalami hal serupa yakni pemberhentian operasional pakan, mereka menjualnya dengan harga murah. &#8220;Peternak lainnya Bahkan ada yang membagikannya secara gratis kepada warga dan ada juga yang dijual dengan harga jauh lebih murah dari harga DOC (Day Old Chicken).&#8221; Ungkapnya.</p>
<p>Adapun terang wahyudi, ayam yang ia rumat itu masih muda dengan jangka waktu panen yang masih lama, ia merumat ayam jenis Penjantan. &#8220;Ayamnya masih berumur 20 hari sedangkan ayam ini masa panennya masih lama, karena Pejantan bukan BR (Broiler).&#8221; Kata wahyudi.</p>
<p>Diketahui massa panen ayam pejantan ialah berumur 47&#8217;an hari, dan ayam jenis ini memang tidak rentan penyakit dibanding BR (Broiler). Namun demikian jangka waktu pemanenan ayam broiler terbilang lebih cepat.</p>
<p>Dalam hal perbandingan Bobot ayam pejantan dan Broiler tentu saja Broiler lebih unggul. Broiler 27 hari bisa mencapai 1 hingga 1,2 kilogram sedangkan Jantan 47 hari berkisar 1 kilogram.</p>
<p>Namun harga jual ayam pejantan relatif lebih mahal dibanding ayam broiler, pasalnya berdasarkan analisis, ayam penjantan rasanya mirip dengan ayam kampung. Sedangkan restaurant biasanya mencari ayam pejantan guna menggantikan ayam kampung karena daginya hampir sama.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dampak Covid-19 PS Ayam Makloon dan Mitra Menjerit</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-24933/dampak-covid-19-ps-ayam-makloon-dan-mitra-menjerit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2020 13:29:37 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-24933/dampak-covid-19-ps-ayam-makloon-dan-mitra-menjerit</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Wabah Corona menyebabkan harga ayam di pasar dan bandar turun derastis, PS (Poultry Shop) menjerit seperti pada tahun lalu (2019).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Wabah Corona menyebabkan harga ayam di pasar dan bandar turun derastis, PS (Poultry Shop) menjerit seperti pada tahun lalu (2019).</p>
<p>Tahun lalu, harga ayam di pasar baik umum maupun tradisional, harganya berkisar 8 ribu rupiah. Harga ini tentunya tidak sebanding dengan pengeluaran perusahaan PS yang di antaranya Pakan, Obat-obatan dan biaya Transportasi.</p>
<p>Sedangkan harga 1 boks DOC (Day Old Chicken) yang berisi 100 ekor ayam harganya berkisar 7 ribu rupiah.</p>
<p>Hal itu menurut Menteri Pertanian (Mentan) karena ulah para broker yang menjatuhkan harga ayam. Dimana mereka menjual ayam pedaging dengan harga murah ke pasar tradisional. Imbasnya banyak peternak mandiri hingga perusahaan makloon dan mitra mengalami kerugian, Bahkan gulung tikar.</p>
<p>Tahun ini (2020) menjelang bulan puasa ramadhan, keluhan para peternak dan PS kembali terjadi seperti tahun lalu.</p>
<p>Akibat Corona aktivitas manusia pun terbatas, mereka berusaha menghindari kerumunan dan atau tempat keramaian.</p>
<p>Imbas dari korona menyebabkan perekonomian terganggu. Sementara itu para pembeli yang biasanya membeli kepasar pun sepi.</p>
<p>Selain itu para pedagang ayam potong pesanan baik dari customer atau langganan pun menurun orderan. Pasalnya mereka para pelanggan itu membeli untuk dijual ulang ke pemilik hajatan.</p>
<p>Dampak corona dan sebagai antisipasinya, hajatan atau yang sifatnya mendatangkan kerumunan tidak diperbolehkan pada akhirnya toko, kios yang menjual ayam potong pun imbasnya tutup.</p>
<p>Seorang TS (Technical Service) di sebuah perusahaan Poultry Shop yang membuka cabang di Majenang mengatakan. &#8220;Bahkan kini harga per kilonya di bandar dan pasar 10 ribu rupiah.&#8221; Katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Bukalapak Luncurkan Produk Virtual di Bandung Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-23594/bukalapak-luncurkan-produk-virtual-di-bandung-dorong-pertumbuhan-ekonomi-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2020 12:42:57 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-23594/bukalapak-luncurkan-produk-virtual-di-bandung-dorong-pertumbuhan-ekonomi-nasional</guid>

					<description><![CDATA[BANDUNG, CILACAP.INFO &#8211; Integrasi Produk Virtual di Warung Seluruh Indonesia, Mitra Bukalapak Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional. Dengan itu Bukalapak melakukan Peluncuran Produk Virtual Terbaru Mitra Bukalapak di Bandung, 8 Maret 2020.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANDUNG, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Integrasi Produk Virtual di Warung Seluruh Indonesia, Mitra Bukalapak Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional. Dengan itu Bukalapak melakukan Peluncuran Produk Virtual Terbaru Mitra Bukalapak di Bandung, 8 Maret 2020.</p>
<p>CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin, mengatakan, dengan peluncuran Produk Virtual Terbaru Mitra Bukalapak Kini, 1.5 juta warung Mitra Bukalapak yang tersebar di 189 kota, Kabupaten dan desa di seluruh Indonesia dapat melayani Kirim Uang, Tabungan Emas, Pengisian Pulsa, Voucher Listrik, Voucher Game, hingga pembayaran samsat online nasional secara langsung.</p>
<p>&#8220;Peluncuran berbagai layanan transaksi produk virtual di warung Mitra Bukalapak mengukuhkan warung sebagai pilar ekonomi daerah yang krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan menjaga resistensi terhadap gejolak perdagangan global.&#8221; Kata Rachmat.</p>
<p>Dalam peluncuran tersebut, turut dihadiri oleh CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin (ujung kiri) dan Co-Founder &#038; President Bukalapak Fajrin Rasyid, Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki beserta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Acara ini juga dimeriahkan dengan kehadiran Brand Ambassador Mitra Bukalapak Caca Handika.</p>
<p>CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin dalam kesempatan tersebut mengatakan. Saat ini, jumlah Mitra Bukalapak di Jabar mencapai lebih dari 500 ribu di jawa barat, membuat provinsi ini memiliki jumlah terbanyak dari total 3,3 juta mitra Bukalapak di Indonesia. &#8220;Melalui aplikasi mitra Bukalapak, pemilik warung dan agen individu dapat menjual produk grosir dan virtual dengan harga yang kompetitif dan transaksi yang mudah, aman dan cepat sampai ke warung tujuan dan pelanggan mitra.&#8221; Paparnya.</p>
<p>Rachmat juga berharap, pemilik warung yang tergabung menjadi Mitra Bukalapak, hal itu bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk mengirim uang, menabung emas, membayar tagihan telekomunikasi dan samsat online, sampai membeli voucher game.</p>
<p>Sembari menikmati kopi hasil karya UMKM di Bandung selepas acara Peluncuran Produk Virtual Terbaru Mitra Bukalapak. Ia mengatakan, Bandung, ibukota Jawa barat yang dipilih sebagai tuan rumah peluncuran juga merupakan bagian dari inisiatif Bukalapak yang sejak awal tahun 2020.</p>
<p>&#8220;Bukalapak berkeliling ke daerah &#8211; daerah di Indonesia untuk mengidentifikasi potensi UMKM lokal yang dapat dikolaborasikan dengan berbagai pemangku kepentingan.&#8221; Kata dia. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dulunya Laguna Segara Anakan Pemasok Sidat Terbesar, Beberapa Faktor Sebabkan Menurun</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-23318/dulunya-laguna-segara-anakan-pemasok-sidat-terbesar-beberapa-faktor-sebabkan-menurun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2020 04:09:51 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Laguna Segara Anakan]]></category>
		<category><![CDATA[Sidat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-23318/dulunya-laguna-segara-anakan-pemasok-sidat-terbesar-beberapa-faktor-sebabkan-menurun</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Faktor Alam seperti Sedimentasi menyebabkan Laguna Segara Anakan Kampung Laut semakin dangkal dan juga menyempit.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Faktor Alam seperti Sedimentasi menyebabkan Laguna Segara Anakan Kampung Laut semakin dangkal dan juga menyempit.</p>
<p>Selain itu pembabatan hutan mangrove menjadikan tempat tersebut beralih fungsi menjadi pertanian dan tambak.</p>
<p>Faktor lain yang disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri yakni pembuangan limbah rumah tangga, seperti sampah plastik ke sungai yang menuju Laguna Segara Anakan.</p>
<p>Akibatnya populasi Sidat di Laguna Segara Anakan semakin sulit didapatkan, imbasnya produksi sidat menurun drastis.</p>
<p>Padahal dahulu sekira 10 tahun yang lalu, kawasan tersebut merupakan penghasil sidat terbanyak. Selain itu juga terkenal sebagai pemasok benih ikan sidat terbesar di indonesia.</p>
<p>Baca Juga : <a href="https://news.cilacap.info/ci-17115/tingginya-permintaan-ikan-sidat-dari-negara-asia-timur" rel="noopener" target="_blank">Tingginya Permintaan Ikan Sidat dari Negara Asia Timur</a></p>
<p>Kendati tidak banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, Namun permintaan Ikan Sidat dari sejumlah negara cukup tinggi.</p>
<p>&#8220;Benih ikan sidat memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Harga glass eel di tingkat nelayan saja dapat mencapai Rp. 1,8 juta per kilogram. Padahal itu dilakukan dengan hanya menggunakan alat tangkap anco dengan perahu tanpa motor dan motor tempel.&#8221; Ujar M. Zulficar Mochtar tahun lalu.</p>
<p>&#8220;Negara yang kita kenal memiliki konsumsi ikan sidat yang tinggi adalah negara-negara Asia Timur seperti Korea, Jepang, Taiwan, dan Tiongkok. Permintaan sidat dari negara-negara ini terus mengalami peningkatan.&#8221; Katanya seperti yang dilansir dari laman KKP.</p>
<p>Sementara itu, info terkini, masyarakat baik kelompok tani dan nelayan berharap, agar Laguna Segara Anakan dikembalikan agar menjadi habitatnya ikan termasuk sidat. Yakni dengan cara reboisasi dan juga pengerukan secara besar-besaran.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Keren, BLK Assaidiyyah Wanareja Ajarkan Milenial dapat Penghasilan dari Internet</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-23034/keren-blk-assaidiyyah-wanareja-ajarkan-milenial-dapat-penghasilan-dari-internet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Feb 2020 21:37:09 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BLK Assaidiyah Wanareja]]></category>
		<category><![CDATA[De Nature]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Wanareja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-23034/keren-blk-assaidiyyah-wanareja-ajarkan-milenial-dapat-penghasilan-dari-internet</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Balai Latihan Kerja (BLK) Assaidiyyah yang beralamat di Dusun Karanganyar Desa Limbangan Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap ajarkan milenial dapat penghasilan dari internet.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Balai Latihan Kerja (BLK) Assaidiyyah yang beralamat di Dusun Karanganyar Desa Limbangan Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap ajarkan milenial dapat penghasilan dari internet.</p>
<p>Langkah tersebut merupakan hal yang positif, mengingat sekarang adalah eranya internet. Dalam hal ini BLK Assaidiyyah mengajak generasi milenial untuk memanfaatkan peluang yang ada.</p>
<p>Adapun fasilitas seperti ruangan ber AC dengan dilengkapi komputer sudah tersedia dan juga dengan sarana internet telah disediakan.</p>
<p>Nantinya para milenial dibekali teknik marketing, seperti memasarkan produk.</p>
<p>Adapun produk yang ada yakni baru produk-produk jamu herbal dari De Nature Indonesia, pasalnya BLK Assaidiyah dalam hal ini menggandeng De Nature.</p>
<p>&#8220;Semua Internet, Komputer disediakan dan gratis, kami tidak memungut biaya.&#8221; Kata perwakilan De nature Khariz Munajat seperti dilansir dari Blk-saidiyyah.com Minggu (23/2).</p>
<p>Masih kata Khariz, bahwasanya masyarakat tidak perlu takut dan resah dengan ajakan tersebut. Pasalnya De Nature bukanlah MLM (Multi Level Marketing) dimana mewajibkan setor uang ke perusahaan untuk menjadi agent seperti halnya MLM kebanyakan.</p>
<p>&#8220;De Nature merupakan perusahaan jamu herbal yang dalam penjualannya tak bersistem seperti MLM.&#8221; Tambahnya.</p>
<p>Selain itu ia juga mengatakan, bahwa dalam hal apapun harus dilalui terlebih dahulu dari niat, kemauan, ingin belajar dalam dunia marketing online.</p>
<p>&#8220;Hasil tidak akan di dapat secara instan melainkan melalui proses, yang penting ada kemauan untuk belajar dan memahami.&#8221; Jelas Khariz.</p>
<p>Tidak hanya itu, nantinya juga yang mau belajar dan menjadi marketing online akan diajarkan cara membuat website atau blog.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Tingginya Permintaan Ikan Sidat dari Negara Asia Timur</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-17115/tingginya-permintaan-ikan-sidat-dari-negara-asia-timur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Aug 2019 12:06:51 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-17115/tingginya-permintaan-ikan-sidat-dari-negara-asia-timur</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Kendati tidak banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, Namun permintaan Ikan Sidat dari sejumlah negara cukup tinggi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kendati tidak banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, Namun permintaan Ikan Sidat dari sejumlah negara cukup tinggi.</p>
<p>Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), M. Zulficar Mochtar mengatakan. Permintaan sidat dari negara asia timur cukup tinggi.</p>
<p>&#8220;Negara yang kita kenal memiliki konsumsi ikan sidat yang tinggi adalah negara-negara Asia Timur seperti Korea, Jepang, Taiwan, dan Tiongkok. Permintaan sidat dari negara-negara ini terus mengalami peningkatan,&#8221; Katanya seperti yang dilansir dari laman KKP.</p>
<p>Lebih lanjut. KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) juga mulai berinisitif secara intensif melalukan pendataan perikanan benih sidat dalam dua tahun terakhir. Khususnya di 3 (tiga) lokasi yaitu Sukabumi, Kebumen, dan Cilacap. Hal itu agar sumber daya ikan sidat dapat berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Dari hasil pendataan terlihat bahwa ikan sidat yang diperoleh dari alam ini sudah lama diusahakan oleh nelayan kita dengan harga yang bervariasi.&#8221; Tambahnya.</p>
<p>Dari hasil validasi data yang dilakukan di Bogor tanggal 21-23 Agustus 2019 yang lalu, jika dibandingkan dengan periode yang sama yaitu pada tahun 2018, maka hasil tangkapan benih ikan sidat di Kabupaten Cilacap pada semester I tahun 2019 meningkat sebesar 23%.</p>
<p>Sementara di Kabupaten Kebumen meningkat hingga 536%, sedangkan di Kabupaten Sukabumi turun sebesar 37%. Diduga Penurunan hasil tangkapan benih ikan sidat (glass eel) di Sukabumi itu dipicu oleh beberapa faktor. Antaranya karena musim kemarau yang lebih panjang dari tahun sebelumnya, kemudian karena sungai yang kian mengering sehingga benih sidat tidak masuk ke sungai.</p>
<p>&#8220;Benih ikan sidat memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Harga glass eel di tingkat nelayan saja dapat mencapai Rp. 1,8 juta per kilogram. Padahal itu dilakukan dengan hanya menggunakan alat tangkap anco dengan perahu tanpa motor dan motor tempel,&#8221; Ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
