<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Gusdurian Majenang &#8211; News Portal Trends</title>
	<atom:link href="https://news.cilacap.info/tag/gusdurian-majenang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://news.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Aug 2020 23:17:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/news/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Gusdurian Majenang &#8211; News Portal Trends</title>
<link>https://news.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Breaking News Trend</description>
</image>
	<item>
		<title>Gusdurian Cilacap Bagikan Sembako untuk Para Santri</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-28238/gusdurian-cilacap-bagikan-sembako-untuk-para-santri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2020 18:04:55 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Gusdurian Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-28238/gusdurian-cilacap-bagikan-sembako-untuk-para-santri</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Sepenggal cerita di hari Minggu 21 Juni 2020 mewarnai arti dari kemanusiaan, dimana pada hari tersebut, Gusdurian Majenang Cilacap membagikan sembako kepada para santri.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sepenggal cerita di hari Minggu 21 Juni 2020 mewarnai arti dari kemanusiaan, dimana pada hari tersebut, Gusdurian Majenang Cilacap membagikan sembako kepada para santri.</p>
<p>Tak hanya itu, umat kristiani juga turut serta berbagi sembako yang dialamatkan untuk para santri di pondok pesantren. Dalam acara tersebut dan dalam kesempatan pada minggu siang itu, Pendeta Gereja Kristen Indonesia yang juga sebagai salah satu donatur bingkisan sembako menyampaikan.</p>
<p>&#8220;Bingkisan sembako diperuntukkan untuk santri pesantren yang tidak bisa lebaran di rumah bersama keluarganya. Dimana mereka ini tidak bisa pulang lantaran dampak covid19. Karenanya ini sebagai penanda amal bakti kemanusiaan kami pada mereka.&#8221; Kata Julius Pratama Putra.</p>
<p>Senada dengannya Koordinator Gusdurian Majenang, dan Penggagas acara, H. Muhamad Murtado mengatakan. di tengah beragam dan bermacam bantuan yang dikucurkan oleh lembaga pemerintah maupun swasta. Antaranya mulai dari BLT Dana Desa, BSNT, dan lalinnya maka Santri pesantren nampaknya luput dari perhatian kita semua Bahkan pemerintah.</p>
<p>&#8220;Oleh sebab itu mereka ini menjadi prioritas utama mendapat haknya dari sebagian rezeki kita. kurang lebih sejumlah 125 santri yang perlu dan jadi perhatian.&#8221; Ucap Haji Murtadho.</p>
<p>Haji murtadho menerangkan, bahwa mereka (para santri) adalah para penuntut ilmu yang dipesantrenkan dan tidak bisa pulang karena covid 19.</p>
<p>&#8220;Kami telah mengumpulkan data para santri-santri itu dan kami juga terima dari dari laporan lurah-lurah pesantren di Majenang Raya. Kemudian mereka ini mendapatkan haknya berupa sembako ini.&#8221; Sambungnya.</p>
<p>Acara tersebut juga didukung penuh oleh Lesbumi Majenang dan Dewan Gereja Paroki Majenang. Adapun acara berlangsung di RM Cintarasa Jl. Diponegoro Majenang, Minggu Siang tadi berjalan lancar dan Aman.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebug juga di Hadiri oleh para lurah-lurah pondok pesantren se Majenang Raya dan para Kiai, Pendeta, dan Romo Pastur beserta jamaahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kerap Dibuli, Gusdurian Majenang dan Pihak Gereja Malah Giat Baksos Khitanan Massal</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-19391/kerap-dibuli-gusdurian-majenang-dan-pihak-gereja-malah-giat-baksos-khitanan-massal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Nov 2019 14:20:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Gusdurian Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-19391/kerap-dibuli-gusdurian-majenang-dan-pihak-gereja-malah-giat-baksos-khitanan-massal</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Kerap Dibuli, Gusdurian Majenang dan Pihak Gereja ST Theresia Malah Giat Baksos Khitanan Massal dan pengobatan gratis. Hal itu masih dalam rangka Merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kerap Dibuli, Gusdurian Majenang dan Pihak Gereja ST Theresia Malah Giat Baksos Khitanan Massal dan pengobatan gratis. Hal itu masih dalam rangka Merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.</p>
<p>Kegiatan itu diprakarsai oleh Gereja Katolik St Theresia Majenang dan Komunitas gusdurian Majenang. Juga didukung oleh Lesbumi NU Majenang.</p>
<p>Acara Bhakti Sosial tersebut berupa *KHITANAN MASSAL dan PENGOBATAN GRATIS*, dan akan akan dilaksanakan pada Minggu 8 Desember 2019 pukul 09.00. Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap Jawa Tengah.</p>
<p>Saat dikonfirmasi, Ketua Gusdurian Majenang, Haji Murtadlo menyampaikan bahwa. Khitanan massal dan Pengobatan gratis tersebut terbuka untuk umum dan untuk masyarakat Majenang dan sekitarnya.</p>
<p>&#8220;Untuk Peserta Khitan akan mendapatkan kopiah, sarung dan bonus lainnya. Untuk peserta Pengobatan akan mendapatkan pemeriksaan dokter dan obat. Semua Bhakti sosial ini dilayani oleh dokter spesialis dan profesional.&#8221; Ucap Haji Murtadlo di Majenang, Rabu (13).</p>
<p>Lanjut Haji Murtadlo, Pendaftaran peserta Khitan Massal dan Pengobatan Gratis ini maksimal sampa 20 November 2019. </p>
<p>&#8220;Jika ada hal-hal yang kurang jelas dapat ditanyakan ke panitia.&#8221; Perintahnya.</p>
<p>Adapun ia juga memberikan daftar kontak dan nama panitia pada kegiatan Baksos tersebut.</p>
<p>Contac Person: H. Murtadlo &#8211; 081219802745, Nico Widyatmoko &#8211; 085868202199, Gus IHA &#8211; 081.230636445, Jaka Pratama &#8211; 081391250275.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Sambut Maulid Nabi: Pemkab Cilacap Gandeng Muslimat dan Gusdurian Majenang</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-19108/sambut-maulid-nabi-pemkab-cilacap-gandeng-muslimat-dan-gusdurian-majenang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2019 07:59:10 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Gusdurian Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Maulid Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimat NU]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-19108/sambut-maulid-nabi-pemkab-cilacap-gandeng-muslimat-dan-gusdurian-majenang</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Sambut hari kelahiran Baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu &#8216;Alaihi wa Sallam. Pemerintah Kabupaten Cilacap menggandeng Muslimat NU (Nahdlatul Ulama) dan Gusdurian Majenang untuk memeperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada bulan Rabi&#8217;ul-Awal 1441 Hijriah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sambut hari kelahiran Baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu &#8216;Alaihi wa Sallam. Pemerintah Kabupaten Cilacap menggandeng Muslimat NU (Nahdlatul Ulama) dan Gusdurian Majenang untuk memeperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada bulan Rabi&#8217;ul-Awal 1441 Hijriah.</p>
<p>Peringatan Maulid Nabi ini akan dilaksanakan di Majenang, Selasa 12 November 2019 nanti.</p>
<p>Acara tersebut sebagai bentuk rasa syukur dan kebahagian sebagai umat muslim atas kelahiran Beliau Baginda Agung Nabi Muhammad SAW. Karena Beliau adalah Suri tauladan bagi umat muslim dan Beliau adalah rahmat bagi seluruh alam.</p>
<p>Mengagungkan Nabi merupakan salah satu ajaran islam, berbahagia di hari kelahirannya dengan berkumpul bersama saudara seiman seagama. Juga berkumpul bersama kalangan faqir miskin seraya menampakkan kegembiraan dengan berdzikir bersholawat dan membagikan makanan alakadarnya. Hal ini merupakan salah satu ungkapan rasa syukur kepada Allah dan ungkapan penghormatan kepada Baginda Rasul SAW yang memang diajarkan dalam agama islam.</p>
<p>Menurut Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki Al Hasani. Tidak layak seorang yang berakal bertanya, &#8220;Mengapa kamu memperingatinya?.&#8221; Seolah-olah dia bertanya, &#8220;Mengapa kamu bergembira dengan adanya Nabi S.A.W.?&#8221;.</p>
<p>Apakah sah bila pertanyaan ini timbul dari seorang yang Islam, yang mengakui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad itu utusan Allah?. Pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang bodoh dan tidak memerlukan jawaban. Seandainya saya, misalnya, harus menjawab, cukuplah saya menjawabnya demikian, &#8220;Saya memperingatinya karena saya gembira dan bahagia dengan Baginda, saya gembira dengan Baginda, sebab saya mencintainya, dan saya mencintainya sebab saya seorang mukmin&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dialog Lintas Agama dan Tumpeng 9 Masuk Gereja</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-18099/dialog-lintas-agama-dan-tumpeng-9-masuk-gereja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2019 00:15:15 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Gusdurian Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-18099/dialog-lintas-agama-dan-tumpeng-9-masuk-gereja</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Gereja Paroki Theresia Majenang kedatangan seorang Uskup bernama Christophorus Tri Harsono dari Banyumas. Selasa (1/2019).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Gereja Paroki Theresia Majenang kedatangan seorang Uskup bernama Christophorus Tri Harsono dari Banyumas. Selasa (1/2019).</p>
<p>Uskup tersebut sangat fasih berbahasa arab dan ia pernah mengenyam studibahasa dan budaya Arab. Yaitu di sebuah Institut Dar Comboni untuk Studi Arab, Kairo, Mesir.</p>
<p>Tri Harsono datang ke majenang karena ia ingin melakukan diskusi lintas agama. Disamping itu di Majenang terdapat Forum Gusdurian. Maka, gereja paroki theresia majenang turut mengundang Gusdurian.</p>
<p>Acara Dialog dilakukan Selasa siang sekira pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul 15.30 WIB.</p>
<p>Hadir dalam Kegiatan tersebut, Ketua Gusdurian Haji Murtadlo dan segenap santri gusdurian. Gus Sadiduddin Subhi, Gus Iha dari Lesbumi, Sahabat Ansor, Banser dan juga Ketua PMII Majenang. Dari Gereja Theresia ada Romo Boni dan Jama&#8217;at gereja setempat.</p>
<p>Tri Harsono, Uskup dari Banyumas yang mengawali diskusi. Ia menyatakan dekat Imam Masjid Istiqlal, Profesor Nazaruddin Umar dan ketua PBNU K.H. Said Aqil Siradj. Bahkan ia mengaku dengan kedua tokoh tersebut tidak hanya dekat namun juga berdiskusi.</p>
<p>Lebih lanjut, dia mengaku bahwa Gusdur adalah gurunya dan ia adalah murid dari Gusdur. Dan itu sejak dirinya masih menjadi mahasiswa.</p>
<p>Bahkan Ia menceritakan kisah kenangannya tentang Gusdur. Kala itu Gusdur berkunjung ke Vatikan dan dirinya masih menjalani studi di sana.</p>
<p>&#8220;Saat kunjungan gusdur ke Vatikan, kala itu saya sedang studi dan gusdur saat itu masih jadi presiden RI. Waktu itu saya mengawal beliau untuk bertemu orang-orang penting seperti Presiden dan Paus.&#8221; Kata Uskup Tri Harsono.</p>
<p>Perbincangan kemudian dilanjutkan ke Romo Boni selaku Pastur Gereja Theresia Paroki. Bahwa selama ini, ia merasa terbantu dengan teman-teman dari muslim, seperti Gusdurian.</p>
<p>&#8220;Adanya gusdurian majenang ini, saya sudah sangat terbantu sekali, mereka melakukan itu karena rasa kemanusiaan.&#8221; Ujar Romo Boni.</p>
<p>Selanjutnya diskusi diberikan kepada Haji Murtado selaku Ketua Gusdurian Majenang. H. Murtado dalam kesempetan tersebut menyampaikan. Bahwa kedatangannya bersama para sahabat dari Gusdurian tentunya dengan niat yang baik.</p>
<p>&#8220;Kami dari gusdurian datang kesini dengan penuh warna, ada kami gusdurian, sahabat Banser, Ansor, dan Lesbumi. Kami mengucapkan selamat datang atas kedatangan Uskup ke Majenang. Semoga hal ini membawa misi yang baik yang bisa terjalin bersama dan tidak putus.&#8221; Ucap Haji Murtado.</p>
<h2>Sembilan Nilai Utama Gusdur</h2>
<p>Haji Murtado menjelaskan terkait Gusdurian yang membawa 9 nilai utama Gusdur. Yaitu : Ketauhidan, Kemanusiaan, Keadilan, Kesetaraan, Pembebasan, Kesederhanaan, Persaudaraan, Ksatriaan, dan terakhir Kearifan Lokal.</p>
<p>&#8220;Dari 9 Nilai utama gusdur di dalamnya terkait NKRI, Bhineka Tunggal Ika. Maka munculah gusdurian dan inilah praktiknya.&#8221; Jelas Haji Murtado.</p>
<p>Selanjutnya dari Ketua Perwakilan Anak Cabang (Pac) Ansor Majenang, Sutan Bazari mengatakan. Bahwa kehadirannya tersebut adalah suatu panggilan dalam jiwa.</p>
<p>&#8220;Kami merasa terpanggil untuk hadir, dan ini adalah panggilan dalam jiwa kami. Bahwasanya inilah bangsa indonesia yang merupakan satu kesatuan.&#8221; Katanya.</p>
<p>Sutan menilai, kebersamaan dan pebedaan akan memunculkan kedamaian dan tentunya hal tersebut yang harus dijaga karena begitu penting.</p>
<p>&#8220;Pada siang hari ini sebenarnya adalah ciri khas bangsa indonesia, dimana terjalin kedamaian dalam keragaman.&#8221; Imbuhnya.</p>
<p>Sebagai ketua Pac GP Ansor Majenang ia juga menyatakan sikap terkait fenomena pengkafiran. Yaitu atas ketidaksukaan kelompok tertentu dengan kerukunan yang terjalin antara umat beragama.</p>
<p>&#8220;Bagi kami, ranah pelabelan dan menghukumi orang dengan kata kafir itu kan manusia yang mengatakan. Sedang Tuhan yang berhak menentukan kafir atau tidaknya seseorang.&#8221; Ungkap Sutan.</p>
<p>Selanjutnya, Gus Sadiduddin Subhi menerangkan bahwa. Kita memang dari Nahdlatul Ulama (NU) dan terlahir dari NU, namun kami melepas sekat-sekat keorganisasian untuk Kemanusiaan.</p>
<p>&#8220;Kemanusiaan adalah wujud Kasih Sayang dapat memperkokoh Persatuan dan Kesatuan. Inilah harapan kami,&#8221; Ucap Gus Sadid.</p>
<p>Gus Sadid menambahkan, bahwa jauh sebelum adanya film &#8220;The Santri&#8221; Gusdurian sering mengadakan kegiatan seperti itu. Tujuannya tidak lain adalah kemanusiaan. &#8220;Jauh sebelum adanya Film The Santri, kami sudah melakukan hal serupa, tidak lain untuk persatuan dan kesatuan.&#8221; terangnya.</p>
<h2>9 Tumpeng Mewarnai HUT Gereja Theresia Majenang</h2>
<p>Usai acara lintas agama ternyata Gereja Theresia masih mempunyai agenda, yakni HUT Gereja Theresia yang ke-9.</p>
<p>Usai maghrib, sahabat Banser, Ansor dan juga Gusdurian menunaikan salat, mereka kemudian menuju gereja. Mereka membawa 9 tumpeng.</p>
<p>Sembilan tumpeng putih mewarnai Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Paroki Theresia Majenang.</p>
<p>Menurut Gus Sadiduddin Subhi, Tumpeng berwarna putih itu memiliki sebuah arti dan makna. Yakni Nasi berasal dari Padi dan Putih bisa dari Beras dan Kapas. Dimana itu semua mencerminian apa yang ada di dalam pancasila.</p>
<p>&#8220;Jadi, maknanya ada di sila ke-lima yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sedangkan lambangnya adalah Padi dan kapas, dimana padi adalah pangan yang merupakan kebutuhan manusia. Sedangkan Kapuk merupakan sandang. Jika diartikan, hal ini berarti jalan untuk mencapai kemakmuran.&#8221; Jelas Gus Sadid.</p>
<p>Penyerahan Tumpeng dibawakan Oleh Komandan Satkorcab Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Cilacap, Jamaludin Albab. Sedangkan kesembilan tumpeng-tumpeng tersebut dibawa oleh rekan Gusdurian Majenang.</p>
<p>Komandan Banser X-26 Cilacap, Jamaludin Albab menyampaikan. Bahwa ia sangat bersyukur hidup di bumi nusantara. Menurutnya tanah indonesia perlu dijaga dari sabang sampai merauke. Yakni dengan penuh kasih dan berlandaskan ideologi pancasila.</p>
<p>&#8220;Indonesia bumi yang damai. Maka jika ada rongrongan dari luar yang kemudian ingin menghancurkan persatuan dan kesatuan indonesia, maka kami tidak akan tinggal diam.&#8221; Tegas Jamaludin Albab.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
