<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Hoax &#8211; News Portal Trends</title>
	<atom:link href="https://news.cilacap.info/tag/hoax/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://news.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Nov 2022 08:57:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/news/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Hoax &#8211; News Portal Trends</title>
<link>https://news.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Breaking News Trend</description>
</image>
	<item>
		<title>Ida Gadis Desa Keturunan Bule Palestina di Sukabumi yang Viral Ternyata hanya Settingan</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-44754/ida-gadis-desa-keturunan-bule-palestina-di-sukabumi-yang-viral-ternyata-hanya-settingan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Feb 2022 15:01:38 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Video Settingan]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-44754/ida-gadis-desa-keturunan-bule-palestina-di-sukabumi-yang-viral-ternyata-hanya-settingan</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Ternyata gadis desa keturunan Palestina yang tinggal di pegunungan Jampang, Sukabumi Selatan bersama kakek &#8211; neneknya tidak pernah ada.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Ternyata gadis desa keturunan Palestina yang tinggal di pegunungan Jampang, Sukabumi Selatan bersama kakek &#8211; neneknya tidak pernah ada.</p>
<p>Hal tersebut karena memang hanya settingan demi konten Youtube oleh salah satu Channel Youtube.</p>
<p>Sedangkan ketika dijumpai ke Lokasi tempat Kakek Nenek yang oleh akun Youtube &#8220;Jampang Pelosok&#8221;. Ternyata channel tersebut berhasil membongkar fakta sebenarnya.</p>
<p>Bahkan orang yang rumahnya bersebelahan dengan Kakek Nenek tersebut memberkan, bahwa bule cantik yang sempat viral itu bukanlah orang setempat dan sudah pulang.</p>
<p>Menurutnya memang pernah ada gadis cantik yang datang ke situ bersama beberapa rombongan menggunakan motor. Namun mereka bukanlah penduduk setempat dan bukan juga cucu dari Kakek dan Nenek seperti pada video viral.</p>
<p>Sontak dengan adanya fakta ini, netizen menyayangkan atas unggahan konten yang ternyata settingan demi konten.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Ida-Sosok-Gadis-asal-Sukabumi-keturunan-Palestina.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ida Sosok Gadis asal Sukabumi keturunan Palestina]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Ida-Sosok-Gadis-asal-Sukabumi-keturunan-Palestina-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ida Sosok Gadis asal Sukabumi keturunan Palestina]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Awas Hoax Kabar Viral Semeru Erupsi Karena Habib Muhdor diusir Warga</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-42251/awas-hoax-kabar-viral-semeru-erupsi-karena-habib-muhdor-diusir-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Dec 2021 16:56:53 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cek Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[GMNU TV]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Semeru]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Muhdor]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-42251/awas-hoax-kabar-viral-semeru-erupsi-karena-habib-muhdor-diusir-warga</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Beredar video viral di media sosial terkait erupsi gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur karena ada habib yang diusir oleh 40 orang warga 3 hari sebelum terjadinya erupsi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Beredar video viral di media sosial terkait erupsi gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur karena ada habib yang diusir oleh 40 orang warga 3 hari sebelum terjadinya erupsi.</p>
<p>Adapun pengakuan tersebut diucapkan oleh orang yang mengaku dari Aliansi Ulama Madura (AUMA) di ruang Komisi III DPR.</p>
<p>Terkait video tersebut ternyata pernyataan tersebut adalah hoax alias tidak benar.</p>
<p>Dikutip <a href="https://news.cilacap.info">NEWS PORTAL TRENDS</a> melansir kanal youtube GMNU TV, Senin 13 Desember 2021.</p>
<p>Dimana dalam salah satu video di kanal youtube GMNU TV terdapat pernyataan dari seorang Habib bersangkutan, yakni Habib Muhdor bin Ali Al-Muhdor melalui seseorang yang berniat bertemu sekaligus mengklarifikasi berita yang tengah beredar dan viral.</p>
<p>Bahwa Habib Ali bukan diusir warga, meskipun memang pernah ada perselisihan dengan orang yang tidak bisa disebutkan namanya.</p>
<p>Adapun terkait 40 orang yang mengusir habib itu adalah hoax dan Habib Muhdor sendiri secara sukarela meninggalkan kediaman beliau yang sebelumnya ia tempati.</p>
<p>Sementara ini Habib Muhdor dan keluarganya Alhamdulillah selamat dan ada yang menampung.</p>
<p>Oleh sebab itu, pria berpakaian hitam dan peci putih yang mengunjungi Habib Muhdir guna mengklarifikasi terkait viralnya pengusiran habib Muhdor, ia meminta tolong jangan melakukan penggiringan opini dengan mengait-ngaitkan permasalahan Habib Muhdor dengan musibah yang terjadi di Lumajang.</p>
<p>Karena musibah ini merupakan peringatan dari Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala.</p>
<p>Pria tersebut mengatakan bahwa Ia mengkonfirmasi ke Habib Muhdor tanpa ada paksaan dari siapapun.</p>
<p>Selain itu Habib tidak pernah melakukan penggiringan opini kesana kemari terkait pengusiran.</p>
<p>Adapun terkait yang sedang memviralkan hal tersebut ia meminta agar jangan ditanggapi.</p>
<p>Ia juga berpesan kepada pegiat media sosial untuk lebih bijaksana dalam bermedia sosial.</p>
<p>Demikian percakan di dalam video youtube yang diunggah GMNU TV.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/tangkapan-layar-video-youtube-GMNU-TV-klarifikasi-Habib-Muhdor-Lumajang.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[tangkapan layar video youtube GMNU TV klarifikasi Habib Muhdor Lumajang]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/tangkapan-layar-video-youtube-GMNU-TV-klarifikasi-Habib-Muhdor-Lumajang-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[tangkapan layar video youtube GMNU TV klarifikasi Habib Muhdor Lumajang]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Cek Fakta: Benarkah Vtube Resmi Dilindungi Pemerintah</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-36748/cek-fakta-benarkah-vtube-resmi-dilindungi-pemerintah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2021 14:17:29 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Vtube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-36748/cek-fakta-benarkah-vtube-resmi-dilindungi-pemerintah</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Kabar mengenai aplikasi Vtube dari PT Future View Tech kembali ramai diperbincangkan saat ini di media sosial.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kabar mengenai aplikasi Vtube dari PT Future View Tech kembali ramai diperbincangkan saat ini di media sosial.</p>
<p>Platform yang menganut pola advertising (periklanan) yang menjanjikan keuntungan untuk para membernya dari mulai Rp200 ribu s/d Rp70 juta dengan cara menonton video iklan tersebut diketahui telah dinyatakan ilegal sejak bulan Juli 2020.</p>
<p>Tak hanya itu, domain fvtech.id dan domain vtube.co juga telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (kemenkominfo).</p>
<p>Ketua Satgas Waspada Investigasi (SWI), Tongam Lumban Tobing juga mengatakan bahwa status Vtube sampai saat ini masih ilegal.</p>
<p>&#8220;Vtube sampai saat ini statusnya masih ilegal dan sedang melakukan proses perizinan. Jadi, sebelum dinormalisasi statusnya masih tetap ilegal. Untuk itu, masyarakat agar jangan dulu mendaftar selama belum dinormalisasi.&#8221; Kata Tongam Tobing yang dihimpun dari berbagai media.</p>
<p>Namun tidak sedikit informasi yang terdapat di platform youtube dan media sosial yang menyatakan bahwa Vtube telah legal dan telah resmi dilindungi oleh pemerintah indonesia, benarkah?</p>
<p>Salah satunya seperti narasi yang terdapat pada Channel Youtube yang memberikan narasi pada judulnya &#8220;Komunitas Vtube Resmi dilindungi Pemerintah di INDONESIA/Pengumuman Resmi&#8221;.</p>
<p>Terkait hal ini, Kemenkominfo melakukan klarifikasi bahwa informasi tersebut adalah hoaks dan Misinformasi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/hoaks-vtube-resmi-dilindungi-pemerintah.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="800"
				height="500">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[hoaks vtube resmi dilindungi pemerintah]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/hoaks-vtube-resmi-dilindungi-pemerintah-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[hoaks vtube resmi dilindungi pemerintah]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Simpatisan FPI Hoax Lagi, Buat Narasi Catut Gusdur bahwa Nahdliyin akan Ikut Habib Rizieq</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-33572/simpatisan-fpi-hoax-lagi-buat-narasi-catut-gusdur-bahwa-nahdliyin-akan-ikut-habib-rizieq</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2020 11:25:58 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Anti Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[FPI]]></category>
		<category><![CDATA[Gusdur]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Rizieq]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Simpatisan FPI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-33572/simpatisan-fpi-hoax-lagi-buat-narasi-catut-gusdur-bahwa-nahdliyin-akan-ikut-habib-rizieq</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Viral di pelbagai jejaring sosial media, simpatisan FPI dan pendukung Habib Riziq sengaja membuat narasi hoax dan dusta.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Viral di pelbagai jejaring sosial media, simpatisan FPI dan pendukung Habib Riziq sengaja membuat narasi hoax dan dusta.</p>
<p>Kali ini yang dicatut adalah Almarhum Gusdur dengan narasi bahawa Gusdur pernah berkata suatu saat Nahdliyin akan mengikuti Habib Rizieq.</p>
<p>Diunggah oleh akun bermana Yasin Furqon dan dibagikan oleh netizen.</p>
<p>&#8220;Saat ini (Habib Riziq) bersebrangan dengan saya, tapi suatu saat nanti Nahdliyin Berbondong-bondong menjadikan dia pemimpin. Dan sampai saat ini dawuh Almr Gusdur sudah terbukti.&#8221; Tulis akun Yasin Furqon di Facebook.</p>
<p>Lantas status tersebut di Screenshot dan diunggah di twitter oleh Aminullah Sofyan terkait pesan gusdur sebelum wafat, seraya men-tag akun [at]AlissaWahid.</p>
<p>&#8220;Assalamu&#8217;alikum, banyak yang nyebarkan ini di fb. Apa benar ning [at]AlissaWahid, [at]na_dirs, [at]savicali, [at]Stakof.&#8221; Cuitnya.</p>
<p>Terkait postingan tersebut, akun resmi Wahid Foundation turut mengklarifikasinya bahwa hal itu adalah hoax.</p>
<p>&#8220;Tuips, Gusdur tidak pernah menyampaikan pesan ini, hoax!&#8221; Tulis wahid foudation.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Hoax-Simpatisan-FPI-Bahwa-Gusdur-Nyatakan-Najdliyin-akan-ikut-Habib-Rizieq.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Hoax Simpatisan FPI Bahwa Gusdur Nyatakan Najdliyin akan ikut Habib Rizieq]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Hoax-Simpatisan-FPI-Bahwa-Gusdur-Nyatakan-Najdliyin-akan-ikut-Habib-Rizieq-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Hoax Simpatisan FPI Bahwa Gusdur Nyatakan Najdliyin akan ikut Habib Rizieq]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hoax! Harimau Berkeliaran di Bengkalis Riau</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-28276/hoax-harimau-berkeliaran-di-bengkalis-riau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2020 09:16:59 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Harimau]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Riau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-28276/hoax-harimau-berkeliaran-di-bengkalis-riau</guid>

					<description><![CDATA[RIAU, CILACAP.INFO &#8211; Kabar bohong atau hoax di arus kemajuan teknologi kian menjadi-jadi, hoax kerap kali dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RIAU, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kabar bohong atau hoax di arus kemajuan teknologi kian menjadi-jadi, hoax kerap kali dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p>Selain daripada itu, pemahaman sepintas tanpa ada cek dan ricek kemudian langsung di bagikan ke linimasa media sosial kerap dilakukan. Sehingga selain tidak akurat tentu saja diragukan dan Bahkan membuat warga masyarakat resah.</p>
<p>Seperti yang baru-baru ini terjadi di sebuah desa di Bengkalis, Riau, dimana masyarakat dihebohkan dengan berita hoax harimau sumatera yang berkeliaran.</p>
<p>Dalam kabar yang viral itu berbunyi sebagai berikut : &#8220;Info dari MMB pakning.. bahwa perjalanan sepeda motor Dumai menuju Pakning smpai jam 6 sore ditutup dikarenakan harimau di Sepahat lagi berkeliaran di kampung2 di api2 .. jadi harap hati2 yang lagi berkendara menuju bengkalis pada malam hari .. skian info dari MMB juga pengurus XN&#8221;.</p>
<p>Namun ketika ditelusuri, bahwa kabar tersebut adalah bohong alias hoax, seperti yang dikatakan KA Sub Bag Kehumasan BKSDA Riau, Senin (22/6/2020).</p>
<p>&#8220;Setelah ditelusuri dan berkoordinasi dengan kepala desa Api-api, bahwa kabar tersebut tidak benar.&#8221; Katanya.</p>
<p>Dengan adanya informasi tersebut, pihaknya kemudian mengimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai informasi tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami telah meminta kepada aparat desa api-api untuk melakukan imbauan kepada masyarakat. Yakni agar tidak menyampaikan informasi yang belum diketahui kebenarannya.&#8221; Tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Gegara Sebar Hoax Pasien Corona Kabur, Emak-emak di Kota Banjar Terancam 6 Tahun</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-24831/gegara-sebar-hoax-pasien-corona-kabur-emak-emak-di-kota-banjar-terancam-6-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2020 08:28:20 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Banjar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-24831/gegara-sebar-hoax-pasien-corona-kabur-emak-emak-di-kota-banjar-terancam-6-tahun</guid>

					<description><![CDATA[BANJAR, CILACAP.INFO &#8211; Gegara sebar hoax pasien positif corona kabur di akun media sosialnya, seorang emak-emak berusia 45 tahun ditangkap polisi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANJAR, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Gegara sebar hoax pasien positif corona kabur di akun media sosialnya, seorang emak-emak berusia 45 tahun ditangkap polisi.</p>
<p>Emak-emak berinisial YN ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kota Banjar Jawa Barat (Jabar) karena telah membuat warga masyarakat resah.</p>
<p>Hingga kini, polisi masih mendalami kasus dan atau motif yang dilakukan oleh emak-emak tersebut menyebar hoax.</p>
<p>Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana menerangkan, ibu-ibu tersebut menyebarkan hoax atau informasi bohong melalui jejaring sosial, dalam hal ini facebook.</p>
<p>&#8220;Kabar bohong yang membuat resah masyarakat ini, ditulis diakun facebook milik YN pada Kamis 2 Maret 2020.&#8221; Ucapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, jika Ibu tersebut, dalam unggahannya menyebarkan berita hoax terkait pasien covid-19 yang kabur.</p>
<p>&#8220;Jadi, Ibu ini menyebar hoax melalui akun facebooknya dengan memberitakan bahwa pasien positif corona di RSUD Banjar kabur.&#8221; Imbuhnya.</p>
<p>Akibat hal itu, Satreskrim Polres Banjar menangkap Ibu tersebut guna dimintai keterangan terkait postingannya itu.</p>
<p>Kapolres Banjar menjelaskan, bahwa informasi hoax masuk dalam ranah UU ITE dan bisa dijerat dengan pasal 45a ayat 2 jo dan pasal 48 ayat 2.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan UU RI dan penetapan hukum bagi penyebar hoax, yakni pelaku dapat terancam 6 tahun kurungan.&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Adapun terkait Ibu YN, pelaku penyebar hoax melalui media sosial tersebut ditangkap, namun tidak dilakukan penahanan. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Salah Kencing Sapi di India Dipercaya Dapat Menyembuhkan Coronavirus</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-23786/salah-kencing-sapi-di-india-dipercaya-dapat-menyembuhkan-coronavirus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2020 22:23:57 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Coronavirus]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[TurnBackHoax]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-23786/salah-kencing-sapi-di-india-dipercaya-dapat-menyembuhkan-coronavirus</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Jagad maya akhir-akhir ini dihebohkan pemberitaan mengenai pengobatan coronavirus di india, yakni dengan meminum kotoran sapi (kencing sapi).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Jagad maya akhir-akhir ini dihebohkan pemberitaan mengenai pengobatan coronavirus di india, yakni dengan meminum kotoran sapi (kencing sapi).</p>
<p>Namun ketika ditelusuri ternyata hal itu adalah salah, dan dikategorikan konten menyesatkan seperti yang di rilis di laman turnbackhoax.id.</p>
<p>PENJELASAN</p>
<p>Berdasarkan hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo, menemukan bahwa pernyataan politikus India, Suman Haripriya, tersebut memang pernah dimuat oleh Gulf News, surat kabar berbahasa Inggris yang terbit di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 3 Maret 2020. Klaim itu terdapat dalam artikel yang berjudul &#8220;Cow urine, cow dung can be used to treat coronavirus: Indian politician&#8221;.</p>
<p>Namun, klaim yang diucapkan oleh Suman, bahwa urin dan kotoran sapi bisa menjadi obat bagi Covid-19 adalah klaim yang keliru. Menurut Health Analytic Asia, platform kolaborasi berita kesehatan yang dibuat oleh para jurnalis dan dokter di India, klaim tersebut tidak memiliki dasar ilmiah.</p>
<p>Pernyataan serupa memang beberapa kali dilontarkan oleh sejumlah politikus. Namun, para dokter telah mengkonfirmasi bahwa kotoran serta urin sapi tidak mengandung obat dan belum pernah diresepkan sebagai obat. Kotoran dan urin sapi pun tidak dapat menyembuhkan Covid-19 karena belum ada satu pun ilmuwan yang membuat pernyataan semacam itu.</p>
<p>Dalam wawancara dengan India Today, Menteri Kesehatan India, Harsh Vardhan, mengatakan bahwa klaim semacam itu yang dari seseorang yang tidak memiliki pengetahuan yang memadai tidak perlu didukung. &#8220;Saya tidak akan mendukung pernyataan semacam itu dan akan mendorong orang mengikuti langkah sederhana untuk mencegah penyebaran virus,&#8221; katanya.</p>
<p>Bantahan lain terhadap klaim itu juga dilontarkan oleh organisasi pemeriksa fakta India, News Checker. Penelitian yang dipublikasikan oleh Pusat Informasi Bioteknologi Nasional India tentang manfaat dan penggunaan obat dari kotoran dan urin sapi tidak menyebutkan bahwa kotoran dan urin sapi dapat menyembuhkan Covid-19.</p>
<p>Dalam situs resminya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada obat atau vaksin untuk mencegah ataupun menyembuhkan Covid-19.</p>
<p>Demikian pula di situs resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO), tidak tercantum bahwa urin dan kotoran sapi bisa menyembuhkan Covid-19. WHO pun menegaskan, hingga kini, belum ada vaksin dan antivirus khusus untuk mencegah atau mengobati Covid-2019.</p>
<p>Menurut WHO, mereka yang terinfeksi virus Corona harus mendapatkan perawatan untuk meredakan gejala. Adapun orang dengan penyakit serius yang terkena Covid-19 harus dirawat di rumah sakit. Sebagian besar pasien pulih berkat perawatan suportif. Vaksin dan obat untuk Covid-19 sedang diteliti. WHO tengah mengkoordinasikan upaya pengembangan vaksin dan obat untuk mencegah dan mengobati Covid-19.</p>
<p>WHO juga menyatakan, klaim bahwa pengobatan tradisional atau rumahan dapat mengurangi gejala Covid-19, belum bisa dibuktikan. WHO tidak merekomendasikan pengobatan mandiri dengan obat apapun, termasuk antibiotik, untuk Covid-19.</p>
<p>Menurut WHO, cara paling efektif untuk melindungi diri dan orang lain dari Covid-19 adalah dengan rajin membersihkan tangan, menutupi batuk dengan siku atau tisu, dan menjaga jarak setidaknya 1 meter (3 kaki) dari orang yang mengalami batuk atau bersin.</p>
<p style="text-align: right!">Sumber: <a href="https://turnbackhoax.id/2020/03/12/salah-politisi-india-sarankan-urin-dan-kotoran-sapi-jadi-obat-virus-corona/" rel="noopener" target="_blank">Turnbackhoax.id</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Anak WNA Pekerja PLTU Cilacap Dinyatakan Negatif Corona, Issu Sekolah Puhua Purwokerto Hoax</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-21925/anak-wna-pekerja-pltu-cilacap-dinyatakan-negatif-corona-issu-sekolah-puhua-purwokerto-hoax</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jan 2020 14:29:15 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banyumas]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Purwokerto]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Margono]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-21925/anak-wna-pekerja-pltu-cilacap-dinyatakan-negatif-corona-issu-sekolah-puhua-purwokerto-hoax</guid>

					<description><![CDATA[BANYUMAS, CILACAP.INFO &#8211; Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Margono Soekarjo menyatakan bahwa Anak WNA China negatif Corona.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANYUMAS, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Margono Soekarjo menyatakan bahwa Anak WNA China negatif Corona.</p>
<p>Sebelumnya diketahui, seorang warga negara asing (WNA) asal China yang bekerja di perusahaan milik negara, PLTU Karangkandri Kesugihan Cilacap, anaknya terkena Demam, Flu dan Batuk.</p>
<p>Karena itulah WNA tersebut melaporkan kondisi anaknya, yang kemudian Pihak dari Dinas Kesehatan Cilacap merujuk wanita berinisial LS (29) ke RSUD Margono Purwokerto Banyumas.</p>
<p>Pasalnya, TKA bersama keluarganya datang dari China, ia mengambil cuti untuk pulang ke negaranya dan kembali lagi ke indonesia dengan membawa anak dan istrinya.</p>
<p>Sebagai antisipasi, maka dari itu pihak Dinkes Cilacap kemudian membawa anak dari TKA yang terkena flu, batuk dan demam tersebut ke RSUD Margono Purwokerto.</p>
<p>Baca Juga : <a href="https://news.cilacap.info/ci-21895/batuk-dan-pilek-diduga-anak-wna-china-yang-bekerja-di-cilacap-terkena-virus-corona" rel="noopener" target="_blank">Batuk dan Pilek, Diduga Anak WNA China yang bekerja di Cilacap Terkena Virus Corona</a></p>
<p>Sedangkan Moh Taqrib Alatas yang merupakan Wakil Direktur Pelayanan dan Kerja Sama RSUD Margono Soekarjo Purwokerto, mengatakan. Usai diperiksa, WNA China yang orang tuanya bekerja di PLTU Cilacap dinyatakan 90 persen negatif corona.</p>
<p>&#8220;Usai diperiksa, WNA asal China yang tinggal di Cilacap 90 persen negatif corona.&#8221; Ucapnya, Selasa (28/1).</p>
<p>Ia juga menambahkan, terkait isu yang beredar tentang guru sekolah bernama puhua purwokerto banyumas terjangkit korona dan dirawat di RSUD Margono itu adalah hoax.</p>
<p>&#8220;Terkait isu pasien guru puhua purwokerto terinfeksi korona, itu adalah kabar bohong atau hoax. Dan yang menyebarkan hoax tersebut juga telah memberikan pernyataan melalui teks tertulis disertai materai.&#8221; Kata dia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
