<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Kota Banjar &#8211; News Portal Trends</title>
	<atom:link href="https://news.cilacap.info/tag/kota-banjar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://news.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Aug 2020 22:47:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/news/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Kota Banjar &#8211; News Portal Trends</title>
<link>https://news.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Breaking News Trend</description>
</image>
	<item>
		<title>Gegara Sebar Hoax Pasien Corona Kabur, Emak-emak di Kota Banjar Terancam 6 Tahun</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-24831/gegara-sebar-hoax-pasien-corona-kabur-emak-emak-di-kota-banjar-terancam-6-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2020 08:28:20 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Banjar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-24831/gegara-sebar-hoax-pasien-corona-kabur-emak-emak-di-kota-banjar-terancam-6-tahun</guid>

					<description><![CDATA[BANJAR, CILACAP.INFO &#8211; Gegara sebar hoax pasien positif corona kabur di akun media sosialnya, seorang emak-emak berusia 45 tahun ditangkap polisi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANJAR, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Gegara sebar hoax pasien positif corona kabur di akun media sosialnya, seorang emak-emak berusia 45 tahun ditangkap polisi.</p>
<p>Emak-emak berinisial YN ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kota Banjar Jawa Barat (Jabar) karena telah membuat warga masyarakat resah.</p>
<p>Hingga kini, polisi masih mendalami kasus dan atau motif yang dilakukan oleh emak-emak tersebut menyebar hoax.</p>
<p>Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana menerangkan, ibu-ibu tersebut menyebarkan hoax atau informasi bohong melalui jejaring sosial, dalam hal ini facebook.</p>
<p>&#8220;Kabar bohong yang membuat resah masyarakat ini, ditulis diakun facebook milik YN pada Kamis 2 Maret 2020.&#8221; Ucapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, jika Ibu tersebut, dalam unggahannya menyebarkan berita hoax terkait pasien covid-19 yang kabur.</p>
<p>&#8220;Jadi, Ibu ini menyebar hoax melalui akun facebooknya dengan memberitakan bahwa pasien positif corona di RSUD Banjar kabur.&#8221; Imbuhnya.</p>
<p>Akibat hal itu, Satreskrim Polres Banjar menangkap Ibu tersebut guna dimintai keterangan terkait postingannya itu.</p>
<p>Kapolres Banjar menjelaskan, bahwa informasi hoax masuk dalam ranah UU ITE dan bisa dijerat dengan pasal 45a ayat 2 jo dan pasal 48 ayat 2.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan UU RI dan penetapan hukum bagi penyebar hoax, yakni pelaku dapat terancam 6 tahun kurungan.&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Adapun terkait Ibu YN, pelaku penyebar hoax melalui media sosial tersebut ditangkap, namun tidak dilakukan penahanan. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Warga Dayeuhluhur Cilacap Meninggal Tertimpa Bangunan di Wisata Situ Leutik Kota Banjar</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-19215/warga-dayeuhluhur-cilacap-meninggal-tertimpa-bangunan-di-wisata-situ-leutik-kota-banjar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2019 18:27:05 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dayeuhluhur]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Banjar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-19215/warga-dayeuhluhur-cilacap-meninggal-tertimpa-bangunan-di-wisata-situ-leutik-kota-banjar</guid>

					<description><![CDATA[Kota Banjar, CILACAP.INFO &#8211; Tarka (60), warga Dusun Cimanggeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap meninggal usai tertimpa material. Korban meninggal saat bekerja di tempat Wisata Situ Leutik, Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, Kota Banjar Jawa Barat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kota Banjar, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tarka (60), warga Dusun Cimanggeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap meninggal usai tertimpa material. Korban meninggal saat bekerja di tempat Wisata Situ Leutik, Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, Kota Banjar Jawa Barat.</p>
<p>Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana menjelaskan kronologis peristiwa tersebut. Yaitu kejadian terjadi pada kamis 07 November 2019 sekira pukul 08.00 WIB. 5 pekerja proyek pembuatan taman di situ leutik terkena runtuhan material.</p>
<p>&#8220;Runtuhnya bangunan tersebut menimpa 5 orang pekerja, 4 di antaranya warga Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dan 1 orang adalah warga Banjar. Dalam peristiwa dan atau musibah ini, 1 orang meninggal dunia.&#8221; Kata Kapolres.</p>
<p>Masih lanjut kapolres Banjar, bahwa korban yang meninggal adalah orang Dayeuhlur. Sedangkan ke 3 warga Dayeuhluhur Cilacap lainnya yaitu (60), Ahya (55), Rasim (50), mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Banjar.</p>
<p>Satu (1) pekerja lagi asal Cibeureum, Banjar adalah Wawan (48) dan mengalami luka ringan. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
