<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Laguna Segara Anakan &#8211; News Portal Trends</title>
	<atom:link href="https://news.cilacap.info/tag/laguna-segara-anakan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://news.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Nov 2022 09:06:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/news/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Laguna Segara Anakan &#8211; News Portal Trends</title>
<link>https://news.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Breaking News Trend</description>
</image>
	<item>
		<title>Melihat Keindahan Mangrove Berguguran Binaan Pertamina di Laguna Segara Anakan Cilacap</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-32491/melihat-keindahan-mangrove-berguguran-binaan-pertamina-di-laguna-segara-anakan-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2020 13:23:49 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Laguna Segara Anakan]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-32491/melihat-keindahan-mangrove-berguguran-binaan-pertamina-di-laguna-segara-anakan-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Pemandangan indah nan eksotik kini makin terlihat di Arboretum Mangrove Konservasi Laguna Segara Anakan Cilacap atau yang lebih dikenal Kolak Sekancil. Salah satu lokasi binaan PT Pertamina (Persero) Refinery Unit (RU) IV Cilacap itu tengah diliputi suasana unik lantaran masuknya musim gugur bagi beberapa jenis tanaman Mangrove di lokasi tersebut.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pemandangan indah nan eksotik kini makin terlihat di Arboretum Mangrove Konservasi Laguna Segara Anakan Cilacap atau yang lebih dikenal Kolak Sekancil. Salah satu lokasi binaan PT Pertamina (Persero) Refinery Unit (RU) IV Cilacap itu tengah diliputi suasana unik lantaran masuknya musim gugur bagi beberapa jenis tanaman Mangrove di lokasi tersebut.</p>
<p>Keindahan gugurnya dedaunan segar dan ranting itu dialami spesies Mangrove Xylocarpus Molluccensis. &#8220;Jenis itu mulai gugur memasuki Agustus tiap tahunnya dan akan berbunga di Desember,&#8221; ujar Wahyono, pegiat konservasi Mangrove asal Desa Ujung Alang, Kampung Laut, Cilacap, pada Minggu, 27 September 2020.</p>
<p>Jenis Mangrove lainnya yang juga tengah memasuki musim gugur di kawasan laguna terlengkap di dunia itu, lantaran ditumbuhi sekitar 56 jenis Pohon Mangrove yang telah teridentifikasi, adalah Intsia Bijuga.</p>
<p>Kata Wahyono, Mangrove yang termasuk langka itu paling disukai burung sebagai tempat bersarang, &#8220;Kalo jenis ini gugurnya di awal musim hujan,&#8221; jelas pria yang sudah puluhan tahun mengabdikan hidupnya untuk pelestarian Mangrove di lokasi Segara Anakan.</p>
<p>Ada juga spesies Excoeraria Agalloeha yang merupakan jenis Mangrove asal Bangladesh dan India. Pohon tersebut tergolong sebagai Mangrove yang tidak memiliki adaptasi khusus karena bukan tumbuhan khas ekosistem Mangrove.</p>
<p>Jenis Excoeraria Agalloeha memiliki toleransi yang tinggi untuk bertahan hidup. Spesies itu gugur di awal musim hujan atau di akhir dua musim kemarau. &#8220;Setelah gugur akan tumbuh bunga yang banyak dikerumuni lebah madu,&#8221; jelas Wahyono.</p>
<p>Hutan Mangrove, menurut Wahyono, merupakan kawasan asuhan bagi biota yang hidup pada ekosistem di dalamnya. Kawasan itu juga merupakan hutan produsen primer yang mampu menghasilkan sejumlah besar serasah, istilah yang diberikan untuk sampah organik berupa tumpukan dedaunan kering yang berasal dari daun atau ranting Mangrove yang berguguran. </p>
<p>Lapisan serasah ini, masih menurut Wahyono, menjadi tempat hidup berbagai makhluk yang bisa menguraikan sampah organik sehingga menjadi unsur yang dapat dimanfaatkan kembali oleh makhluk hidup lainnya. Berfungsi juga sebagai tempat mencari makan, tempat bertelur, dan tempat pemijah bagi ikan tertentu. &#8220;Bisa juga sebagai tempat berlindung berbagai macam biota laut dari ikan predator,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Wahyono dukungan Pertamina Kilang Cilacap semakin menguatkan semangatnya untuk terus berupaya melestarikan Mangrove bersama kelompok konservasi Mangrove Patra Krida Wana Lestari. &#8220;Terbukti, keberadaan hutan Mangrove itu tidak hanya untuk menjaga lingkungan tetapi juga dapat memberikan pemberdayaan secara ekonomis kepada masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Unit Manager Communication, Relations &#038; CSR Pertamina RU IV Cilacap Hatim Ilwan mengatakan, langkah reboisasi Mangrove di lokasi Segara Anakan memang telah menjadi program sejak sebelas tahun lalu. Hingga kini, Pertamina Kilang Cilacap tercatat telah menanam sebanyak 1 juta lebih Pohon Mangrove dengan luas lahan penanamannya mencapai 68 hektar.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, lokasi itu sudah menjadi tujuan wisata serta penelitian,&#8221; pungkasnya. *</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/menilik-mangrove-berguguran-di-laguna-segara-anakan-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[menilik mangrove berguguran di laguna segara anakan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/menilik-mangrove-berguguran-di-laguna-segara-anakan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[menilik mangrove berguguran di laguna segara anakan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dulunya Laguna Segara Anakan Pemasok Sidat Terbesar, Beberapa Faktor Sebabkan Menurun</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-23318/dulunya-laguna-segara-anakan-pemasok-sidat-terbesar-beberapa-faktor-sebabkan-menurun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2020 04:09:51 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Laguna Segara Anakan]]></category>
		<category><![CDATA[Sidat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-23318/dulunya-laguna-segara-anakan-pemasok-sidat-terbesar-beberapa-faktor-sebabkan-menurun</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Faktor Alam seperti Sedimentasi menyebabkan Laguna Segara Anakan Kampung Laut semakin dangkal dan juga menyempit.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Faktor Alam seperti Sedimentasi menyebabkan Laguna Segara Anakan Kampung Laut semakin dangkal dan juga menyempit.</p>
<p>Selain itu pembabatan hutan mangrove menjadikan tempat tersebut beralih fungsi menjadi pertanian dan tambak.</p>
<p>Faktor lain yang disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri yakni pembuangan limbah rumah tangga, seperti sampah plastik ke sungai yang menuju Laguna Segara Anakan.</p>
<p>Akibatnya populasi Sidat di Laguna Segara Anakan semakin sulit didapatkan, imbasnya produksi sidat menurun drastis.</p>
<p>Padahal dahulu sekira 10 tahun yang lalu, kawasan tersebut merupakan penghasil sidat terbanyak. Selain itu juga terkenal sebagai pemasok benih ikan sidat terbesar di indonesia.</p>
<p>Baca Juga : <a href="https://news.cilacap.info/ci-17115/tingginya-permintaan-ikan-sidat-dari-negara-asia-timur" rel="noopener" target="_blank">Tingginya Permintaan Ikan Sidat dari Negara Asia Timur</a></p>
<p>Kendati tidak banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, Namun permintaan Ikan Sidat dari sejumlah negara cukup tinggi.</p>
<p>&#8220;Benih ikan sidat memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Harga glass eel di tingkat nelayan saja dapat mencapai Rp. 1,8 juta per kilogram. Padahal itu dilakukan dengan hanya menggunakan alat tangkap anco dengan perahu tanpa motor dan motor tempel.&#8221; Ujar M. Zulficar Mochtar tahun lalu.</p>
<p>&#8220;Negara yang kita kenal memiliki konsumsi ikan sidat yang tinggi adalah negara-negara Asia Timur seperti Korea, Jepang, Taiwan, dan Tiongkok. Permintaan sidat dari negara-negara ini terus mengalami peningkatan.&#8221; Katanya seperti yang dilansir dari laman KKP.</p>
<p>Sementara itu, info terkini, masyarakat baik kelompok tani dan nelayan berharap, agar Laguna Segara Anakan dikembalikan agar menjadi habitatnya ikan termasuk sidat. Yakni dengan cara reboisasi dan juga pengerukan secara besar-besaran.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
