<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Muhammadiyah &#8211; News Portal Trends</title>
	<atom:link href="https://news.cilacap.info/tag/muhammadiyah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://news.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Aug 2020 12:00:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/news/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Muhammadiyah &#8211; News Portal Trends</title>
<link>https://news.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Breaking News Trend</description>
</image>
	<item>
		<title>Sosok Hadratus Syaikh Hasyim Asy&#8217;ari Seharusnya menjadi contoh bagi Pemuda Muhammadiyah</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-23390/sosok-hadratus-syaikh-hasyim-asyari-seharusnya-menjadi-contoh-bagi-pemuda-muhammadiyah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2020 14:14:59 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[DIY]]></category>
		<category><![CDATA[Kokam]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-23390/sosok-hadratus-syaikh-hasyim-asyari-seharusnya-menjadi-contoh-bagi-pemuda-muhammadiyah</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Fenemona penolakan Milad NU di Jogja mengingatkanku akan sebuah kisah, Kisah sang Maha Guru dengan keluasan ilmu nan lembut, Hadratus Syaikh Kiai Haji Hasyim Asy&#8217;ari.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Fenemona penolakan Milad NU di Jogja mengingatkanku akan sebuah kisah, Kisah sang Maha Guru dengan keluasan ilmu nan lembut, Hadratus Syaikh Kiai Haji Hasyim Asy&#8217;ari.</p>
<p>Dahulu kala datanglah seorang santri kepada Mbah Hasyim, kemudian santri tersebut bercerita bahwa di jogja ada pendakwah yang menurut keterangannya membawa ajaran baru.</p>
<p>Sosok yang disebutkan si santri itu baru saja datang dari negeri arab. Mbah Hasyim kemudian menanyakan kepada si santri ciri-ciri pendakwah tersebut, dan ketika dijelaskan beserta namanya adalah &#8220;Ahmad Dahlan&#8221;</p>
<p>Mbah Hasyim ketika disampaikan nama pendakwah tersebut, beliau teramat senang, beliau lantas mengatakan kepada si santri kalau sosok yang dimaksud tersebut adalah Muhammad Darwis.</p>
<p>&#8220;Muhammad Darwis adalah sahabat seperguruan ketika di Makkah.&#8221; Ucap Mbah Hasyim.</p>
<p>Tak sampai disitu, Mbah Hasyim juga berkata seraya memerintahkan si santri untuk mendukungnya (mendukung kiai haji Ahmad Dahlan).</p>
<p>Santri itu pun manut sang guru, Bahkan santri itu pergi menemui sosok yang sempat ia curigai sebagai penyebar ajaran baru.</p>
<p>Kemudian santri itu ternyata menjadi salah satu tokoh di Muhammadiyah.</p>
<p>Mengingat cerita di atas, lalu bagaimana dengan sosok pemuda Muhammadiyah jogja yang notabene sebagai ketua Pemuda ormas islam tersebut.</p>
<p>Jika mendengar hal ini, tentunya ini bisa menjadi contoh yang tidak hanya untuk pemuda Nahdlatul Ulama seperti Ansor maupun Banser tapi juga Kokam dan Pemuda Muhammadiyah.</p>
<p>Kami terus terang sangat terkejut atas sikap penolakan harlah NU di sebuah Masjid yang ada di Jogja, hingga sampai berdemo dengan membawa spanduk.</p>
<p>Apakah acara harlah NU tersebut adalah bid&#8217;ah bagi kalian wahai pemuda Muhammadiyah, sehingga masjid tersebut tak ingin dipakai orang NU.</p>
<p>Asset berharga seperti apakah yang harus dijaga, apakah warga Nahdliyin datang untuk mencuri.</p>
<p>Tidak lihat kah kalian pemuda muhammadiyah kisah Syaikh Hasyim Asy&#8217;ari dan Syaikh Ahmad Dahlan di atas yang begitu dekatnya dan saling mendukung dakwah.</p>
<p>Apakah kamu-kamu tidak melihat, bagaimana ansor banser, kiai dan ulama-ulama NU juga kerap kali mengunjungi makam Syaikh Ahmad Dahlan.</p>
<p>Mereka datang dan berziarah dengan sopan dan penuh adan meskipun dianggap kaum tradisional oleh banyak kalangan.</p>
<p>Kami heran, di media sosial di media website tidak kami jumpai ada artikel dari orang-orang NU yang menyinggung ormas Islam bernama muhammadiyah.</p>
<p>Namun yang terjadi dan berdasarkan fakta, justru opini-opini datang dari kalanganmu sendiri seolah tidak ingin disatukan dan bersatu.</p>
<p>Yogyakarta adalah basis dari Muhammadiyah, namun bagaimana dengan di Jawa Timur seperti di Jombang, pernahkah orang NU menolak acara-acara Muhammadiyah.</p>
<p>Muhammadiyah memang lahir terlebih dahulu dari NU, namun melihat fakta yang terjadi terkait larangan harlah NU di jogja sana, justru sang kakak yang harusnya bersikap dewasa malah seperti layaknya anak-anak.</p>
<p>Cak Nanto Sang Ketua, mengapa tidak sekalian melarang warga NU atau memboikotnya agar tidak berobat di Unit Lembaga Muhammadiyah!.</p>
<p>Cak Nanto Sang Ketua, mengapa tidak sekalian saja memboikot anak-anak dari warga NU untuk tidak sekolah di Muhammadiyah!.</p>
<p>Jika kamu wahai ketua yang gagah melarang harlah NU itu, bahwa kamu bukan orang munafik silahkan boikot apa yang kami utarakan di atas. (** Banser X-26 Cilacap)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
