<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Nahdlatul Ulama &#8211; News Portal Trends</title>
	<atom:link href="https://news.cilacap.info/tag/nahdlatul-ulama/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://news.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Feb 2021 14:01:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/news/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Nahdlatul Ulama &#8211; News Portal Trends</title>
<link>https://news.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Breaking News Trend</description>
</image>
	<item>
		<title>Sosok Alumni Ponpes Al Ihya Ulumaddin dibalik Target 10 Ton Beras untuk Muktamar NU</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-22802/sosok-alumni-ponpes-al-ihya-ulumaddin-dibalik-target-10-ton-beras-untuk-muktamar-nu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2020 18:40:35 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Muktamar NU]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-22802/sosok-alumni-ponpes-al-ihya-ulumaddin-dibalik-target-10-ton-beras-untuk-muktamar-nu</guid>

					<description><![CDATA[LAMPUNG, CILACAP.INFO &#8211; Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 akan digelar di Lampung pada 22 Oktober 2020 nanti. Dalam agenda muktamar ormas islam terbesar di Indonesia tersebut, seluruh perwakilan NU di lampung terlihat sibuk untuk mempersiapkan agenda tersebut.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>LAMPUNG, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 akan digelar di Lampung pada 22 Oktober 2020 nanti. Dalam agenda muktamar ormas islam terbesar di Indonesia tersebut, seluruh perwakilan NU di lampung terlihat sibuk untuk mempersiapkan agenda tersebut.</p>
<p>Meski jangka waktunya masih 8 bulan lagi, namun persiapan dilakukan di mulai sedari sekarang ini demi sukses terselenggara acara muktamar NU. Dalam hal ini, sosok Kiai yang juga alumni Al Ihya &#8216;Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Nurtasya ikut berkontribusi.</p>
<p>Beliau yang merupakan Ketua MWCNU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) kecamatan Candipuro Lampung Selatan itu menargetkan 10 ton beras untuk muktamar NU ke-34 di Lampung.</p>
<p>Pasalnya Muktamar NU ke-34 di Lampung pada oktober nanti merupakan agenda besar, selain itu ulama baik dari luar provinsi lampung pastinya akan datang Bahkan dari mancanegara.</p>
<p>Sumbangan berupa beras sekitar 10 ton yang ditargetkan MWCNU Candpuro mengingat wilayah tersebut merupakan wilayah yang penghasilannya dari pertanian padi.</p>
<p>Wilayah kecamatan Candipuro memiliki 14 desa yang merupakan kawasan agraris, dimana wilayah tersebut penduduknya banyak yang bertani (bertanam padi dipersawahan).</p>
<p>&#8220;Sumbangan ini merupakan inisiatif dan kami juga ingin berpartisipasi dalam Muktamar Nahdlatul Ulama ke-34 di Lampung oktober nanti.&#8221; Ucap KH Nurtasya.</p>
<p>Ia menerangkan, bahwa 1 kecamatan (Candipuro) memiliki 14 Ranting NU, dan semua ranting yang ada agar bisa sama-sama saling bersinergi.</p>
<p>&#8220;Jika Per kepala yang ada di kecamatan ini menyumbang beras 2-5 kilogram, target 10 ton beras Insya Allah akan tercapai. Semoga dengan sumbangan yang diberikan oleh saudara-saudara kami untuk Muktamar NU yang akan didatangi Ulama-ulama, menjadikan berkah bagi Provinsi Lampung.&#8221; Ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Nahdliyin: Viral Valentine Day, Lupa Milad Pendiri NU</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-22693/nahdliyin-viral-valentine-day-lupa-milad-pendiri-nu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Feb 2020 02:20:41 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Syaikh Hasyim Asy'ari]]></category>
		<category><![CDATA[Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Valentine Day]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-22693/nahdliyin-viral-valentine-day-lupa-milad-pendiri-nu</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Warga Nahdlatul Ulama (NU) atau disebut Nahdliyin, ramai-ramai membagikan postingan terkait 14 februari yang merupakan hari Valentine (Valentine Day).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Warga Nahdlatul Ulama (NU) atau disebut Nahdliyin, ramai-ramai membagikan postingan terkait 14 februari yang merupakan hari Valentine (Valentine Day).</p>
<p>Namun dalam caption yang mereka buat yakni tentang tanggal 14 februari yang merupakan hari lahirnya ulama dan pendiri NU.</p>
<p>Viral dan Boomingnya hari Valentine Day membuat sejumlah akun pengguna Media Sosial membuat meme.</p>
<p>Adapun meme tersebut bertuliskan, Booming Valentine Day membuat lupa sosok Ulama yang juga pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Hadratus Syaikh Kiai Haji Hasyim Asy&#8217;ari.</p>
<p>Diketahui, Hadratus Syaikh K.H. Hasyim Asy&#8217;ari, beliau lahir bertepatan pada 14 Februari tepatnya pada tahun 1871 di Tambakrejo, Jombang Jawa Timur.</p>
<p>Dengan itu, nahdliyin ramai-ramai membuat status 14 Februari bukan hari Valentine, Namun Milad Tokoh, Pejuang, Pahlawan Nasional, Ulama Besar dan juga Pendiri NU.</p>
<p>Tak lupa, Ucapan Al Fatihah juga tertulis dalam sebuah Caption untuk Hadratus Syaikh K.H. Hasyim Asy&#8217;ari, hal itu mengingat peran dan jasa-jasa Beliau yang besar untuk indonesia dan tentunya Islam.</p>
<p><H2>Kisah Syaikh Hasyim Asy&#8217;ari</h2>
<p>Beberapa kisah mengenai sosok Syaikh Hasyim Asy&#8217;ari hingga dijuluki dengan gelar Hadratus Syaikh.</p>
<p>Beliau adalah Sosok Ulama yang alim atau Alim Ulama, sepulangnya beliau dari makkah al mukarromah, gelar Hadratus Syaikh itulah disematkan kepada beliau.</p>
<p>Hadratus Syaikh artinya Maha Guru, Bahkan sosok guru dari Kiai Hasyim Asy&#8217;ari berguru dengan beliau.</p>
<p>Adapun guru dari Syaikh Hasyim Asy&#8217;ari tersebut adalah Kiai Muhammad Kholil Bangkalan Madura.</p>
<h2>Fatwa Haji dan Boikot Kapal Penjajah oleh Syaikh Hasyim Asy&#8217;ari</h2>
<p>Syaikh Hasyim Asy&#8217;ari sangat tegas, begitupun dalam berfatwa. Adapun fatwa beliau berkaitan dengan umat islam indonesia (dahulu Hindia Belanda) saat akan pergi haji.</p>
<p>Saat itu jika umat muslim ingin pergi untuk menunaikan haji, salah satu faktor yang mempercepat perjalanan yakni kendaraan.</p>
<p>Namun kendaraan pada saat itu milik Belanda yang juga pada masa itu sedang menjajah Indonesia.</p>
<p>Dengan kondisi seperti itu, masyarakat atau umat muslim pada saat itu kebingungan dan ingin mengetahui hukumnya.</p>
<p>Pada saat itu, Hadratus Syaikh K.H. Hasyim Asy&#8217;ari dengan tegas Berfatwa bahwa menunaikan Haji dengan kapal belanda adalah haram.</p>
<p>Beliau memboikot kapal milik belanda yang membuat belanda geram dengan Kiai Hasyim Asy&#8217;ari dan mencarinya untuk ditangkap.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>2 Bulan, Dana Terkumpul di LazisNU Cilacap Capai 120 Juta</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-21069/2-bulan-dana-terkumpul-di-lazisnu-cilacap-capai-120-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Dec 2019 18:56:29 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Lazisnu Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-21069/2-bulan-dana-terkumpul-di-lazisnu-cilacap-capai-120-juta</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; 2 Bulan, Dana Terkumpul di Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazis NU) Cilacap Capai 120 Juta rupiah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; 2 Bulan, Dana Terkumpul di Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazis NU) Cilacap Capai 120 Juta rupiah.</p>
<p>Hal ini merupakan suatu hal yang positif, mengingat dana yang telah terkumpul dari para donatur tersebut akan digunakan untuk mambantu sesama.</p>
<p>Adapun Dana yang terkumpul di LazisNU Cilacap tersebut meningkat secara signifikan.</p>
<p>Menurut Ahmad Fauzi, selaku Direktur Program PC LAZISNU Kabupaten Cilacap, pihaknya. Yakni yang tergabung dalam NU Care LazisNU berusaha terus memperluas jangkauan. Tujuannya agar hal tersebut bisa lebih maksimal dan bermanfaat untuk masyarakat.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah di Cilacap, upaya untuk menggalang donasi melalui program Koin NU yang dilakukan oleh UPZIS NU-Care LAZISNU sudah mulai terasa hasilnya. Dalam 2 bulan terakhir pada tahun 2019 terhimpun dana lebih dari 120 juta.&#8221; Kata Fauzi saat Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan Training Manajemen Program. Sabtu (28/2019) di Hotel Muara Cilacap, seperti dilansir dari laman NU Online.</p>
<p>Dalam acara tersebut, juga dihadiri sejumlah tokoh, antaranya yakni Direktur Eksekutif POROZ, Amin Sudarsono. Juga Ketua NU Care-LAZISNU Cilacap, H Wasbah Samudra Fawaid, serta Direktur BMTNU Cilacap, Teguh Eka Setio Wardani.</p>
<p>Masih lanjut Fauzi, bahwasanya Semakin besar dana yang terkumpul, semakin luas jangkaun penerima zakat. Tidak hanya untuk konsumsi, namun zakat juga bisa dipergunakan untuk pemberdayaan ekonomi.</p>
<p>&#8220;Kami (NU Care-LAZISNU Cilacap) akan terus memperluas penerima manfaat seiring dengan terus meningkatnya penghimpunan dana di LAZISNU. Penyaluran ini akan dilakukannya dengan cara-cara yang inovatif, tepat sasaran dan akuntabel. Sehingga semua dana yang ke luar bisa dipertanggung jawabkan.&#8221; Terang Fauzi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
