<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Perikanan &#8211; News Portal Trends</title>
	<atom:link href="https://news.cilacap.info/tag/perikanan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://news.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Jun 2026 16:55:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/news/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Perikanan &#8211; News Portal Trends</title>
<link>https://news.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Breaking News Trend</description>
</image>
	<item>
		<title>60 Ribu Benih Udang Windu dan 20 Ribu Bandeng dengan Teknologi Polikultur Biofilter di Tabur Pertamina</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-29237/60-ribu-benih-udang-windu-dan-20-ribu-bandeng-dengan-teknologi-polikultur-biofilter-di-tabur-pertamina</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2020 11:23:40 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-29237/60-ribu-benih-udang-windu-dan-20-ribu-bandeng-dengan-teknologi-polikultur-biofilter-di-tabur-pertamina</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; General Manager (GM) Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Joko Pranoto melakukan kegiatan tabur benih Udang Windu dan Ikan Bandeng di Dusun Bondan, Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (25/7). Lokasi ini merupakan desa binaan Pertamina RU IV yang berada di kawasan Segara Anakan, Laguna raksasa yang terletak di Pantai Selatan Pulau Jawa, perbatasan antara Jawa Tengah dengan Jawa Barat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; General Manager (GM) Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Joko Pranoto melakukan kegiatan tabur benih Udang Windu dan Ikan Bandeng di Dusun Bondan, Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (25/7). Lokasi ini merupakan desa binaan Pertamina RU IV yang berada di kawasan Segara Anakan, Laguna raksasa yang terletak di Pantai Selatan Pulau Jawa, perbatasan antara Jawa Tengah dengan Jawa Barat.</p>
<p>Sekitar 60.000 benih Udang Windu dan 20.000 benih Ikan Bandeng ini ditaburkan di lokasi tambak khusus yang menggunakan teknologi polikultur biofilter. Polikultur adalah usaha pertanian yang membudidayakan berbagai jenis tanaman pertanian pada lahan yang sama. Sistem ini meniru keanekaragaman ekosistem alami dan menghindari pertanaman tunggal atau monokultur. </p>
<p>Tambak Polikultur Biofilter ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina RU IV Cilacap di mana siklus kehidupan satwa di tambak dipadukan dengan tanaman mangrove yang berperan sebagai pakan alami bagi Udang dan Bandeng dikombinasikan dengan kehadiran Kerang Totok yang berfungsi guna menyerap residu dari proses yang ada di tambak. </p>
<p>Menurut Joko, pemberian benih Udang dan Bandeng di Dusun Bondan ini merupakan kelanjutan program CSR yang selama ini telah dijalankan Pertamina RU IV di lokasi tersebut. &#8220;Ini juga merupakan bukti komitmen kami untuk terus hadir di lingkungan sekitar kilang guna membantu penguatan ekonomi masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Secara umum Dusun Bondan memang tergolong wilayah yang masyarakatnya masih kurang mampu. Sekitar 78 Kepala keluarga yang terdiri dari 312 jiwa hidup di dusun ini dengan bermata pencaharian nelayan dan petambak. Semenjak Pertamina RU IV Cilacap membuat program E-mas Bayu dan E-mbak Mina tahun lalu, dusun ini sudah teraliri listrik sehingga mendapat Juara 1 Lomba Desa Mandiri Energi se-Jawa Tengah di Tahun 2019.</p>
<p>Program E-Mas Bayu adalah Energi Mandiri Tenaga Surya dan Angin sementara E-mbak Mina adalah Energi Mandiri Tambak Ikan yang lewat program keduanya Pertamina membangun Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH) berkapasitas 12.000 Watt Peak (WP). Lewat salah satunya program ini, Pertamina RU IV untuk pertama kalinya menyabet penghargaan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.</p>
<p>Program Tambak Polikultur Biofilter ini pun merupakan inovasi dari pemanfaatan PLTH yang ada di Dusun Bondan. Dengan mengalirkan listrik untuk airator tambak ini, masih menurut Joko, diharapkan mampu memperkaya oksigen yang ada di dalam tambak, sehingga mampu meningkatkan hasil produktifitas tambak. Apalagi Dusun Bondan memiliki tambak yang cukup luas tetapi masih dikelola secara konvensional.</p>
<p>&#8220;Kita berharap dengan tambahan berbagai program dan inovasi ini, Pertamina RU IV bisa mempertahankan Proper Emas,&#8221; tutup Joko yang dalam kegiatan ini didampingi Manager Health Safety Security Environment (HSSE), Yan Sukharial serta Unit Manager Communication, Relation &#038; CSR, Hatim Ilwan.**</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pertamina EP Cepu bantu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat di Bojonegoro</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-28962/pertamina-ep-cepu-bantu-tingkatkan-ekonomi-masyarakat-di-bojonegoro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2020 14:43:25 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bojonegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Cepu]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-28962/pertamina-ep-cepu-bantu-tingkatkan-ekonomi-masyarakat-di-bojonegoro</guid>

					<description><![CDATA[BOJONEGORO, CILACAP.INFO &#8211; Krisis kesehatan yang tengah melanda dunia masih berlangsung hingga saat ini. Beberapa negara Bahkan masih menghadapi tingginya angka penyebaran confirm corona pada fase pertama.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BOJONEGORO, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Krisis kesehatan yang tengah melanda dunia masih berlangsung hingga saat ini. Beberapa negara Bahkan masih menghadapi tingginya angka penyebaran confirm corona pada fase pertama.</p>
<p>Termasuk Indonesia yang saat ini mengalami peningkatan kasus confirm hariannya masih tinggi. Dan Provinsi Jawa Timur merupakan daerah dengan penyebaran paling tinggi di Indonesia.</p>
<p>Hal ini tentu membuat dampak ke berbagai sektor kehidupan masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat yang mengalami guncangan cukup keras.</p>
<p>Menyikapi hal tersebut, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) sebagai KKKS yang memiliki wilayah kerja di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Dengan itu kembali memberi perhatian terhadap dampak pandemi ini dari sisi ekonomi masyarakat sekitar wilayah operasinya. Yakni dengan mengunjungi mitra binaan program pemberdayaan yang sudah berjalan.</p>
<p>Meskipun sebelum ada pandemi PEPC secara rutin dan konsisten menjalankan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. di tengah situasi pandemic ini PEPC merasa perlu untuk meninjau kembali ke lapangan dengan melibatkan pihak eksternal. Yakni melakukan kunjungan ke masyarakat binaan supaya dapat bersinergi lebih baik kedepannya.</p>
<p>Program CSR/ PPM ini sendiri sebenarnya telah diinisiasi oleh PEPC sejak sebelum pengembangan lapangan gas Jambaran Tiung Biru dimulai. Salah satunya adalah program diversifikasi produk batik. Yaitu kepada 5 kelompok perajin batik yang telah dimulai sejak tahun 2014 yang lalu dan telah mampu mandiri hingga kini. </p>
<p>Program pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi lainya yang telah berhasil meningkatkan mata pencaharian masyarakat di sekitar area operasi PEPC. Yaitu program budidaya ayam petelur. </p>
<p>Program yang dimulai sejak tahun 2017 ini merupakan salah satu unit bisnis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang hingga saat ini terus meningkat. Walaupun dalam situasi krisis ekonomi akibat pandemi ini.</p>
<p>Terdapat 3 BUMDes yang menjadikan budidaya ayam petelur ini sebagai unit bisnisnya. Yaitu! BUMDes Makmur Rejo di Desa Bandungrejo, BUMDes Bumi Makmur di Desa Dolokgede dan BUMDes Cakra Mandiri di Desa Kacangan. Budidaya ayam petelur menjadi pilihannya karena komoditas telur yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat banyak diminati pasar.</p>
<p>Pesanan yang banyak serta produksi yang berjalan baik selama ini membuat anggota kelompok usaha ini bersyukur. Yakni lantaran mereka bisa melalui krisis ekonomi dengan usaha budi daya ayam petelurnya. </p>
<p>Manager JTB Site Office &#038; PGA PT Pertamina EP Cepu, Edy Purnomo saat mendampingi kunjungan pelaksanaan kegiatan CSR/ PPM di Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Jawa Timur pada Jumat (17/07) lalu menjelaskan. Bahwasannya program ini memiliki nilai yang strategis dalam memberikan support kepada masyarakat sekitar terlebih dalam situasi seperti ini.</p>
<p>Program ini sudah lama berjalan, namun kita ingin memberikan porsi perhatian yang lebih dalam pelaksanaan program ini. Terlebih situasi saat ini penting bagi kita untuk mendorong masyarakat agar bisa survive di tengah lesunya ekonomi global. Kita turut aktif berpartisipasi mewujudkan ketahanan ekonomi masayarakat sekitar dengan program CSR. Kita berharap dengan kunjungan ini bersama Pemda Bojonegoro kedepan dapat bersinergi lebih baik.&#8221; Terangnya.</p>
<p>Dalam kegiatan peninjauan ini juga diikuti oleh perwakilan Pemda Bojonegoro antara lain Bappeda, Dinas Budpar, Dinas Peternakan dan perikanan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Pemdes Dolokgede, Pemdes Kacangan serta Babinsa &#038; Babinkamtibmas Dolokgede.</p>
<p>Adapun mitra binaan yang dikunjungi yakni Kelompok Perajin Batik Sekar Rinambat, Unit Usaha Budi Daya Ayam Petelur (Kapsitas 1500 ekor) di BUMDes Bumi Makmur, Unit Usaha Budi Daya Ayam Petelur (Kapasitas 2.500 ekor) di BUMDes Cakra Mandiri, yang seluruhnya berada di Kec Tambakrejo.</p>
<p>Sementara itu pihak Pemda Bojonegoro berharap setelah mengikuti kunjungan ini kedepannya dapat menyusun perumusan kebijakan pembanguan ekonomi secara partisipatif. Sehingga program pendanaan CSR/ PPM benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Bojonegoro dengan optimal. </p>
<p>Program CSR/PPM PEPC ini diakui telah memberi banyak manfaat bagi masyatakat di wilayah Bojonegoro. Apalagi dalam situasi pandemi ini, progrom yang telah lama berjalan ini mampu menggerakan perekonomian di simpul-simpul masyarakat desa. Sedikit banyak sudah membantu pemerintah untuk meningkatkan kualitas ekonomi sosial masyarakat.**</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>BBPB Temu Lapang dan Serahkan Bantuan 3 Jenis Udang Kepada Pokdakan di Kawunganten Cilacap</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-18757/bbpb-temu-lapang-dan-serahkan-bantuan-3-jenis-udang-kepada-pokdakan-di-kawunganten-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2019 11:11:00 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kawunganten]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-18757/bbpb-temu-lapang-dan-serahkan-bantuan-3-jenis-udang-kepada-pokdakan-di-kawunganten-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Balai Besar Perikanan Budidaya (BBPB) melaksanakan temu lapang dengan sejumlah anggota kelompok perikanan. Temu lapang tersebut dilaksanakan di sekretariat Pokdakan windu Jaya Kilat Maju yang berada di Desa Grugu Kecamatan Kawungaten Kabupaten Cilacap.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Balai Besar Perikanan Budidaya (BBPB) melaksanakan temu lapang dengan sejumlah anggota kelompok perikanan. Temu lapang tersebut dilaksanakan di sekretariat Pokdakan windu Jaya Kilat Maju yang berada di Desa Grugu Kecamatan Kawungaten Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Hadir dalam acara tersebut, antara lain Kepala BBPBAP Jepara Sugeng Raharjo A.Pi beserta jajarannya, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap Ditiasa Pradita Sh, M.Si dan jajarannya. Kepala Desa Grugu Anwar Suprianto dan Kepala Desa Ujung Manik Sugeng Pudjiatno, pembudidaya, nelayanan dan stakeholder terkait.</p>
<p>Kepala Balai Sugeng Raharjo dalam sambutannya mengatakan bahwa. Tujuan pelaksanaan temu lapang itu, antara lain untuk mengetahui kendala dan permasalahan selama kegiatan bantuan benih dan pakan tahun 2019. Khususnya di wilayah Kabupaten Cilacap, dan juga untuk mensosialisiasikan pentingnya penerapan cara budidaya ikan yang baik.</p>
<p>Dalam kegiatan itu juga ada peresentasi materi budidaya yang di antaranya budidaya udang yang baik yang dibawakan oleh Supardiman, A,Md. Kemudian hasil laboratorium dan pengendalian hama penyakit ikan udang oleh drh. Retno Handayani, M. Si.</p>
<p>Kepala Dinas Perikanan dalam sambutannya sangat berterima kasih kepada BBPBAP Jepara yang sudah mendistribuskan bantuan benih dan pakan kepada pokdakan Kabupaten Cilacap. &#8220;Semoga dengan bantuan ini menjadi stimulan dan daya dorong kepada pembudidaya untuk meningkatkan usaha perikanan budidaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.&#8221; Kata dia.</p>
<p>Dalam kesempatan iti juga diserahkan secara simbolis bantuan sejumlah 13,7 juta benih udang. Antaranya yaitu udang vaname, benih udang windu, benih udang merguiensis dan 5.130 kg pakan mandiri kepada pokdakan di Kab Cilacap.</p>
<p>&#8220;Kami mengharapkan agar terbangun sinergitas antara pusat dengan daerah dalam meningkatkan produktivitas hasil perikanan di Kabupaten Cilacap.&#8221; Ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Warga Pesisir Jetis Geger Kemunculan Ikan Mati di Pantai</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-18329/warga-pesisir-jetis-geger-kemunculan-ikan-mati-di-pantai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Oct 2019 17:20:50 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kelautan]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Nusawungu]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-18329/warga-pesisir-jetis-geger-kemunculan-ikan-mati-di-pantai</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Viral di media sosial, warga pesisir yang merupakan warga yang tinggal dekat pantai Jetis Nusawungu Cilacap berebut ikan. Terlihat puluhan Bahkan ratusan orang berkumpul dipinggir pantai dengan membawa berbagai wadah guna mengambil ikan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Viral di media sosial, warga pesisir yang merupakan warga yang tinggal dekat pantai Jetis Nusawungu Cilacap berebut ikan. Terlihat puluhan Bahkan ratusan orang berkumpul dipinggir pantai dengan membawa berbagai wadah guna mengambil ikan.</p>
<p>Fenomena ikan-ikan yang terdampar di pantai jetis yang merupakan salah satu tempat wisata di Cilacap itu bukanlah fenomena alam.</p>
<p>Ikan-ikan yang tergeletak mati di pantai jetis nusawungu itu diduga merupakan ikan hasil tangkapan dari kapal besar yang tak bertanggung jawab.</p>
<p>Atas kejadian tersebut, nelayan yang berasal dari jetis nusawungu merasa geram, pasalnya cara menangkap ikan kapal besar tak biasa. Mereka melakukan pemangkapan menggunakan Jaring Pukat yang telah dilarang oleh pemerintah.</p>
<p>Jaring tersebut kemudian mengenai ikan-ikan kecil dan setalah itu dibuang begitu saja di pinggir pantai jetis atau sekitar pantai Cemara Sewu.</p>
<p>Kejadian tersebut lantas dilaporkan oleh pihak nelayan Cilacap yang merupakan nelayan asli jetis Nusawungu.</p>
<p>Kejadian itu lantas membuat Sarjono yang mana diketahui sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap berujar. Bahwa fenomena tersebut berasal dari kapal besar dan diduga akibat jaring mengalami pecah sehingga tidak bisa dinaikan ke atas kapal.</p>
<p>Kendati demikian, dirinya mengaku belum mengetahui kapal apa dan kapal mana yang jaringnya mengalami sobek atau melakukan hal itu.</p>
<p>&#8220;Kami belum mengetahui asal ikan tersebut dari mana, dugaan sementara diperkirakan akibat kapal besar yang kemungkinan mengalami sobek pada jaring. Sehingga ikan-ikan hasil tangkapan itu tidak bisa dinaikan di atas kapal.&#8221; Katanya.</p>
<p>Ia mengimbuhkan, bahwasa untuk jenis ikan yang tergeletak di pinggir pantai jetis nusawungu itu belum diketahui ikan jenis apa. Namun menurut kabar adalah ikan yang harganya terbilang murah.</p>
<p>&#8220;Menurut kabar, ada yang mengatakan ikan tersebut adalah ikan petek. Sementara dari yang kami ketahui, bahwasanya ikan tersebut adalah ikan yang tergolong harga atau nilai jualnya sangatlah murah.&#8221; Imbuh Sarjono.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>PPS Cilacap Sosialisasikan Timbangan Online Untuk Pelaku Usaha Ikan</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-18303/pps-cilacap-sosialisasikan-timbangan-online-untuk-pelaku-usaha-ikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2019 22:22:32 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kelautan]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-18303/pps-cilacap-sosialisasikan-timbangan-online-untuk-pelaku-usaha-ikan</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Pelabuhan Perikanan Samudara (PPS) Cilacap Sosialisasikan Timbangan Online Untuk Pelaku Usaha Ikan. Sosialisasi Timbangan Online tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Pusat Data Statistik dan Informasi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pelabuhan Perikanan Samudara (PPS) Cilacap Sosialisasikan Timbangan Online Untuk Pelaku Usaha Ikan. Sosialisasi Timbangan Online tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Pusat Data Statistik dan Informasi.</p>
<p>Kegiatan Sosialisasi tersebut merupakan salah satu program untuk meningkatkan kualitas Satu Data KKP. Kegiatan Sosialisasi Timbangan Online dibuka oleh Plh. Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, Yatim Kurniadi sekaligus memberikan sambutan dan arahan di Balai Pertemuan Break Water PPS Cilacap. Jum’at (11/2019).</p>
<p>Narasumber Sosialisasi Timbangan Online adalah Kepala Bidang Aplikasi Sistem Informasi Pusdatin, Yudi Priatno, Kepala Seksi Operasional Pelabuhan PPS Cilacap EKo Yuliani. Juga Kepala Seksi Operasional Pelabuhan PPN Karangantu, Amirullah Sjahir serta dari PT. Mapps, Karnanto Prijisoesilo.</p>
<p>Kegiatan Sosialisasi Timbangan Online dihadiri pula oleh Pejabat Struktural dan Fungsional lingkup Pusdatin KKP serta para Operator dan Enumerator di PPS Cilacap.</p>
<p>Peserta Sosialisasi adalah para Pelaku Usaha yang ada di PPS Cilacap. Antara lain: Petugas TPI dari KUD Mino Saroyo, Pemilik dan Pengurus Kapal, serta petugas Jasa Bongkar di PPS Cilacap.</p>
<p>Plh. Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, Yatim Kurniadi mengatakan. Timbangan Online KKP merupakan inovasi timbangan digital yang berfungsi untuk menimbang berat ikan yang didaratkan di Pelabuhan. Selain itu sebagai penyimpanan data hasil penimbangan ikan dalam Basis Data yang selanjutnya mengirimkan langsung ke Server melalui jaringan Internet.</p>
<p>&#8220;Selain dilaksanakan dengan paparan, kegiatan sosialisasi juga dilakukan dengan diskusi dan tanya jawab serta praktek pengenalan timbangan online.&#8221; Ucapnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Angka Konsumsi Ikan di Kabupaten Cilacap Rendah</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-16584/angka-konsumsi-ikan-di-kabupaten-cilacap-rendah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Aug 2019 10:27:30 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-16584/angka-konsumsi-ikan-di-kabupaten-cilacap-rendah</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Cilacap Angka Konsumsi Ikan di Kabupaten Cilacap lebih rendah dibanding konsumsi ikan nasional. Angka perkapita pemenuhan gizi anak masih kurang dari harapan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Cilacap Angka Konsumsi Ikan di Kabupaten Cilacap lebih rendah dibanding konsumsi ikan nasional. Angka perkapita pemenuhan gizi anak masih kurang dari harapan.</p>
<p>Hal ini sangat ironis mengingat produksi ikan di Cilacap melimpah, tetapi daya konsumsi masyarakat sangat jauh dari harapan.</p>
<p>Menurut Kepala Dinas Perikanan, Didit Nugraha mengungkapkan daya konsumsi makan ikan di Cilacap tidak sesuai dengan produksi ikan yang melimpah.</p>
<p>&#8220;Tingkat konsumsi makan ikan di Kabupaten Cilacap sekitar 26 kilogram per kapita. Namun angka tersebut masih jauh dibandingkan angka konsumsi ikan nasional 47 kilogram per kapita,&#8221; ungkap Kepala Dinas Perikanan, Didit Nugraha dalam kampanye Gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan kemarin).</p>
<p>Sementara itu, Ketua tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap, Teti Rohatiningsih mengatakan, tingkat prosentase konsumsi ikan di Kabupaten Cilacap tiap tahunnya selalu naik. Namun kondisi prosentase yang masih di bawah standar nasional membuatnya prihatin.</p>
<p>&#8220;Ironisnya, Cilacap dengan adanya laut yang begitu luas dan bahan baku yang luar biasa malah prosentasenya masih di bawah nasional. Namun prosentase semakin meningkat dari 14 persen kini sudah 26 persen,&#8221; kata dia. (Rzy)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
