<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Pertanian &#8211; News Portal Trends</title>
	<atom:link href="https://news.cilacap.info/tag/pertanian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://news.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Aug 2023 17:00:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/news/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Pertanian &#8211; News Portal Trends</title>
<link>https://news.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Breaking News Trend</description>
</image>
	<item>
		<title>Kementan Tanam 50.000 Ha Padi Inpari IR Nutrizinc untuk atasi Stunting</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-33129/kementan-tanam-50-000-ha-padi-inpari-ir-nutrizinc-untuk-atasi-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2020 08:33:56 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-33129/kementan-tanam-50-000-ha-padi-inpari-ir-nutrizinc-untuk-atasi-stunting</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Pemerintah telah mencanangkan prevalensi stunting sebagai prioritas nasional ditekan serendah-rendahnya dengan target 14 persen pada tahun 2024. Diketahui, salah satu faktor yang menyebabkan kekerdilan atau stunting yakni kurangnya konsumsi gizi zinc (Zn) yang terjadi di masyarakat, utamanya pada anak-anak.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pemerintah telah mencanangkan prevalensi stunting sebagai prioritas nasional ditekan serendah-rendahnya dengan target 14 persen pada tahun 2024. Diketahui, salah satu faktor yang menyebabkan kekerdilan atau stunting yakni kurangnya konsumsi gizi zinc (Zn) yang terjadi di masyarakat, utamanya pada anak-anak.</p>
<p>Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi menyatakan penanggulangan kekurangan gizi Zn yang berakibat stunting antara lain dengan suplementasi, fortifikasi, dan biofortifikasi yaitu perakitan varietas yang memiliki kandungan gizi target khususnya Zn yang tinggi, sesuai dengan tingkat yang dibutuhkan. Saat ini Kementerian Pertanian (Kementan) telah menghasilkan varietas unggul baru (VUB) padi biofortifikasi Inpari IR Nutri Zinc sebagai salah satu sumber pangan dengan kandungan gizi zinc 6 persen lebih tinggi daripada varietas padi Ciherang.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, diharapkan Inpari IR Nutri Zinc dapat berperan mengatasi kekurangan gizi Zn yang banyak terjadi di Indonesia. Inpari IR Nutri Zinc sebagai produk biofortifikasi menjadi salah satu komponen dalam program prioritas nasional untuk mengatasi stunting,&#8221; demikian diungkapkan Suwandi di Jakarta, Selasa (3/11/2020).</p>
<p>Berdasarkan data deskriptif yang dikeluarkan melalui Keputusan Menteri Pertanian tahun 2019, kandungan Zn pada varietas ini adalah 34,51 ppm. Sedangkan varietas lain seperti Ciherang hanya mengandung 24,06 ppm. Varietas ini juga tahan hama dengan umur tanaman padi 115 hari dan potensi produktivitas rata-rata 6,21 ton per hektar.</p>
<p>&#8220;Pendekatan dan implementasi di lapangan menggunakan teknologi pertanian 4.0, benih unggul, konsep korporasi dan usaha tani terpadu merupakan upaya Kementerian Pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,&#8221; terang Suwandi.</p>
<p>Lebih jauh Suwandi menjelaskan pada tahun 2020 Kementan telah menanam seluas 10.000 hektar (ha) yang tersebar di 9 provinsi yaitu Provinsi Riau seluas 212 ha, Lampung seluas 1.600 ha, Jawa Barat seluas 2.500 ha, Jawa Tengah seluas 2.378 ha, Kalimantan Barat seluas 960 ha, Nusa Tenggara Barat seluas 1.300 ha, Gorontalo seluas 400 ha, Maluku seluas 450 ha dan Papua seluas 200 ha.</p>
<p>&#8220;Pada tahun 2021 Kementan akan memperluas penanaman padi biofortifikasi ini seluas 50.000 dan meningkat terus tiap tahun hingga 200.000 ha pada tahun 2024,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Benih varietas Inpari IR Nutri Zinc, sebut Suwandi, telah tersebar luas ke berbagai daerah di Indonesia. Yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>&#8220;Kementerian Pertanian akan memproduksi benih Inpari IR Nutri Zinc untuk mempercepat diseminasi dan adopsi tersebut di setiap propinsi. Produksi benih tersebut sekaligus merupakan demplot pengenalan varietas kepada stake holders di tiap propinsinya,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Suwandi mengatakan Kementan membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk para produsen benih, perguruan tinggi dan penggilingan padi dan instansi pemerintah di berbagai sektor baik di pusat maupun daerah untuk mempercepat penyebaran dan pemanfaatan padi kaya Zn ini dalam mengatasi Stunting. Pemanfaatn varietas Inpari IR Nutri Zinc ini pada gilirannya diharapkan dapat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan kualitas sumberdaya manusianya.</p>
<p>&#8220;Dengan kualitas sumberdaya yang unggul, diharapkan bonus demografi yang akan datang dapat bermanfaat optimal untuk mewujudkan Indonesia emas di masa depan,&#8221; tandas Suwandi.</p>
<p>Sebelumnya pada berbagai kesempatan, Menteri Pertanian Mentan Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengajak seluruh lapisan masyarakat agar melakukan gerakan bercocok tanam untuk menurunkan angka stunting pada daerah rentan rawan pangan. Terdapat 17 provinsi dan terdiri atas 267 Kabupaten di 900 kecamatan yang masuk daerah rawan pangan.</p>
<p>&#8220;Selama ini masyarakat mengkonsumsi beras tanpa memperhatikan kelengkapan gizi. Dengan adanya Padi Inpari IR Nutri Zinc akan menjadi salah satu sumber pangan dengan kandungan zinc 6 persen lebih tinggi daripada Ciherang. Saya harus jamin di daerah rentan itu tidak stunting. Inovasi dan pengembangan benih padi nutrisi tinggi anti stunting Inpari IR-Nutri Zinc ini salah satu terobosannya,&#8221; ujar Komandan sapaan akrab SYL.</p>
<p>Komandan menegaskan Kementan terus mengkonsolidasikan berbagai terobosan inovasi dan teknologi untuk terus memperkuat ketahanan pangan dengan meningkatkan produksi dan menghasilkan komoditas pangan khususnya mengatasi stunting. Dengan demikian ke depan bangsa Indonesia mampu berdaulat penuh atas pangan dan menghidupi negara-negara lain atau dunia.</p>
<p>&#8220;Ke depan kita tidak menutup kemungkinan ekspor. Apalagi peran sektor pertanian dalam perekonomian nasional menjadi yang terdepan, terutama di era pandemi Covid 19,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sebagai Informasi, Zn merupakan unsur gizi yang sangat fital bagi manusia. Zn merupakan komponen komponen lebih dari 300 enzim yang berfungsi antara lain untuk penyembuhan luka, menjaga kesuburan, sintesa protein, meningkatkan daya tahan tubuh. Kemudian berbagai fungsi terkait kesehatan dan produktivitas manusia eczema, rambut rontok, pembentukan organ reproduktif tidak sempurna, menghambat pertumbuhan, pertumbuhan mental tidak sempurna, depresi pasca melahirkan, anemia, selera makan menurun, dan lain-lain.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kementan Dorong Pengembangan Pertanian Terpadu di Karanganyar</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-32771/kementan-dorong-pengembangan-pertanian-terpadu-di-karanganyar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2020 05:36:46 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-32771/kementan-dorong-pengembangan-pertanian-terpadu-di-karanganyar</guid>

					<description><![CDATA[KARANGANYAR, CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo kali ini mengunjungi Integrated Farming di Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar. Kementerian Pertanian tengah mendorong pengembangan pertanian terpadu (integrated farming) guna mendukung upaya Pemerintah dalam mewujudkan lumbung pangan. Pola ini merupakan pengelolaan pertanian terpadu, di mana dalam satu hamparan dibudidayakan banyak komoditas.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARANGANYAR, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo kali ini mengunjungi Integrated Farming di Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar. Kementerian Pertanian tengah mendorong pengembangan pertanian terpadu (integrated farming) guna mendukung upaya Pemerintah dalam mewujudkan lumbung pangan. Pola ini merupakan pengelolaan pertanian terpadu, di mana dalam satu hamparan dibudidayakan banyak komoditas.</p>
<p>Dalam sambutannya Menteri Pertanian sangat mengapresiasi penerapan integrated farming yang sudah dilakukan di Kabupaten Karanganyar dengan beragam komoditas dibudidayakan secara terintegasi.</p>
<p>&#8220;Saya memulai karir dari bawah, jadi saya sangat tau apa yang bapak bapak rasakan. Kalau mau desa ini baik, perbaiki pertaniannya, kalau mau kecamatan sejahtera, pertaniannya harus maju. Kalau mau ekonomi sebuah daerah baik, pertanian nya tingkatkan,&#8221; kata Syahrul. Saat ini yang menyumbang untuk pertumbuhan ekonomi hanya pertanian. Pertumbuhan ekonomi yang di kontribusi adalah 16,4 %. Bahkan dari ekspor Januari ke Juli 2020 sebesar Rp 250 trilyun. Tambah Agustus ekspor Rp 30 trilyun.</p>
<p>Selanjutnya Mentan menilai harus mulai mengkoorporasikan dan membenahi dari mulai hulu sampai hilir. &#8220;Kita perbaiki bibitnya, pupuknya dipenuhi, obatnya disiapkan, yang harus pakai mesin kita siapkan mesinnya. Dan diujungnya tidak ada lagi petani yang menjual gabah, petani harus jual beras,&#8221; jelasnya panjang lebar.</p>
<p>Budidaya yang dimiliki oleh Bapak Willy Suratman ini mempunyai lahan 1.000 meter ini mengintegrasi air buangan dari kolam ikan dimanfaatkan untuk pengairan kebun pisang. Pada awalnya pembuangan air kolam disalurkan untuk budidaya padi, namun karena luas lahan yang terbatas, maka berganti menjadi budidaya pisang dan ternyata dinilai lebih menguntungkan.</p>
<p>Adapun Willy juga mengembangkan magot sebagai pakan ikan berprotein tinggi. Campuran sisa pakan magot dari limbah pertanian dan cacahan pisang inilah yang sedang dikembangkan untuk budidaya jahe merah.</p>
<p>Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut baik upaya Kementerian Pertanian mengembangkan pola pertanian terintegrasi ini.</p>
<p>&#8220;Kami akan kembangkannpola-pola seperti ini di wilayah Karanganyar, memanfaatkan lahan pekarangan dan mulai mengenalkan produk hilirisasi supaya menambah nilai kemanfaatan produk,&#8221; tuturnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Babinsa Bulaksari Kawunganten BPP Pertanian Bantarsari Panen Ubinan Padi dan Kedelai</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-32227/babinsa-bulaksari-kawunganten-bpp-pertanian-bantarsari-panen-ubinan-padi-dan-kedelai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2020 12:32:01 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kawunganten]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil 09 Kawunganten]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-32227/babinsa-bulaksari-kawunganten-bpp-pertanian-bantarsari-panen-ubinan-padi-dan-kedelai</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Babinsa Bulaksari, Koramil 09 Kawunganten, Kodim 0703 Cilacap, Serka Sodirin mendampingi petugas Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Bantarsari. Yakni untuk melaksanakan panen ubinan padi program IPDMIP dan kedelai program bantuan Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pangan tahun 2020.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Babinsa Bulaksari, Koramil 09 Kawunganten, Kodim 0703 Cilacap, Serka Sodirin mendampingi petugas Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Bantarsari. Yakni untuk melaksanakan panen ubinan padi program IPDMIP dan kedelai program bantuan Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pangan tahun 2020.</p>
<p>Panen tersebut bertempat di areal lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Barokah Tani 1 dan Barokah Tani 2 Dusun Medeng, Desa Bulaksari, Kecamatan Bantarsari, Senin (21/9/2020).</p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator BPP Pertanian Bantarsari Iswanto, SP beserta petugas Penyuluh Pertanian, Babinsa Bulaksari Serka Sodirin, Ketua Kelompok Tani Barokah Tani 1 Saean, Ketua Poktan Barokah Tani 2 Arjo dan anggota Poktan setempat.</p>
<p>Dalam kesempatan itu Babinsa Serka Sodirin menjelaskan, kegiatan ubinan dilaksanakan untuk melihat perkiraan hasil panen tanaman padi atau palawija melalui titik sempel dengan cara diukur dengan ukuran 2,5 x 2,5 m² yang kemudian hasilnya diukur dan ditimbang.</p>
<p>&#8220;Hasil inilah dapat dijadikan dasar dalam penentuan berapa profitas yang dihasilkan dalam 1 hektar. Sehinga hal ini memudahkan petugas pertanian dalam menghitung target panen. Hal ini sekaligus memudahkan dalam pemantauan lahan pertanian untuk menyukseskan program ketahanan pangan.&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Adapun keterlibatan Babinsa dengan petugas pertanian merupakan satu hal yang tak terpisahkan. yang mana memiliki kesamaan tujuan dalam mendukung program pemerintah terkait swasemabda pangan padi, jagung dan kedelai (Pajale).</p>
<p>&#8220;Bukan kali ini saja kita turun ke sawah, jauh sebelum musim tanam, kita sudah berbaur dengan petani untuk mengetahui apa saja kendala yang dihadapi petani. Sampai akhirnya bisa mencapai masa panen dengan harapan mendapat profitas yang maksimal sehingga petani semakin sejahtera.&#8221; Tandasnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Panen-Padi-dan-Kedelai-di-Kawunganten-Cilacap.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Panen Padi dan Kedelai di Kawunganten Cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Panen-Padi-dan-Kedelai-di-Kawunganten-Cilacap-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Panen Padi dan Kedelai di Kawunganten Cilacap]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kabupaten Wajo Terima Bantuan Pertanian 35,7 Miliar dari Mentan SYL</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-29582/kabupaten-wajo-terima-bantuan-pertanian-357-miliar-dari-mentan-syl</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2020 15:09:57 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Wajo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-29582/kabupaten-wajo-terima-bantuan-pertanian-357-miliar-dari-mentan-syl</guid>

					<description><![CDATA[WAJO, CILACAP.INFO &#8211; Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meninjau kondisi petani dan lahan pertanian yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Wajo. Dalam kunjungannya, Ia sekaligus menyerahkan bantuan untuk sektor pertanian senilai 35,7 miliyar dan 5 truk bantuan kemanusiaan senilai 250 juta. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WAJO, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meninjau kondisi petani dan lahan pertanian yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Wajo. Dalam kunjungannya, Ia sekaligus menyerahkan bantuan untuk sektor pertanian senilai 35,7 miliyar dan 5 truk bantuan kemanusiaan senilai 250 juta. </p>
<p>&#8220;Sesuai perkiraan dalam 1 bulan kedepan sawah yang tergenang air akan surut. Ini waktunya kita persiapkan bibit dan mekanisasi yang memadai, untuk menggantikan lahan sekitar 9 ribu ha yang gagal panen. Bahkan berharap target bisa naik mencapai 14 ribu ha untuk memperkuat ketahanan pangan.&#8221; Ujar Mentan saat diwawancarai pada acara penyerahan bantuan kemanusian di Kabupaten Wajo,Sulawesi Selatan pada hari Selasa (28/07/20).</p>
<p>Bantuan untuk sektor pertanian yang serahkan di antaranya alat mesin pertanian (Alsintan), Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA) senilai 500 juta, Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai 1,8 miliyar, serta Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dengan memperoleh tanggungan/klaim sebesar 9 juta rupiah.</p>
<p>Selain itu, Mentan juga serahkan 5 truk bantuan kemanusian yang terdiri dari bahan pangan pokok dan sandang dan papan. &#8220;Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah lumbung pangan, sehingga jika ada gangguan di sini maka bisa mengganggu produktivitas kita.&#8221; Kata Syahrul.</p>
<p>Mentan juga meminta pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Wajo membangun sektor pertanian yang lebih kuat, sehingga bisa menjadi daerah contoh untuk daerah lain. &#8220;Jika diperlukan ambil KUR. Mudah mudahan Wajo bisa menjadi contoh. Tidak hanya untuk Sulawesi Selatan tapi untuk nasional.&#8221; Tuturnya.</p>
<p>Bupati Wajo, Amran Mahmud mengatakan sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang berdampak pada bencana banjir di Kabupaten Wajo yang terdiri lahan persawahan lebih dari 8000 ha lahan pertanian gagal panen atau puso. </p>
<p>&#8220;Kita mengalami bencana banjir dan utamanya areal pertanian kita kurang lebih 8000 hektar yang ada di wilayah Kabupaten Wajo mengalami genangan air.&#8221; Ucap Amran.</p>
<p>Lebih lanjut Bupati Amran menegaskan seusai banjir surut, maka petani di wilayahnya akan segera kembali menanami lahan sawah yang berkendala. Ia menyebutkan bahwa lebih dari 14 ribu ha sudah dipersiapkan, untuk menambah target luas tanam.</p>
<p>&#8220;Begitu air surut untuk menambah target luas tanam sejak April -September 2020 kurang lebih 123 ribu hektar. InsyahAllah kami optimis memenuhinya.&#8221; Terangnya.</p>
<p>Ia juga mengatakan bahwa Kabupaten Wajo sebagai salah satu Kabupaten penyangga besar/lumbung pangan di Sulawesi Selatan, sekaligus penghasil jagung. Petani Wajo butuh bantuan berupa benih padi, jagung dan pupuk, baik itu pupuk anorganik dan organik.</p>
<p>Selain itu, Amran juga menyatakan bahwa saat ini Kabupaten Wajo sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan, juga sedang mencanangkan untuk menjadi daerah lumbung daging. Kedepan ini bisa menjadi salah satu program andalan dari integrated farming. </p>
<p>&#8220;Kami pemerintah Kabupaten Wajo akan mengawal betul amanah target. Kami akan bekerja sekuat tenaga untuk membantu Bapak Menteri Pertanian dalam mewujudkan garda ketahanan pangan.&#8221; Tukasnya.</p>
<p>Dalam kunjungan ini turut hadir anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin, Wakil Gubernur Sulsel, serta para pejabat eselon I Kementan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kantor Pertanian Karantina Cilacap Minta Petani Milenial Budidaya Tanaman Gendot</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-29087/kantor-pertanian-karantina-cilacap-minta-petani-milenial-budidaya-tanaman-gendot</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2020 18:41:41 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-29087/kantor-pertanian-karantina-cilacap-minta-petani-milenial-budidaya-tanaman-gendot</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Kantor Karantina Pertanian Cilacap mendorong petani milenial di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dan sekitarnya untuk membudidayakan tanaman gendot atau genjer karena banyak diminati masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kantor Karantina Pertanian Cilacap mendorong petani milenial di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dan sekitarnya untuk membudidayakan tanaman gendot atau genjer karena banyak diminati masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia.</p>
<p>&#8220;Tak butuh modal banyak untuk budidaya gendot ini, cukup siapkan semangat dan tekad yang tinggi, karena untuk menghadapi masa-masa sulit seperti ini, kita dituntut untuk kreatif dan inovatif dengan harapan pertanian Indonesia makin maju,&#8221; kata Kepala Karantina Pertanian Cilacap Puji Hartono dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (20/5/2020).</p>
<p>Dia mengatakan hal itu karena pihaknya pada 18 Mei 2020 melakukan pemeriksaan terhadap 250 gram biji gendot atau genjer yang akan dikirimkan oleh seorang pembudidaya asal Kabupaten Cilacap ke Kabupaten Kampar, Riau.</p>
<p>Menurut dia, pemeriksaan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa biji gendot tersebut bebas dari organisme pengganggu tumbuhan (OPT).</p>
<p>&#8220;Biji gendot ini meskipun masuk dalam kategori komoditas yang tidak memerlukan tindakan karantina, namun Mas Rizal (pembudidaya, red.) ini tetap patuh untuk lapor karantina,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia mengatakan berdasarkan data sistem pelaporan karantina (iQfast) menunjukkan pada tahun 2019 hanya ada 2 kali pengiriman biji ke Sumatera, sedangkan pada tahun 2020 mengalami peningkatan frekuensi pengiriman yaitu sebanyak 40 kali.</p>
<p>&#8220;Sejalan dengan program Badan Karantina Pertanian dalam mendukung tumbuhnya petani milenial, Karantina Pertanian menjamin keamanan produk komoditas pertanian yang dilalulintaskan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Salah seorang pembudidaya gendot asal Cilacap, Rizal mengatakan usahanya yang ditekuni sejak tahun 2018 itu berawal dari keinginan untuk menjadikan gendot sebagai sayuran yang dikenal masyarakat.</p>
<p>Dia pun mulai tertarik untuk membudidayakannya dengan mengambil biji gendot yang sudah tua untuk dikeringkan.</p>
<p>Ia tidak menduga jika benih gendot yang diproduksinya berhasil tumbuh subur dan hingga kini benihnya sudah dipasarkan ke berbagai wilayah di Indonesia.</p>
<p>Ternyata benih yang dia produksi berhasil tumbuh subur. Hingga kini benihnya dipasarkan ke berbagai wilayah di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Saya membuat benih gendot mulai akhir tahun 2018, saya kirimkan ke Sumatra, Nusa Tenggara Timur. dan Kalimantan. Awalnya memang belum mengenal Karantina Pertanian dan sempat ragu untuk mendatangi kantor Karantina Pertanian karena sudah terbayang alur birokrasinya, namun sekarang malah rutin mengunjungi karantina,&#8221; katanya. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Tagar #PetaniPahlawanMasaPandemi Lagi Trending, Kembali ke Lumbung Padi</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-26685/tagar-petanipahlawanmasapandemi-lagi-trending-kembali-ke-lumbung-padi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2020 08:47:51 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Indonesia Lumbung Padi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-26685/tagar-petanipahlawanmasapandemi-lagi-trending-kembali-ke-lumbung-padi</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Tagar #PetaniPahlawanMasaPandemi lagi trending di twitter, hal ini tentunya mengingatkan kita bahwa indonesia adalah penghasil padi dan lumbungnya padi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tagar #PetaniPahlawanMasaPandemi lagi trending di twitter, hal ini tentunya mengingatkan kita bahwa indonesia adalah penghasil padi dan lumbungnya padi.</p>
<p>Disituasi seperti ini, dimana pandemi covid-19 tengah melanda seluruh dunia tidak terkecuali indonesia, perekonomian pun melemah.</p>
<p>Namun dikala masa-masa seperti ini, justru melalui petani, mereka telah membantu untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang banyak.</p>
<p>Waktu lalu, PMII juga membahas hal tersebut, salah satunya seperti PMII Tsufyan Tsauri Majenang Cilacap.</p>
<p>Menurut Ketua Komisariat Sufyan Tsauri, disituasi pandemi seperti sekarang, justru petani lah pahlawannya. Ia menerangkan dengan panjang lebar terkait hal tersebut.</p>
<p>Menurutnya indonesia adalah negeri yang makmur, dimana sawah ladang terhampar luas, dan mengingat pandemi yang sekarang ini tengah terjadi, justru padi lah jadi komoditas kebutuhan pokok.</p>
<p>Menurutnya juga, dimana social distancing diterapkan dan larangan kerumunan, baik di pasar dan lain-lain, para petani, mereka tetap bertani, dan menghasilkan padi.</p>
<p>&#8220;Ini seharusnya momentum yang harus dipikirkan oleh pemerintah, dengan ini maka tingkatkan lagi produksi padi. Selain itu, agar produksi padi yang dihasilkan juga baik, maka diperlukan sosialisasi dan bantuan untuk para petani.&#8221; Katanya beberapa waktu lalu.</p>
<p>Sehubungan dengan hal ini, di twitter kini sedang trending tagar #PetaniPahlawanMasaPandemi. Netizen ramai-ramai membuat tagar tersebut.</p>
<p>Kaum wanita, atau para netizen wanita juga turut meramaikan tagar tersebut. Seperti salah satu akun bernama Chusnul Dirumahaja, Dia mecuit bahwa do&#8217;anya para petani adalah sama dengan kita. &#8220;#PetaniPahlawanMasaPandemi Doa mereka sama dengan kita, semoga virus Corona cepat berlalu. Aamiin.&#8221; Tulisanya.</p>
<p>Kemudian akun [at]Airin_NZ. &#8220;Belajarlah dari seorang petani mengenai semangat dan proses untuk mencapai hasil
#PetaniPahlawanMasaPandemi.&#8221; Cuitnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Penyemprotan dan Pembasmian Massal Hama Wereng di Maos Cilacap</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-21447/penyemprotan-dan-pembasmian-massal-hama-wereng-di-maos-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jan 2020 09:29:18 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Maos]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-21447/penyemprotan-dan-pembasmian-massal-hama-wereng-di-maos-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Meminimalisir serangan hama wereng terhadap tanaman padi milik petani, jajaran Koramil 07/Maos bersama para petani dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) lakukan pendampingan penyemprotan pembasmian hama wereng, dilahan pertanian milik warga Desa Maos Lor, Maos Kidul, Kalijaran dan Desa Merenek Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (9/1/2020).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Meminimalisir serangan hama wereng terhadap tanaman padi milik petani, jajaran Koramil 07/Maos bersama para petani dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) lakukan pendampingan penyemprotan pembasmian hama wereng, dilahan pertanian milik warga Desa Maos Lor, Maos Kidul, Kalijaran dan Desa Merenek Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (9/1/2020).</p>
<p>Kegiatan penyemprotan tersebut dilaksanakan secara serentak di empat desa. Hal itu dimaksudkan agar hama wereng mati dan tidak berpindah ke sawah yang lainnya.</p>
<p>Selain itu kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya serangan hama demi menyelamatkan tanaman padi milik petani.</p>
<p>&#8220;Kita tahu, hama wereng berkembangbiaknya sangat cepat apabila tidak segera dibasmi akan merugikan para petani.&#8221; Terang Pelda Tunto saat memimpin anggota Koramil 07/Maos membantu petani menyemprot di wilayah ini.</p>
<p>Bersama PPL Maos Rahmat, Pelda Tunto juga menghimbau kepada para petani untuk melakukan penyemprotan secara serentak guna mengendalikan serangan hama.</p>
<p>&#8220;Bila penyemprotan dilakukan bersama sama serentak dan terjadwal.&#8221; Ujarnya.</p>
<p>Kegiatan ini diikuti sekitar 50 orang warga Desa Maos Lor, Desa Maos Kidul, Desa Kalijaran dan Desa Merenek serta dihadiri juga oleh Perangkat Desa. (* / Urip Pendim Cilacap)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kasihan Para Petani di Cilacap, Musim Tandur pun Mundur</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-20322/kasihan-para-petanu-di-cilacap-musim-tandur-pun-mundur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2019 16:39:44 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-20322/kasihan-para-petanu-di-cilacap-musim-tandur-pun-mundur</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Masa tanam padi di sebagian Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mundur akibat kemarau panjang. Kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap Supriyanto.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Masa tanam padi di sebagian Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mundur akibat kemarau panjang. Kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap Supriyanto.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan pantauan kami hingga saat ini baru sekitar 23 ribu hektare sawah yang telah selesai tanam. Jadi belum sampai separuh dari potensi luas tanam pada musim tanam I tahun 2019-2020 yang mencapai kisaran 50 ribu hektare.&#8221; Katanya di Cilacap, Jateng, Kamis (5).</p>
<p>Menurut dia, hal itu disebabkan karena area persawahan di sebagian besar lahan persawahan yang masuk Daerah Irigasi (DI) Bendungan Manganti. Yakni mulai dari Kecamatan Kawunganten ke arah barat belum terairi karena airnya belum maksimal.</p>
<p>Kendati demikian dia mengatakan, petani di sebagian wilayah DI Manganti sudah mulai menanam padi dengan segala kemampuan mereka. Salah satunya dengan menyedot air menggunakan pompa yang disediakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap.</p>
<p>&#8220;Padahal petani di daerah Majenang ke arah barat, biasanya tidak mengenal musim (tanam padinya terus-menerus, red.). Karena airnya selalu tersedia. Namun karena kemaraunya sangat panjang, sampai sembilan bulan, sumber airnya pun berkurang sehingga berat juga.&#8221; katanya.</p>
<p>Bahkan hingga saat ini, kata dia, hujan juga masih jarang turun di sebagian wilayah Cilacap. &#8220;Kemarin petani sudah semangat turun ke sawah karena sudah mulai hujan. Tapi tahu-tahu hujannya berhenti sehingga kering lagi.&#8221; katanya.</p>
<p>Selain di DI Manganti, kata dia, sebagian petani di wilayah timur Cilacap yang masuk DI Serayu. Seperti Kecamatan Adipala dan Nusawungu hingga saat ini belum mulai tanam karena air irigasinya belum sampai sampai ke daerah itu.</p>
<p>Ia mengatakan berdasarkan data, area persawahan di DI Serayu yang potensi tanamnya sekitar 17 ribu hektare, hingga bulan November baru sekitar 10 ribu hektare yang sudah selesai tanam padi.</p>
<p>Disinggung mengenai area persawahan di Kecamatan Sampang khususnya Desa Brani. Supriyanto mengakui jika sebagian besar sawah di wilayah tersebut merupakan sawah tadah hujan</p>
<p>Menurut dia, area persawahan di Desa Brani yang sebenarnya berada cukup dekat dengan Sungai Serayu justru tidak bisa terairi dari DI Serayu. Hal itu karena lokasinya cukup tinggi sehingga air irigasinya tidak bisa naik.</p>
<p>&#8220;Selisih ketinggian area persawahan di Desa Brani dengan Desa Karangtengah (yang dialiri air dari DI Serayu) sekitar 90 centimeter.&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Terkait dengan hal itu, dia mengatakan pihaknya saat sekarang sedang membangun embung untuk mengatasi persoalan pengairan sawah di Desa Brani.</p>
<p>Menurut dia, embung tersebut dibangun pada tanah milik Desa Brani di tengah sawah yang berbatasan dengan Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Wapub Cilacap: Berikan Edukasi kepada Masyarakat dan Petani</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-19197/wapub-cilacap-berikan-edukasi-kepada-masyarakat-dan-petani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2019 14:23:54 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-19197/wapub-cilacap-berikan-edukasi-kepada-masyarakat-dan-petani</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO -Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Cilacap tahun 2019. Kegiatan tersebut diselenggarakan di gedung Jalabumi Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap pada hari Kamis (7). Rakor dibuka oleh Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> -Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Cilacap tahun 2019. Kegiatan tersebut diselenggarakan di gedung Jalabumi Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap pada hari Kamis (7). Rakor dibuka oleh Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.</p>
<p>Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Nurohman, Asisten Administrasi Sekda Cilacap U’ong Suparno. Serta anggota Dewan Ketahanan Pangan dan para pejabat dilingkungan Pemkab Cilacap.</p>
<p>Rakor bertemakan &#8220;Sukseskan dan laksanakan bangga mbangun desa dengan pemantapan ketahanan pangan pada era industri 4.0&#8221;.</p>
<p>Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan Kabupaten Cilacap Susilan, dalam laporannya mengatakan bahwa. Tujuan diadakannya Rakor ini adalah sebagai wahana koordinasi dalam upaya pemantapan ketahanan pangan pada era industri 4.0.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini tentunya sangat penting dan bermanfaat untuk meningkatkan koordinasi antar komponen yang terlibat dalam Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Cilacap.&#8221; kata Susilan.</p>
<p>Rakor diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari anggota Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Cilacap, para Camat, koordinator penyuluh dan perwakilan pelaku usaha produsen komunitas beras di Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Sedangkan narasumber berasal dari Dewan Harian Ketahanan Pangan Kabupaten Cilacap, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng, Dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Wakil Bupati (Wabup) Cilacap dalam sambutannya mengatakan bahwa. Rakor ini dapat digunakan sebagai sarana evaluasi terhadap program-program yang telah dilaksanakan Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Cilacap selama ini. Sehingga berbagai hambatan dapat segera dicarikan solusinya, agar peran Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Cilacap kedepan akan semakin berhasil dan sukses.</p>
<p>&#8220;Undang undang Nomor 18 Tahun 2012 dan Peraturan Bupati Cilacap Nomor 32 Tahun 2017 merupakan dasar bagi Pemerintah Kabupaten Cilacap. Dan sekaligus bagi anggota Dewan Ketahanan Pangan untuk merespon apabila terjadi adanya potensi rawan pangan. Yakni dengan mengambil langkah-langkah antisipasi agar dampaknya tidak memberikan pengaruh yang negatif terhadap masyarakat Kabupaten Cilacap.&#8221; kata Wabup.</p>
<h2>Kabupaten Cilacap sebagai daerah penyangga pengan di Jawa Tengah maupun nasional</h2>
<p>Wabup juga menegaskan komitmennya untuk menjaga Kabupaten Cilacap sebagai daerah penyangga pengan di Jawa Tengah maupun nasional. Hal itu dilakukan dengan memberikan motivasi kepada para petani dan pelaku ketahanan pangan untuk menyesuaikan diri dengan revolusi industri 4.0.</p>
<p>Berbagai langkah yang strategis tentunya perlu diupayakan agar para pelaku utama atau pelaku usaha di bidang pangan dan masyarakat Kabupaten Cilacap pada umumnya lebih toleran dan siap untuk memasuki era inovasi informasi dan teknologi yang serba smart.</p>
<p>&#8220;Mereka (petani) juga harus berpikir revolusi, jangan mau hanya tergantung dengan alam, harapan saya menyesuaikanlah dengan alam.&#8221; kata Wabup.</p>
<p>Menurut Wabup banyak inovasi yang bisa dilakukan oleh petani bekerja sama dengan OPD terkait untuk menyiasati kondisi alam. Jika hal tersebut bisa dimanfaatkan maka banyak solusi alternatif pangan yang lain. Setidaknya untuk petani itu sendiri.</p>
<p>&#8220;Jika sedang banyak air, jangan memaksakan untuk menanam padi, maka akan rugi, cobalah menjadi petani air, artinya modal yang ada bisa untuk membeli benih ikan, jaring dan lain-lain.&#8221; lanjut Wabup. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dinas Pertanian Cilacap Mengajak Petani untuk Mengikuti AUTP</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-17649/dinas-pertanian-cilacap-mengajak-petani-untuk-mengikuti-autp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Sep 2019 00:02:30 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dispertan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-17649/dinas-pertanian-cilacap-mengajak-petani-untuk-mengikuti-autp</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO -Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Cilacap mengajak para petani untuk ikut dalam Program Pemerintah. Program tersebut yakni berupa Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> -Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Cilacap mengajak para petani untuk ikut dalam Program Pemerintah. Program tersebut yakni berupa Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).</p>
<p>Hal itu sebagai persipan apabila para petani mengalami gagal panen yang disebabkan oleh kekeringan. Selain itu karena kebanjiran dan serangan organisme pengganggu tanaman. Maka mereka tak perlu khawatir, karena PT. Jasindo yang ditunjuk oleh Kementrian BUMN selaku pelaksana akan menanggungnya.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian Cilacap, Supriyanto, SP, MP mengatakan. AUTP sangat penting bagi petani, utamanya dalam perlindungan usaha tani padinya dari gagal panen. Seperti saat ini dimana petani banyak yang gagal panen karena kekeringan.</p>
<blockquote><p>&#8220;Preminya murah, hanya Rp 36 ribu per hektare, premi sebenarnya Rp 180 ribu. Namun karena ada subsidi dari pemerintah 80 persen (Rp. 144 rb) jadi petani hanya bayar yang 20 persen (Rp.36 rb) Sayang kalau petani tidak ikut. Karena jika mereka gagal panen, akan ada pertanggungan sebesar Rp 6 juta per hektare. Sebagai ganti biaya produksi sehingga petani bisa melanjutkan usaha tani padinya. Ini sangat membantu petani.&#8221; Kata dia seperti dilansir dari laman Dispertan.</p></blockquote>
<p>Selain program AUTP, pihaknya juga telah melakukan berbagai usaha dalam mengatasi kekeringan. Seperti, menginformasikan kepada para petani terkait iklim berdasar pantauan BMKG dan memberikan rekomendasi budi daya tanaman, seperti penggunaan varietas toleran kekeringan.</p>
<p>&#8220;Para petani juga diminta untuk mengikuti pola tanam yang telah ditetapkan, termasuk menyarankan penggunaan pupuk organik, yang akan meningkatkan daya ikat air dalam tanah.&#8221; Ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
