<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Pesantren &#8211; News Portal Trends</title>
	<atom:link href="https://news.cilacap.info/tag/pesantren/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://news.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Dec 2021 14:53:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/news/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Pesantren &#8211; News Portal Trends</title>
<link>https://news.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Breaking News Trend</description>
</image>
	<item>
		<title>Guntur Romli: Pesantren Herry Wirawan bukan Syiah dan tidak Bisa Disebut Salafiyah ala NU</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-42131/guntur-romli-pesantren-herry-wirawan-bukan-syiah-dan-tidak-bisa-disebut-salafiyah-ala-nu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Dec 2021 14:53:22 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Herry Wirawan]]></category>
		<category><![CDATA[Mohamad Guntur Romli]]></category>
		<category><![CDATA[NU]]></category>
		<category><![CDATA[Pelecehan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Salafiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Syiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-42131/guntur-romli-pesantren-herry-wirawan-bukan-syiah-dan-tidak-bisa-disebut-salafiyah-ala-nu</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli mengatakan bahwa apa yang dilakukan Herry Wirawan adalah &#8220;Milkul Yamin&#8221;: Yakni Perbudakan Seksual ala ISIS.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli mengatakan bahwa apa yang dilakukan Herry Wirawan adalah &#8220;Milkul Yamin&#8221;: Yakni Perbudakan Seksual ala ISIS.</p>
<p>Dia juga menyampaikan kalau dirinya Bukannya mengutuk perbuatan bejat Herry Wirawan, akan tetapi kelompok-kelompok radikal malah membuat fitnah: Herry Wirawan dituduh syiah.</p>
<p>&#8220;Tujuan kelompok radikal ini adalah perpecahan antar kelompok dengan memanfaatkan kemarahan publik terhadap Herry Wirawan. &#8220;Syiah&#8221; dijadikan sebagai kambing hitam untuk menutupi kejahatan internal yang kelam.&#8221; Tulis Guntur Romli dikutip <a href="https://news.cilacap.info">NEWS PORTAL TRENDS</a>, 11 Desember 2021.</p>
<p>Menurutnya, Herry Wirawan adalah Ketua Pengurus Nasional Forum Komunikasi Pendidikan Kesetaraan Pesantren Salafiyah (FK-PKPS) organisasi &#8220;jadi-jadian&#8221; yang diduga kuat sebagai wadah permainan proyek, penerimaan hibah, bansos dan sumbangan.</p>
<p>&#8220;Istilah &#8220;Pesantren&#8221; dipakai untuk mengetuk keuntungan ekonomi semata. Dalam hal ini, saya kira, Herry Wirawan tidak bekerja sendirian, pastinya dia memiliki jaringan, maka, Pemerintah dan Penegak Hukum sudah wajib membongkar jaringan ini!&#8221; tambah Gunromli.</p>
<p>Adapun kata &#8220;Salafiyah&#8221; tidak pernah digunakan oleh syiah. &#8220;Salafiyah&#8221; dan &#8220;Salafi&#8221; adalah istilah khas di kalangan Sunni. Artinya mengaitkan Herry Wirawan dengan syiah jelas mengada-ada, alias hoax bin bohong tujuannya fitnah.</p>
<p>Seperti halnya Farid Okbah yang sangat anti syiah, tapi setelah ditangkap oleh Densus 88 tiba-tiba didesas-desuskan sebagai syiah.</p>
<p>Kata &#8220;Salafiyah&#8221; juga digunakan kalangan NU dengan menyebut &#8220;pesantren salaf/salafiyah&#8221; yang artinya pendidikan dengan tata cara klasik, menggunakan kitab-kitab kuning, tidak menggunakan kurikulum modern, tidak ada bangku/kelas, dengan model sorogan dll. </p>
<p>&#8220;Tapi &#8216;pesantren&#8217; Herry Wirawan tidak bisa disebut &#8220;salafiyah&#8221; ala NU, karena Herry Wirawan bukan alumnus pesantren NU, tidak ada kitab-kitab kuning yang diajarkan, dan FK-PKPS yang diketuainya merupakan kumpulan &#8220;pesantren&#8221; non-NU.&#8221; Katanya.</p>
<p>Masih sambung Gunromli, bahwa Pesantren-pesantren NU di Bandung bergabung di Rabithah Ma&#8217;ahid Islamiyah (RMI) Bandung dengan ketua KH Umar Rosadi atau di Forum Pondok Pesantren (FPP) Bandung dengan ketua KH Aceng Dudung. </p>
<p>&#8220;Perbudakan Seksual ala Herry Wirawan lebih merupakan praktik ala ISIS yang juga sering mengaku sebagai &#8220;Salafiyah&#8221; dan &#8220;Sunni&#8221;.&#8221; Papar Guntur Romli. </p>
<p>&#8220;Milkul Yamin&#8221; adalah penyesatan tafsir terhadap istilah Al-Quran seperti halnya ISIS menyesatkan tafsir &#8220;jihad&#8221; untuk aksi terorisme. </p>
<p>&#8220;&#8221;Milkul Yamin&#8221; adalah praktik perbudakan seksual dan eksploitasi lainnya terhadap wanita-wanita tanpa ikatan pernikahan karena budak-budak wanita itu dianggap sebagai &#8220;hak milik&#8221; tuannya.&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Mudah sekali kita menemukan berita bagaimana ISIS mempraktikkan &#8220;milkul yamin&#8221; ini kepada wanita-wanita Yazidi yang dianggap sebagai &#8220;hasil tangkapan perang&#8221; yang kemudian dijadikan sebagai budak-budak seks.</p>
<p>Kita juga sering mendengar ada kasus TKW yang bekerja di negeri Arab, dilecehkan hingga diperkosa majikannya karena dianggap sebagai &#8220;milkul yamin&#8221;. Majikannya itu merasa &#8220;membeli&#8221; TKW dengan harga yang mahal yang sebenarnya merupakan bagian dari kontrak kerja. </p>
<p>&#8220;Herry Wirawan telah menjalankan ajaran sesat &#8220;milkul yamin&#8221; ala ISIS untuk melampirkan nafsunya yang bejat. Na&#8217;udzu billahi min dzalik.&#8221; Tutupnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Politikus-PSI-Mohamad-Guntur-Romli.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Politikus PSI Mohamad Guntur Romli]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Politikus-PSI-Mohamad-Guntur-Romli-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Politikus PSI Mohamad Guntur Romli (istimewa)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>New Normal Pesantren Tidak Mudah</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-27763/new-normal-pesantren-tidak-mudah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2020 06:37:59 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Purbalingga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-27763/new-normal-pesantren-tidak-mudah</guid>

					<description><![CDATA[PURBALINGGA,  aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Ketua Rabithah Ma&#8217;had Islamiah (RMI) KH. Ahmad Rozin mengatakan untuk menerapkan new normal dipesantren tidak semudah yang dibayangkan. Sebab pesantren merupakan lembaga pendidikan berbasis komunal di mana santri dan tinggal dan berkegiatan bersama selama 24 jam. Sebab itu menurutnya perlu adanya standar yang jelas untuk menerapkan new normal dipesantren.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURBALINGGA, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Ketua Rabithah Ma&#8217;had Islamiah (RMI) KH. Ahmad Rozin mengatakan untuk menerapkan new normal dipesantren tidak semudah yang dibayangkan. Sebab pesantren merupakan lembaga pendidikan berbasis komunal di mana santri dan tinggal dan berkegiatan bersama selama 24 jam. Sebab itu menurutnya perlu adanya standar yang jelas untuk menerapkan new normal dipesantren.</p>
<p>&#8220;Dari pemerintah sendiri untuk standar new normal belum ada yang betul-betul dijadikan pegangan. Sejauh yang bisa kita pahami adalah aktif kembali dengan penjarakan. Tetapi tidak sesederhana itu bagi pesantren. Pemerintah baik melalui Kemenag harusnya memberikan sebuah standar, konsep yang konkrit soal new normal,&#8221; kata Kiai Rozin.</p>
<p>Kiai Rozin berpendapat pada tingkat paling sederhana dalam penerapan new normal dipesantren yakni dengan membiasakan hidup sehat, menggunakan masker dan mencuci tangan. Bahkan menurutnya penerapan new normal juga dapat dilakukan dengan pembelajaran berjarak. Meski menurutnya hal tersebut akan sulit untuk diterapkan terlebih bagi pesantren yang memiliki ribuan santri. Menurutnya pesantren pun harus membanting fasilitas lainnya agar santri dapat belajar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. </p>
<p>&#8220;Siap atau tidak (pesantren) dilihat dari standarnya, standarnya kan belum ada bagaimana kita bisa mengatakan siap atau tidak (menerapkan new normal). Artinya kalau kita ngomong soal standar kita tidak ada standar, kita ngomong new normal dipesantren itu ya berdasarkan asumsi, asumsi yang berbeda-beda tentu juga dengan pelaksanaan yang berbeda-beda,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kiai Rozin juga sepakat dengan adanya ruang isolasi di setiap pesantren. Ruang isolasi di tiap pesantren dapat difungsikan bagi santri yang baru tiba dipesantren. Santri terlebih dulu diisolasi selama 14 hari sebelum bercampur dan berkegiatan dengan santri lainnya. Selain itu, dalam keadaan darurat ruang isolasi dapat digunakan bila ditemukan kasus covid-19 di lingkungan pesantren. Sehingga penanganan lebih cepat sebelum kemudian dikirim ke fasilitas kesehatan terdekat. </p>
<p>Mensikapi surat edaran RMI Pusat dan RMI Daerah, Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, Cipawon Kec Bukateja Kab Purbalingga M Syafa&#8217;at menyambut baik surat itu dimana santri yang kembali masuk pesantren diharuskan memenuhi protokol kesehatan.&#8221;Pesantren hanya mensyaratkan surat sehat dan berusaha menyiapkan standar protokol kesehatan serta menyiapkan ruang karantina khusus bagi santri.Ini tindakan preventif pesantren, setelah waktunya dirasa cukup diharapkan juga kehidupan santri bisa kembali normal menjalani aktivitasnya belajar mengaji seperti semula,&#8221; lanjut M Syafa&#8217;at.(***). Aji Setiawan,Purbalingga.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
