<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Peternakan &#8211; News Portal Trends</title>
	<atom:link href="https://news.cilacap.info/tag/peternakan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://news.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Aug 2020 00:02:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/news/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Peternakan &#8211; News Portal Trends</title>
<link>https://news.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Breaking News Trend</description>
</image>
	<item>
		<title>Pertamina EP Cepu bantu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat di Bojonegoro</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-28962/pertamina-ep-cepu-bantu-tingkatkan-ekonomi-masyarakat-di-bojonegoro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2020 14:43:25 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bojonegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Cepu]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-28962/pertamina-ep-cepu-bantu-tingkatkan-ekonomi-masyarakat-di-bojonegoro</guid>

					<description><![CDATA[BOJONEGORO,  aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Krisis kesehatan yang tengah melanda dunia masih berlangsung hingga saat ini. Beberapa negara Bahkan masih menghadapi tingginya angka penyebaran confirm corona pada fase pertama.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BOJONEGORO, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Krisis kesehatan yang tengah melanda dunia masih berlangsung hingga saat ini. Beberapa negara Bahkan masih menghadapi tingginya angka penyebaran confirm corona pada fase pertama.</p>
<p>Termasuk Indonesia yang saat ini mengalami peningkatan kasus confirm hariannya masih tinggi. Dan Provinsi Jawa Timur merupakan daerah dengan penyebaran paling tinggi di Indonesia.</p>
<p>Hal ini tentu membuat dampak ke berbagai sektor kehidupan masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat yang mengalami guncangan cukup keras.</p>
<p>Menyikapi hal tersebut, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) sebagai KKKS yang memiliki wilayah kerja di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Dengan itu kembali memberi perhatian terhadap dampak pandemi ini dari sisi ekonomi masyarakat sekitar wilayah operasinya. Yakni dengan mengunjungi mitra binaan program pemberdayaan yang sudah berjalan.</p>
<p>Meskipun sebelum ada pandemi PEPC secara rutin dan konsisten menjalankan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. di tengah situasi pandemic ini PEPC merasa perlu untuk meninjau kembali ke lapangan dengan melibatkan pihak eksternal. Yakni melakukan kunjungan ke masyarakat binaan supaya dapat bersinergi lebih baik kedepannya.</p>
<p>Program CSR/ PPM ini sendiri sebenarnya telah diinisiasi oleh PEPC sejak sebelum pengembangan lapangan gas Jambaran Tiung Biru dimulai. Salah satunya adalah program diversifikasi produk batik. Yaitu kepada 5 kelompok perajin batik yang telah dimulai sejak tahun 2014 yang lalu dan telah mampu mandiri hingga kini. </p>
<p>Program pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi lainya yang telah berhasil meningkatkan mata pencaharian masyarakat di sekitar area operasi PEPC. Yaitu program budidaya ayam petelur. </p>
<p>Program yang dimulai sejak tahun 2017 ini merupakan salah satu unit bisnis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang hingga saat ini terus meningkat. Walaupun dalam situasi krisis ekonomi akibat pandemi ini.</p>
<p>Terdapat 3 BUMDes yang menjadikan budidaya ayam petelur ini sebagai unit bisnisnya. Yaitu! BUMDes Makmur Rejo di Desa Bandungrejo, BUMDes Bumi Makmur di Desa Dolokgede dan BUMDes Cakra Mandiri di Desa Kacangan. Budidaya ayam petelur menjadi pilihannya karena komoditas telur yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat banyak diminati pasar.</p>
<p>Pesanan yang banyak serta produksi yang berjalan baik selama ini membuat anggota kelompok usaha ini bersyukur. Yakni lantaran mereka bisa melalui krisis ekonomi dengan usaha budi daya ayam petelurnya. </p>
<p>Manager JTB Site Office &#038; PGA PT Pertamina EP Cepu, Edy Purnomo saat mendampingi kunjungan pelaksanaan kegiatan CSR/ PPM di Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Jawa Timur pada Jumat (17/07) lalu menjelaskan. Bahwasannya program ini memiliki nilai yang strategis dalam memberikan support kepada masyarakat sekitar terlebih dalam situasi seperti ini.</p>
<p>Program ini sudah lama berjalan, namun kita ingin memberikan porsi perhatian yang lebih dalam pelaksanaan program ini. Terlebih situasi saat ini penting bagi kita untuk mendorong masyarakat agar bisa survive di tengah lesunya ekonomi global. Kita turut aktif berpartisipasi mewujudkan ketahanan ekonomi masayarakat sekitar dengan program CSR. Kita berharap dengan kunjungan ini bersama Pemda Bojonegoro kedepan dapat bersinergi lebih baik.&#8221; Terangnya.</p>
<p>Dalam kegiatan peninjauan ini juga diikuti oleh perwakilan Pemda Bojonegoro antara lain Bappeda, Dinas Budpar, Dinas Peternakan dan perikanan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Pemdes Dolokgede, Pemdes Kacangan serta Babinsa &#038; Babinkamtibmas Dolokgede.</p>
<p>Adapun mitra binaan yang dikunjungi yakni Kelompok Perajin Batik Sekar Rinambat, Unit Usaha Budi Daya Ayam Petelur (Kapsitas 1500 ekor) di BUMDes Bumi Makmur, Unit Usaha Budi Daya Ayam Petelur (Kapasitas 2.500 ekor) di BUMDes Cakra Mandiri, yang seluruhnya berada di Kec Tambakrejo.</p>
<p>Sementara itu pihak Pemda Bojonegoro berharap setelah mengikuti kunjungan ini kedepannya dapat menyusun perumusan kebijakan pembanguan ekonomi secara partisipatif. Sehingga program pendanaan CSR/ PPM benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Bojonegoro dengan optimal. </p>
<p>Program CSR/PPM PEPC ini diakui telah memberi banyak manfaat bagi masyatakat di wilayah Bojonegoro. Apalagi dalam situasi pandemi ini, progrom yang telah lama berjalan ini mampu menggerakan perekonomian di simpul-simpul masyarakat desa. Sedikit banyak sudah membantu pemerintah untuk meningkatkan kualitas ekonomi sosial masyarakat.**</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Nelangsanya Peternakan Ayam Rakyat di Cilacap, 1 hanya 14 ribu</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-26832/nelangsanya-peternakan-ayam-rakyat-di-cilacap-1-hanya-14-ribu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2020 12:03:59 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[Wanareja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-26832/nelangsanya-peternakan-ayam-rakyat-di-cilacap-1-hanya-14-ribu</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Nelangsanya peternakan ayam rakyat di Cilacap, tepatnya di Madusari Kecamatan Wanareja, 1 ekor ayam jenis pedaging ras pejantan hanya 14 ribu rupiah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Nelangsanya peternakan ayam rakyat di Cilacap, tepatnya di Madusari Kecamatan Wanareja, 1 ekor ayam jenis pedaging ras pejantan hanya 14 ribu rupiah.</p>
<p>Hal itu tidak sebanding dengan pengeluaran atau modal yang telah dikeluarkan, seperti pembelian Pur (pakan), maupun Day Old Chicken (DOC).</p>
<p>Seperti peternak rakyat di Wanareja bernama Hizi Firmansyah yang merasakan dampak dari penurunan harga ayam pejantan, dimana situasi juga dalam keadaan darurat covid-19.</p>
<p>Dilansir laman gatra.com, Hizi mengaku bahwa ia membeli DOC 40 box (4000 ekor) dengan modal yang tidak sedikit. Rp50 juta ia telah keluarkan termasuk pakan dan transportasi.</p>
<p>Hizi mengaku, bahwa dana mandiri tersebut lantaran beberapa waktu lalu, yakni saat umur ayam berusia 18 hari, perusahaan ayam mitra memberhentikan operasional. Jadi mau tidak mau ia menggunakan dana mandiri untuk ayam yang telah ia rumat (pelihara).</p>
<p>Waktu lalu Bahkan ayam pejantan dikandang peternak di wanareja yang masih satu perusahaan dengan hizi, terpaksa menjual ayam &#8211; ayamnya dengan harga jual yang begitu murah. Yakni Rp2 ribu, dan hal itu lantas banyak orang yang membeli dan datang ke peternak di wanareja. Kemudian ayam tersebut juga oleh para pembeli itu dijual kembali dengan harga Rp4 ribu &#8211; 5 ribu.</p>
<p>Salah satu pembeli ayam yakni Pak Ahmad di Karanganyar desa Limbangan Wanareja yang juga peternak ayam mitra jenis Broiler.</p>
<p>Pak Ahmad mengaku ia membeli puluhan ekor ayam Rp5 ribu dari penjual yang mengaku membelinya dari kandang peternak di wanareja. Ayamnya masih kecil, pasalnya masih berusia muda, apalagi pejantan.</p>
<p>Diketahui, salah satu peternak yakni Hizi masih melanjutkan proses pembesaran ayamnya, hingga kini telah berumur 55 hari.</p>
<p>Masa-masa demikian adalah waktunya panen untuk ayam jenis pejantan, namun harganya justru membuat prihatin.</p>
<p>Ketua Koperasi Desmantara, Akhmad Fadli mengungkapkan. Dalam hal ini perlunya peran pemerintah untuk membantu memberikan dana stimulus untuk pelaku usaha kecil menengah.</p>
<p>&#8220;Sehingga masyarakat yang memiliki usaha mikro kecil dan menengah terbantukan. Sehingga perekonomian akan bangkit kembali.&#8221; Katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Tak Hanya Balita, Ayam Juga Perlu di Vaksin</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-25304/tak-hanya-balita-ayam-juga-perlu-di-vaksin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2020 01:58:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-25304/tak-hanya-balita-ayam-juga-perlu-di-vaksin</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Tidak hanya balita yang divaksin, ayam juga ternyata demikan, biasanya jenis ayam yang divaksin yakni jenis Petelur, Jantan dan juga Broiler.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tidak hanya balita yang divaksin, ayam juga ternyata demikan, biasanya jenis ayam yang divaksin yakni jenis Petelur, Jantan dan juga Broiler.</p>
<p>Vaksinasi pada hewan ternak memang berpengaruh, yakni agar hewan peliharaan seperti ayam tidak rentan terkena penyakit. Adapun pada ayam-ayam jenis pejantan, petelur juga broiler biasanya dilakukan vaksinasi berkisar umur 3 sampai 5 hari dari penetasan.</p>
<p>Tak cukup sekali vaksin namun bisa 3 kali pemvaksinan untuk ayam jenis ini. Ada yang disuntik dengan memasukan cairan vaksin yang berwarna seperti susu pada bagian leher, namun juga ada yang hanya tetes mata.</p>
<p>Selain itu, juga akan ada vaksin di usia 7 dan 10 hari, yakni dengan cara meminumkan cairan vaksin yang telah dicampur dengan beberapa liter air.</p>
<p>Vaksin berupa minuman ini juga perlu diperhatikan takaran airnya, sehingga vaksin yang diberikan untuk ayam habis merata. Pasalnya jika takaran air yang telah dicampurkan vaksin terlalu banyak, maka akan terbuang dan bisa tidak menimbulkan efek apa-apa untuk ayam.</p>
<p>Jangka waktu pemvaksinan ayam ini harus relatif singkat. Pasalnya vaksin jika melebihi jam yang dianjurkan, maka bisa menjadi racun yang justru menyebabkan ayam menjadi stress Bahkan mati.</p>
<h2>Cara Unik Suntikan Vaksin Ayam Ribuan dengan Cepat</h2>
<p>Di beberapa perusahaan Poultry Shop seperti di Ciamis dan Tasikmalaya Jawa Barat (jabar), seorang tukang vaksin menyuntikan ribuan ayam dengan cepat.</p>
<p>Bahkan 5.000 ayam bisa dalam kurun waktu 2 jam, adapun biasanya mereka menyuntikan vaksin ke ayam dengan jumlah 2 orang. Satu orang bertugas memberikan vaksin tetes mata atau hidung dan satunya lagi menyuntikan cairan ke ayam-ayam yang masih kecil-kecil.</p>
<p>Cara menyuntikan vaksin pada ayam &#8211; ayam yang baru beberapa hari turun dari Boks itu terbilang cukup sulit dan perlu extra hati-hati. Pasalnya mereka menyuntikan vaksin tersebut tepat di dekat leher, namun dalam kulit dan luar daging.</p>
<p>Meski terbilang sulit, Mereka menyuntikan ribuan ayam dengan cepat dan yang mereka harapkan tidak ada yang mati. Sebab jika ayamnya ada yang mati, maka dia akan dikenakan ganti rugi yang nantinya akan dipotong dari gajih mereka.</p>
<h2>Tukang Vaksin Ayam Terbiasa Memvaksin sesuai Target</h2>
<p>Salah satu tukang vaksin atau vaksinator ayam pernah mengatakan, bahwa dalam satu hari ia terbiasa menyuntikan ayam. Yakni di atas 5.000 ekor ayam kecil Bahkan sampai hitungan belasan ribu.</p>
<p>&#8220;Tergantung berapa target dari perusahaan dalam satu hari untuk memvaksin ayam. Kalau jarak dari kandang ke kandang peternak lainnya berjauhan maka bisa targetnya tertunda. Namun biasanya pasti tertarget karena perusahaan tahu jarak dan target yang harus diperoleh.&#8221; Terang salah seorang vaksinator asal Ciamis.</p>
<p>Ia juga mengungkapkan Bahkan pernah menyuntikan ayam yang dimiliki 1 orang dengan jumlah 10.000 ekor ayam di pangandaran. &#8220;Di Cigugur Ciguha Pangandaran malah kami menyuntikan ayam dalam 1 kandang hingga puluhan ribu.&#8221; Katanya.</p>
<p>Menurutnya meski jumlahnya puluhan ribu, namun kandang itu satu tempat sehingga tidak memakan waktu perjalanan lagi. Tapi hanya waktu yang ditempuhnya saja dari Ciamis ke Pangandaran yang butuh waktu.</p>
<p>&#8220;Kalau satu kandang atau dua kandang berdampingan meski jumlahnya puluhan ribu, ini malah kami senang. Soalnya tidak perlu menempuh perjalanan ke peternak lainnya, belum lagi mempersiapkan membuat sekat.&#8221; Katanya.</p>
<p>Para tukang vaksin itu mengatakan, bahwa setiap harinya kalau ia memvaksin, memang selalu ada yang mati karena terkena suntikan, namun jumlahnya tidak sampai 5 ekor. Ia mengungkapkan kematian ayam itu karena salah suntik, bisa karena melewati daging dan juga terkena leher atau tulang.</p>
<p>&#8220;Setiap kita vaksin selalu ada yang mati, namun jumlahnya tidak melebihi 5 ekor. Matinya karena salah suntik, terlalu ke dalam karena yang disuntikan itu adalah di luar daging dalam kulit.&#8221; Jelasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kisah Tasim, Peternak Ayam Mitra di Wanareja Bagikan Ayam Kecil</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-25086/kisah-tasim-peternak-ayam-mitra-di-wanareja-bagikan-ayam-kecil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2020 14:26:33 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[Wanareja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-25086/kisah-tasim-peternak-ayam-mitra-di-wanareja-bagikan-ayam-kecil</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Tasim Wahyudi, seorang peternak ayam pola kemitraan di kecamatan Wanareja bagikan ayam kepada warga sekitar. Bahkan ada yang dijual dengan harga murah. Hal itu ia lakukan lantaran pakan (pur) ayam dari poultry shop (PS) yang ia ikuti tak mengirimkan pakan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tasim Wahyudi, seorang peternak ayam pola kemitraan di kecamatan Wanareja bagikan ayam kepada warga sekitar. Bahkan ada yang dijual dengan harga murah. Hal itu ia lakukan lantaran pakan (pur) ayam dari poultry shop (PS) yang ia ikuti tak mengirimkan pakan.</p>
<p>PS ayam yang dia ikuti itu rupanya memberhentikan pengiriman pakan kepada para peternak yang telah menjalin Kerja sama. Hal itu disebabkan karena warung &#8211; warung dan sejumlah restaurant tutup karena sepi.</p>
<p>Diketahui, biasanya ayam jenis pedaging baik Broiler maupun Jantan kala masa panen, ayam itu diambil di kandang para peternak dengan dijual ke pusat kota seperti ibukota jakarta.</p>
<p>Namun juga ada yang dijual ke bandar-bandar guna dipasok dan dijual kembali ke rumah &#8211; rumah makan maupun restaurant.</p>
<p>Mengingat restaurant serta rumah makan sepi, pada akhirnya penjualan ayam skala besar yang dalam hal ini berat total sampai dengan hitungan ton pun sulit.</p>
<p>Dampaknya PS yang merupakan perusahaan ayam pun berhenti dalam operasional kebutuhan untuk ayam &#8211; ayam yang telah ditaruh di kandang para peternak.</p>
<p>Imbasnya peternak ayam pun kebingungan atas pemberhentian operasional pakan ayam itu, seperti salah satunya yakni Tasim Wahyudi di Wanareja.</p>
<p>Tasim menerangkan, seperti yang dilansir dari laman Gatra.com. Berdasarkan keterangan dari PS yang ia ikuti yang disampaikan oleh TS (Technical Service) atau PL (Penyuluh Lapangan). Pemberhentian pengiriman pakan itu disebabkan oleh beberapa hal, yang di antaranya sulitnya menjual ayam karena restaurant dan rumah makan juga sepi karena Covid-19.</p>
<p>Pemerintah telah menetapkan aturan kepada masyarakat yang dalam hal ini adalah seperti menghindari tempat keramaian atau kerumunan. Hal ini mengingat virus SARS-CoV-2 dapat menular dari manusia ke manusia lainnya dengan cepat. Dan guna mengantisipasi hal itu, maka masyarakat diminta untuk menjaga jarak (Sosial Distancing).</p>
<p>Imbas dari hal di atas beberapa toko, tak terkecuali rumah makan dan restaurant pun sepi Bahkan ada yang tutup dan suplai seperti daging ayam pun imbasnya menurun.</p>
<h2>Pakan Ayam Berhenti Beroperasi, Peternak ayam Bagikan Ayam</h2>
<p>Wahyudi menceritakan kisahnya, bahwa dampak dari hal di atas itu, lantas PS yang ia ikuti itu menyerahkan ayam &#8211; ayam itu kepada peternak.</p>
<p>Para peternak lantas kebingungan, pasalnya ayam yang mereka rumat (pelihara) bukannya satu dua ekor melainkan ribuan jumlahnya.</p>
<p>&#8220;Mau dilanjutkan agar ayam bisa berkembang normal, namun kendalanya pada modal. Maka solusinya agar ayam &#8211; ayam tidak mati kelaparan, ayam ada yang dibagikan kepada warga daripada mati.&#8221; Katanya.</p>
<p>Bahkan Wahyudi menceritakan terkait peternak lainnya yang juga mengalami hal serupa yakni pemberhentian operasional pakan, mereka menjualnya dengan harga murah. &#8220;Peternak lainnya Bahkan ada yang membagikannya secara gratis kepada warga dan ada juga yang dijual dengan harga jauh lebih murah dari harga DOC (Day Old Chicken).&#8221; Ungkapnya.</p>
<p>Adapun terang wahyudi, ayam yang ia rumat itu masih muda dengan jangka waktu panen yang masih lama, ia merumat ayam jenis Penjantan. &#8220;Ayamnya masih berumur 20 hari sedangkan ayam ini masa panennya masih lama, karena Pejantan bukan BR (Broiler).&#8221; Kata wahyudi.</p>
<p>Diketahui massa panen ayam pejantan ialah berumur 47&#8217;an hari, dan ayam jenis ini memang tidak rentan penyakit dibanding BR (Broiler). Namun demikian jangka waktu pemanenan ayam broiler terbilang lebih cepat.</p>
<p>Dalam hal perbandingan Bobot ayam pejantan dan Broiler tentu saja Broiler lebih unggul. Broiler 27 hari bisa mencapai 1 hingga 1,2 kilogram sedangkan Jantan 47 hari berkisar 1 kilogram.</p>
<p>Namun harga jual ayam pejantan relatif lebih mahal dibanding ayam broiler, pasalnya berdasarkan analisis, ayam penjantan rasanya mirip dengan ayam kampung. Sedangkan restaurant biasanya mencari ayam pejantan guna menggantikan ayam kampung karena daginya hampir sama.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dampak Covid-19 PS Ayam Makloon dan Mitra Menjerit</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-24933/dampak-covid-19-ps-ayam-makloon-dan-mitra-menjerit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2020 13:29:37 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-24933/dampak-covid-19-ps-ayam-makloon-dan-mitra-menjerit</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Wabah Corona menyebabkan harga ayam di pasar dan bandar turun derastis, PS (Poultry Shop) menjerit seperti pada tahun lalu (2019).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Wabah Corona menyebabkan harga ayam di pasar dan bandar turun derastis, PS (Poultry Shop) menjerit seperti pada tahun lalu (2019).</p>
<p>Tahun lalu, harga ayam di pasar baik umum maupun tradisional, harganya berkisar 8 ribu rupiah. Harga ini tentunya tidak sebanding dengan pengeluaran perusahaan PS yang di antaranya Pakan, Obat-obatan dan biaya Transportasi.</p>
<p>Sedangkan harga 1 boks DOC (Day Old Chicken) yang berisi 100 ekor ayam harganya berkisar 7 ribu rupiah.</p>
<p>Hal itu menurut Menteri Pertanian (Mentan) karena ulah para broker yang menjatuhkan harga ayam. Dimana mereka menjual ayam pedaging dengan harga murah ke pasar tradisional. Imbasnya banyak peternak mandiri hingga perusahaan makloon dan mitra mengalami kerugian, Bahkan gulung tikar.</p>
<p>Tahun ini (2020) menjelang bulan puasa ramadhan, keluhan para peternak dan PS kembali terjadi seperti tahun lalu.</p>
<p>Akibat Corona aktivitas manusia pun terbatas, mereka berusaha menghindari kerumunan dan atau tempat keramaian.</p>
<p>Imbas dari korona menyebabkan perekonomian terganggu. Sementara itu para pembeli yang biasanya membeli kepasar pun sepi.</p>
<p>Selain itu para pedagang ayam potong pesanan baik dari customer atau langganan pun menurun orderan. Pasalnya mereka para pelanggan itu membeli untuk dijual ulang ke pemilik hajatan.</p>
<p>Dampak corona dan sebagai antisipasinya, hajatan atau yang sifatnya mendatangkan kerumunan tidak diperbolehkan pada akhirnya toko, kios yang menjual ayam potong pun imbasnya tutup.</p>
<p>Seorang TS (Technical Service) di sebuah perusahaan Poultry Shop yang membuka cabang di Majenang mengatakan. &#8220;Bahkan kini harga per kilonya di bandar dan pasar 10 ribu rupiah.&#8221; Katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kontes dan Expo Ternak Bupati Cilacap Cup 2019</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-18616/kontes-dan-expo-ternak-bupati-cilacap-cup-2019</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Oct 2019 18:01:55 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-18616/kontes-dan-expo-ternak-bupati-cilacap-cup-2019</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pertanian menyelenggarakan Kontes dan Expo Ternak &#8220;Bupati Cup&#8221; tahun 2019. Kegiatan ini Untuk menumbuhkan minat masyarakat berinvestasi di bidang peternakan, khususnya dalam usaha pembibitan ternak kambing dan domba. Acara ini digelar di lapangan Krida Bangga Mbangun Desa Cilacap Selatan. Acara berlangsung selama 2 hari sejak Sabtu hingga Minggu (19).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pertanian menyelenggarakan Kontes dan Expo Ternak &#8220;Bupati Cup&#8221; tahun 2019. Kegiatan ini Untuk menumbuhkan minat masyarakat berinvestasi di bidang peternakan, khususnya dalam usaha pembibitan ternak kambing dan domba. Acara ini digelar di lapangan Krida Bangga Mbangun Desa Cilacap Selatan. Acara berlangsung selama 2 hari sejak Sabtu hingga Minggu (19).</p>
<p>Kegiatan diikuti oleh peternak kambing dan domba se-Kabupaten Cilacap, para pelaku usaha terkait bidang peternakan dan juga komunitas kicau mania. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan muncul ternak lokal sebagai potensi unggulan dan juga sebagai upaya pelestarian satwa Indonesia.</p>
<p>Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Cilacap H. Tato Suwarto Pamuji, Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf, Assisten Administrasi Sekda U’ong Suparno. Juga Kepala Dinas Peternakan Supriyanto, para pimpinan BUMN, BUMD dan swasta, pengurus Asosiasi Ternak dan Komunitas Pecinta Hewan di Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Supriyanto dalam laporannya mengatakan bahwa. Kegiatan ini dalam rangka memperingati bulan bhakti peternakan yang jatuh pada bulan September setiap tahunnya. Selain sebagai ajang promosi peternakan, kegiatan ini juga memberikan apresiasi kepada para peternak pembibit yang berprestasi. Agar menghasilkan bibit ternak yang unggul dan produktif.</p>
<p>&#8220;Memotivasi peternak khususnya peternak kambing dan domba untuk memproduksi bibit yang berkualitas. Selain itu dapat menyediakan bibit pengganti bagi indukan yang sudah tidak produktif secara swadaya.&#8221; kata Supriyanto.</p>
<h2>Kontes dan Expo Ternak Bupati Cilacap Cup dapat meningkatkan Bibit ternak unggulan </h2>
<p>Bupati Cilacap dalam sambutannya mengatakan bahwa. Kabupaten Cilacap juga memiliki bibit-bibit ternak unggulan. di wilayah Kecamatan Karangpucung dan sekitarnya terdapat sentra ternak kambing Jawa Randu. Selain itu mulai dikembangkan pula ternak Kambing jenis Sapera yaitu kambing hasil persilangan Saanen dan Peranakan Etawa.</p>
<p>&#8220;Saya yakin, potensi tersebut belum dikenal luas oleh masyarakat. Untuk itu, melalui kegiatan ini potensi tersebut dapat diperkenalkan dan dikembangkan. Serta kita lestarikan agar tidak punah, atau agar tidak diklaim menjadi ikon dari daerah lain.&#8221; kata Bupati.</p>
<p>Bupati berharap melalui kontes ternak ini diharapkan dapat memotivasi para peternak khususnya peternak kambing. Untuk beternak secara lebih profesional, menggunakan bibit-bibit unggul dan produktif sehingga akan di dapat ternak yang berkualitas.</p>
<p>&#8220;Disisi lain, melalui kontes ternak ini diharapkan juga dapat mendongkrak harga ternak di pasaran. Yakni dalam rangka meningkatkan taraf hidup para peternak kita.&#8221; lanjut Bupati.</p>
<p>Lebih lanjut dikemukakan bahwa dalam rangka pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan. Pemkab Cilacap berharap BUMN, BUMD, perbankan dan perusahaan swasta dapat menyalurkan dana CSRnya. Yakni antara lain melalui budidaya ternak yang dilaksanakan melalui kelompok tani ternak.</p>
<p>&#8220;Saya yakin dengan kebersamaan dan sinergitas kita dalam pengembangan sektor peternakan di Kabupaten Cilacap. Agar potensi ternak kita akan semakin berkembang dengan pesat.&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Pada kegiatan Kontes Dan Expo Ternak Bupati Cilacap Cup Tahun 2019 ini juga dilaksanakan Kontes Kicau Mania sebagai wadah bagi masyarakat yang mempunyai hobi memelihara burung. Ada pula Penyuluhan Peternakan dan Kesehatan Hewan, pelayanan konsultasi dan pengobatan ternak, serta pameran produk peternakan dan pameran peternakan. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
