<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Solo &#8211; News Portal Trends</title>
	<atom:link href="https://news.cilacap.info/tag/solo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://news.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Aug 2020 14:51:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/news/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Solo &#8211; News Portal Trends</title>
<link>https://news.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Breaking News Trend</description>
</image>
	<item>
		<title>Terkait Kelompok Intoleran, Habib Syech Assegaf Berikan Dukungan Polda Jateng</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-30881/terkait-kelompok-intoleran-habib-syech-assegaf-berikan-dukungan-polda-jateng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2020 14:51:40 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Habib Syech]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Surakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-30881/terkait-kelompok-intoleran-habib-syech-assegaf-berikan-dukungan-polda-jateng</guid>

					<description><![CDATA[SURAKARTA,  aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safry Simanjuntak bersama Kasat Intelkam Kompol Pungky Mahendra, Kapolsek Pasar Kliwon AKP Adis Dani Gatra dan Pejabat Utama Polrlesta Surakarta silaturahmi dengan Habib Syeh Bin Abdul Qodir Assegaf di Gedung Bustanul Asyqin Semanggi Pasar Kliwon Kota Surakarta, Rabu (12/08/2020)]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SURAKARTA, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safry Simanjuntak bersama Kasat Intelkam Kompol Pungky Mahendra, Kapolsek Pasar Kliwon AKP Adis Dani Gatra dan Pejabat Utama Polrlesta Surakarta silaturahmi dengan Habib Syeh Bin Abdul Qodir Assegaf di Gedung Bustanul Asyqin Semanggi Pasar Kliwon Kota Surakarta, Rabu (12/08/2020)</p>
<p>Kedatangan Kapolresta Surakarta Ke Kediaman Habib Syeh Bin Abdul Qadir Assegaf terkait kejadian beberapa hari yang lalu penyerangan dan penganiayaan yang dilakukan oleh kelompok Intoleran terhadap acara Midodareni Putra dari Habib Umar Assegaf.</p>
<p>Jumlah pelaku dalam kasus penganiayaan yang menimpa Habib Umar Assegaf dan keluarganya di acara Midodareni (doa di malam sebelum akad nikah) yang digelar, Jl. Cempaka No. 81 Kp. Mertodranan Rt 1/1 Kel/Kec. Pasar Kliwon Kota Surakarta, Sabtu (08/08/2020) malam kemarin bertambah 2 orang sehingga total pelaku ada 5 orang dengan 4 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan 1 masih dalam pemeriksaan</p>
<p>Atas sikap Kepolisian yang tanggap dan tegas dalam menangani kasus penganiayaan tersebut, Habib Syeh Bin Abdul Qadir Assegaf memberikan apresiasi kepada Polresta Surakarta, Polda Jateng dan Mabes Polri yang dalam waktu singkat mampu menangkap 5 pelaku intoleran.</p>
<p>Habib Syeh Bin Abdul Qadir Assegaf juga mendukung atas upaya yang dilakukan oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Jajarannya dalam memberantas kelompok-kelompok Intoleran di Jawa Tengah.</p>
<p>Kapolresta Surakarta Ade Safry Simanjuntak berkomitmen akan tegak lurus untuk memberikan jaminan keamanan yang kondusif bagi masyarakat Kota Surakarta</p>
<p>&#8220;Kami berkomitmen tidak ada ruang sedikitpun bagi kelompok intoleran kekeraan maupun praktik-praktik premanisme, pasti langsung akan kami tindak tegas, &#8221; jelas Kapolresta Surakarta</p>
<p>Habib Syeh Bin Abdul Qadir Assegaf mengimbau masyarakat Surakarta untuk tidak membesar-besarkan kejadian penganiayaan beberapa hari lalu dan masyarakat untuk tidak takut serta tetap tenang.</p>
<p>&#8220;Jangan takut, jangan bingung, jangan ragu, tenang saja semuanya sudah selesai sudah kita serahkan kepada polisi dan polisi juga sudah siap untuk menuntaskan permasalahan ini, mudah-mudahan tidak akan terjadi lagi, &#8221; pinta Habib Syeh.</p>
<p>Habib Syeh Bin Abdul Qadir Assegaf mengajak umat untuk sadar bahwa kita semua hidup berbangsa dan berkeluarga tidak untuk menyakiti dan mencaci maki.</p>
<p>&#8220;Islam itu dimanapun dia selalu membuat kesejukan bukan membuat keributan. Jika ada orang yang membuat keributan dan mengaku Islam maka dia belum mengetahui Islam sebenarnya. Jadilah kita orang yang dapat menyejukan di lingkungan kita&#8221; Imbau Habib Syeh. (*Bidhumas)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Habib-Syech-Assegaf.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1152"
				height="648">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Habib Syech Assegaf]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Habib-Syech-Assegaf-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Habib Syech Assegaf]]></media:description>
													<media:copyright>Muhammad Hasan Bahtiar</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Jejualan Bayi, 3 Wanita Akhirnya Ditangkap Polresta Yogyakarta</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-28668/jejualan-bayi-3-wanita-akhirnya-ditangkap-polresta-yogyakarta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2020 11:30:41 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Adopsi Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[DIY]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-28668/jejualan-bayi-3-wanita-akhirnya-ditangkap-polresta-yogyakarta</guid>

					<description><![CDATA[YOGYAKARTA,  aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Wanita muda asal Cilacap Jawa Tengah (jateng) berusia 24 tahun, jual anaknya sebesar 6 juta rupiah lantaran tak punya biaya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>YOGYAKARTA, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Wanita muda asal Cilacap Jawa Tengah (jateng) berusia 24 tahun, jual anaknya sebesar 6 juta rupiah lantaran tak punya biaya.</p>
<p>Tindakan wanita berinisial EP itu dilakukan secara terang-terangan dengan menawarkan anaknya melalui Media Sosial (Medsos) dalam hal ini facebook.</p>
<p>Unggahan status EP diketahui oleh Makelar pencari bayi berinisial EBF (25) yang merupakan makelar bayi area Jogja dan Solo seperti pada nama akun Facebooknya. Lantas dia kemudian melakukan komunikasi dan sepakat dengan melakukan COD di Cilacap. Sampai pada akhirnya, keduanya saling tawar menawar, dan EBF mendapat bayi tersebut dengan mahar sebesar 6 Juta rupiah.</p>
<p>EBF rupanya didanai juga oleh seorang wanita yang berprofesi sebagai bidan berinisial JEL (39). Kemudian bayi berusia 2 bulan itu kembali di tawarkan melalui media sosial.</p>
<p>Wanita berinisial RA mengetahui hal tersebut dan siap mengadopsi bayi tersebut. Namun makelar atau perantara EBF meminta jaminan biaya sebesar 20 juta rupiah.</p>
<p>RA dan EBF saling bertemu pada bulan Mei, namun RA membawa bayi tersebut kabur sehingga EBF mencarinya. Ketika dicari, RA kemudian ketemu di dekat rumah sakit di wilayah jogja.</p>
<p>Mereka kemudian saling cekcok (Adu mulut), dan diketahui oleh salah seorang Security (satpam), yakni mengenai jual beli bayi. Lantas si satpam kemudian melaporkannya ke kantor polisi.</p>
<p>Polisi yang mendapat laporan tersebut, kemudian melakukan penyelidikan, dan pada akhirnya ke 3 orang berhasil ditangkap termasuk Ibu bayi. Sedangka RA tidak ditahan dan hanya sebagai saksi.</p>
<p>Menurut keterangan Polisi, bahwa terkait dengan RA, dia adalah saksi karena belum adanya kesepakatan transaksi. RA ingin mengadopsi bayi tersebut, namun dia berniat dengan memintanya. RA berniat mengadopsi bayi mungil tersebut, karena dirinya belum memiliki keturunan.</p>
<p>&#8220;Akibat perbuatannya, ketiga pelaku terancam pidana 3 hingga paling lama 15 tahun penjara.&#8221; Pungkas Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, AKP Riko Sanjaya Selasa (7/7/2020). (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Fakta-Fakta Sosok Pria Meninggal di Teluk Penyu Cilacap ber KTP Solo</title>
		<link>https://news.cilacap.info/ci-23210/fakta-fakta-sosok-pria-meninggal-di-teluk-penyu-cilacap-ber-ktp-solo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Feb 2020 23:00:51 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Teluk Penyu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://news.cilacap.info/ci-23210/fakta-fakta-sosok-pria-meninggal-di-teluk-penyu-cilacap-ber-ktp-solo</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO &#8211; Fakta-Fakta Sosok Pria yang meninggal di pantai Teluk Penyu Cilacap yang sebelumnya dinyatakan tak beridentitas kemudian tersiar ber KTP Solo.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; Fakta-Fakta Sosok Pria yang meninggal di pantai Teluk Penyu Cilacap yang sebelumnya dinyatakan tak beridentitas kemudian tersiar ber KTP Solo.</p>
<p>Dari beberapa laman media yang kami jumpai justru pihak kepolisian dan dari Kodim dimana Babinsanya ikut membantu mengevakuasi jasad korban mengatakan tak beridentitas. Melainkan hanya menjelaskan ciri-ciri korban dan pakaian yang korban pakai.</p>
<p>Kejadian yang sempat membuat gempar warga disekitaran pantai teluk penyu tersebut yakni terjadi pada hari Rabu (26/2/20) kemarin.</p>
<p>Penemuan sesosok mayat tersebut bermula saat seorang pria berenang di Pantai Teluk penyu dan akan melakukan aktivitas diving (menyelam).</p>
<p>Pada saat itu pria tersebut dikejutkan oleh suatu benda yang tampak mengapung, namun ketika didekati ia terkejut, ternyata bukan benda melainkan sosok manusia.</p>
<p>Sontak saja hal itu membuat Ageng (28) bergegas untuk menepi dan memberitahukan hal tersebut.</p>
<p>Babinsa Koramil 01 Cilacap, Bhabinkamtibmas Polsek setempat dan pihak kepolisian Polres Cilacap bersama tim inafis dan juga Basarnas kemudian meluncur kelokasi.</p>
<p>Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim inafis dan saksi-saksi baru kemudian jasad korban yang meninggal di pantai teluk penyu itu terungkap.</p>
<p>Jasad pria yang masih mengenakan jaket hitam lengkap dengan celana panjang, sepatu dan tas ransel tersebut berinisial BN (39) warga Kecamatan Banjarsari, Surakarta (Solo).</p>
<p>Sebetulnya, <a href="https://news.cilacap.info" aria-label="News Portal Trends">CILACAP.INFO</a> &#8211; juga dikabarkan hal tersebut pada hari yang sama, karena takut kurang akurat maka tidak kami publish.</p>
<p>&#8220;KTP korban pembunuhan alumni yos sudarso. Sekarang tinggal di solo jadi ojol (ojek online), Orang tuanya di jalan salya gumilir.&#8221;</p>
<p>ibunya di Maria Imaculata, di Kantin Maria Imaculata. Konon anaknya sebelum ditemukan meninggal minta ma&#8217;af ke Ibu nya dulu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
