Fenomena Bau Menyengat disertai Sampah Merajalele di Sungai Kaliyasa Cilacap

by
Indonesia

CILACAP.INFO – Fenomena tak sedap saat berada dan memandang kearah bantaran Sungai Kaliyasa Cilacap, terlihat kumpulan sampah plastik. Tidak hanya itu, Bahkan sungai tersebut mengeluarkan aroma yang tidak sedap layaknya got, padahal sungai tersebut terhubung ke laut.

Fenemona itu telah terjadi sejak bertahun-tahun lamanya. Kemarin saat musim kemarau, sampah di sungai tersebut juga sangat banyak.

Ditambah musim penghujan, sampah plastik dan beraneka sampah rumah tangga beserta kayu-kayu kiriman juga menggenangi sungai kaliyasa.

Hal ini jelas menjadi momok bagi para nelayan, pasalnya sampah tersebut bisa terbawa hingga ke laut yang mengakibatkan pencemaran. Selain pencemaran, para nelayan juga takut jika jaringnya jebol lantaran menjaring kayu.

Sungai dan Laut yang menjadi habibat ikan dan menjadi tempat keberlangsungan hidup makhluk, baik ikan dan sebagai kebutuhan hidup Manusia. Justru menjadi perairan yang jadi habitat sampah yang merajelele.

Padahal dahulu sungai tersebut sangat exotis, dimana airnya begitu jernih, tak ada sampah dan tak berbau.

Melihat fenoma sampah tersebut, Sarjono selaku Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) sangat prihatin. Menurutnya selain dapat mencemari lingkungan juga dapat menyulitkan para nelayan.

“Kami sangat prihatin dengan fenomena sampah yang menggenangi bantaran Kaliyasa. Dari pemerintah kabupaten Cilacap juga telah memberikan himbauan kepada masyarakat untuk melakukan giat bersih-bersih sampah.” Katanya.

Sedangkan dari Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Farid Maruf menyatakan. Sehubungan dengan fenemona sampah tersebut, pihaknya akan memberikan surat edaran kepada masing-masing camat.

“Surat edaran ini diberikan kepada masing-masing camat di Cilacap dan diteruskan kepada Kepala Desa masing-masing yang kemudian diteruskan kepada Kepala Dusun, RW dan RT. Surat edaran ini yaitu himbauan agar masyarakat bersama-sama membersihkan lingkungan agar tidak menjadi penyebab pencemaran dan tersumbatnya sungai yang berimbas pada banjir.” Pungkasnya.

Komentar