Warga Karangkandri Adakan Diskusi Terkait Dampak Pencemaran Lingkungan

cilacap info featured
cilacap info featured

Cilacap, CILACAP.INFO -Puluhan warga Desa Karangkandri Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap, ikuti acara nonton bareng film documenter “Sexy Killers” terkait dampak PLTU di Pendopo Balai Desa Karangkandri, Jum’at (13/2019).

Acara yang bertema”Bangun Gerakan Rakyat”, difasilitasi oleh Karang taruna Sido Mukti dan pihak pemerintah desa Karangkandri dan diikuti oleh puluhan warga Desa Karangkandri dan perwakilan dari Dusun Winong Desa Slarang.

Dalam acara tersebut warga disajikan film documenter terkait dampak lingkungan yang disebabkan adanya pembangunan PLTU yang dirasakan oleh warga. Selain itu juga warga melakukan “Gendu-gendu Rasa” terkait dampak yang dirasakan akibat polusi batu bara PLTU Karangkandri.

Koordiantor acara, Teguh Sulistyo mengatakan bahwa adanya kegiatan nobar dan diskusi warga ini tidak lain karena rasa perihatin melihat dampak yang dirasakan warga akibat PLTU dan sampai saat ini belum ada kepastian nasib mereka.

“Malam ini kami adakan nonton bareng video documenter dan diskusi terkait dampak lingkungan yang diakibatkan berdirinya PLTU di wilayah kami, dengan adanya acara ini harapannya warga bisa satu tujuan untuk memperjuangkan nasib kami”Ungkap Teguh Sulistyo.

Sadinem, perwakilan warga Dusun Winong yang ikut dalam acara ini mengungkapkan keluh kesahnya terkait dampak yang dirasakan selama PLTU berdiri. Dia sangat resah terkait nasibnya dan akan selalu memperjuangkan hak-haknya sebagai warga terdampak.

“Kami akan terus berjuang sampai kapanpun, sampai manapun akan kami suarakan aspirasi kami sebagai warga terdampak PLTU, hati kami resah melihat masa depan anak cucu kami yang harus selalu dihantui pencemaran lingkungan”terang Sadinem.

Berdasarkan analisis lewat diskusi bertemakan nonton bareng, sebagian besar warga masih belum merasa puas dengan janji pihak PLTU yang akan menangani masalah pencemaran lingkungan.

Tampilkan Semua
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait

Exit mobile version