Nunung Tri Susilowati, Persit Inspiratif Dari Kodim Cilacap

cilacap info featured
cilacap info featured

Setelah wisuda, Nunung kemudian memasukan lamaran ke Dinas Kesehatan. Hal itu sesuai impiannya agar bisa mengabdikan diri ke masyarakat dengan memberikan pelayanan di bidang kesehatan sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya. Tak disangka, jarak ketika memasukan lamaran sampai dengan pengangkatan bidan tenaga kontrak hanya berselang satu hari. Bulan Januari 2005 dirinya berstatus bidan kontrak dengan gaji Rp.500,000,- dan di tempatkan di daerah pengunungan dengan akses yang serba sulit baik tarnsportasi, alat komunikasi dan jalan yang begitu menakutkan.

Pada tahun 2006 dari statusnya dari bidan kontrak menjadi bidan PTT (Pegawai Tidak Tetap) yang mana sumber gajinya dari pusat APBD I dengan nominal gaji diterimakan Rp 600.000,-.Hujan panas selalu mengiringi dan tak menyurutkan tekadnya, Bahkan menjadi semangat dan tantangan tersendiri bagi wanita yang satu ini. Terlebih lagi dihadapkan dengan adat yang cukup kental sempat membuatnya agak sulit untuk merubah kebiasaan warga setempat untuk memeriksakan kesehatannya ke bidan desa.

Seiring berjalannya waktu, kepercayaan warga semakin meningkat dan memudahkannya untuk melakukan perubahan terutama bidang kesehatan. Pengabdiannya membuahkan hasil, kehadirannya sangat diterima oleh masyarakat Bahkan diwujudkan langsung dengan dibuatkan rumah dinas dari dana swadaya desa tahun 2005/2006. Atas kepercayaan masyarakat yang sangat besar itulah, membuat tekadnya kuat untuk terus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Setelah 2 tahun menjadi PNS tahun 2011 dengan golongan ruang 2C, Nunung Tri Susilowati mengajukan ijin belajar ke jenjang yang lebih atas yaitu D4/stara S1 yang mana saat itu kebidaban adanya hanya ada D4 belum ada S1 nya. Pengajuannya untuk ijin belajar mendapat ijin dari pimpinan dengan catatan bisa melaksanakan kedinasan piket, laporan serta tugas lainnya dan mematuhi aturan.

Kuliah sambil tugas negara tidaklah mudah. Mulai jam 07.00 wib sampai dengan pukul 14.30 wib Bahkan kadang lanjut sampai sore hari, kegiatan kuliah dilajunya dengan menggunakan sepeda motor ke kota Tasikmalaya dengan jarak tempuh kurang lebih 1,5 – 2 jam. Bisa dibayangkan berangkat dari rumah sekitar pukul 05.00 wib, kuliah sambil berdinas, sangat berat untuk membagi waktu antara tugas sebagai istri, sebagai abdi negara dan sebagai mahasiswa. Kegigihannya akhirnya terbayarkan, tahun 2012 dinyatakan lulus dan selesai dengan IP 3,36 serta mendapat gelar Sarjana Sains Terapan Kebidaban.

Jumlah bidan yang berpendidikan D4/stara S1 di Kabupaten Cilacap saat itu baru berjumlah 6 orang dari 490 lebih bidan yang ada pada Dinas Kesehatan maupun pada Puskesmas Meski latar belakang pendidikannya stara S1/D4, tidak membuatnya tinggi hati. Dia tetap memilih dan bangga menjadi bidan desa dengan membina 13 Posyandu dengan jumlah penduduk 10.964 dengan sasaran Ibu hamil 180, Ibu bersalin 180, Ibu nifas 176, bayi 163 dan balita kurang lebih sekitar 676 anak.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait