Pertashop Kini hadir di Sebuah Desa di Bolaang Mongondow

oleh

BOLAANG MONGONDOW, CILACAP.INFO – Setelah sukses menghadirkan Pertashop di dua desa dari dua provinsi berbeda, kini Pertamina kembali mendirikan Pertashop di Sulawesi Utara tepatnya di Desa Modomang, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow pada Senin, 27 Juli 2020.

Launching Pertashop ketiga di wilayah kerja Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII tersebut dihadiri langsung oleh Sales Area Manager (SAM) Retail Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) Fachrizal Imaduddin, Wakil Bupati Bolaang Mongondow Yanny Ronny Tuuk, Kepala Dinas Perdagangan dan ESDM Kabupaten Bolaang Mongondow Tonny S. Toligaga, Camat Dumoga Timur Jootje Tumalun, dan beberapa stakeholder lain seperti Kapolsek Dumoga Timur, Danramil Dumoga, Sangadi Modomang serta tokoh masyarakat di Dumoga Timur.

Baca Juga :   Lomba Control Room dan Taman Area Kilang di Gelar Pertamina

Unit Manager Communication & CSR MOR VII Laode Syarifuddin Mursali menjelaskan bahwa kehadiran Pertashop di desa tersebut merupakan komitmen Pertamina mewujudkan kedaulatan energi hingga pelosok negeri.

“Harga produk bahan bakar minyak (BBM) yang dijual di Pertashop itu sama seperti harga yang dijual di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terdekat,” jelasnya.

Desa Modomang yang terletak sekitar 90 km dari pusat kota Kabupaten Bolaang Mongondow. Selama ini, kebutuhan BBM masyarakat Desa Modomang diperoleh dari SPBU yang letaknya 12 km. Adanya Pertashop di desa tersebut diharapkan roda perekonomian masyarakat bisa lebih berkembang.

Baca Juga :   PERTAMINA GELAR TUKAR TABUNG BRIGHT GAS 5,5 KG SECARA GRATIS

“Pertashop ini akan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi Desa Modomang,” lanjut Laode.

Produk yang tersedia di Pertashop ini terdiri dari BBM jenis Pertamax, Bright Gas dan pelumas. Pasokan BBMnya didatangkan langsung dari Integrated Terminal Bitung.

Yanny berpendapat bahwa langkah pendirian Pertashop oleh Pertamina itu merupakan bentuk pelayanan yang baik terhadap masyarakat. “Tentunya ini akan memberikan peningkatan bagi pertumbuhan ekonomi,” paparnya.

Sementara bagi konsumen, kehadiran Pertashop sangat bermanfaat karena harganya yang sangat terjangkau. “Sebelum adanya Pertashop, kami beli Premium ke pengecer dengan harga Rp 12.000. Sekarang harga Rp 9.800 kami sudah bisa dapat Pertamax,” ujar Delfi Poiman, warga Desa Modomang.

Baca Juga :   Belum ada Tanda Deal Kerjasama Kilang Cilacap dengan Aramco

Pertamina MOR VII akan terus menghadirkan Pertashop diberbagai daerah di Sulawesi. Targetnya, akan ada 44 titik Pertashop yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi dengan rincian 13 di Area Sales Sulawesi Selatan dan Tenggara, 11 di Area Sales Sulawesi Tengah dan Barat serta 20 outlet di Area Sales Sulawesi Utara dan Gorontalo.

“Harapannya masyarakat akan semakin mudah mendapatkan beragam produk Pertamina berkualitas dengan harga terjangkau serta dengan memperhatikan faktor keselamatan dalam layanannya,” pungkas Laode. *MOR VII/HM