Bukan Tukang Becak Namun Pak Haji Yang Salah Ungkap Kepolisian Resor Cilacap

oleh

CILACAP.INFO – Dianggap hoax oleh para netizen karena CILACAP.INFO, Tribunnews, trans-siber yang hanya mempublishnya, kejadian pemukulan di pasar sampang akhirnya terungkap.

Diketahui, Minggu kemarin seorang tukang becak dianiaya oleh orang yang disebut pak haji lantaran tidak berpuasa dan merokok.

Lantas kemudian ditegur oleh pak haji sembari menggebrak becak, SM yang merupakan tukang becak itu kemudian turun, namun malah dikira hendak marah. Melansir Tribun Banyumas.

CILACAP.INFO yang juga turut dikirimi peristiwa pemukulan tersebut kemudian mempublishnya. Namun diangap hoax oleh banyak orang, Bahkan oleh laman yang hanya menggunakan blogger dan merupakan simpatisan yang postingannya kerap tendensius.

Alhamdulillah, kabar baiknya kepolisian resor (polres) Cilacap Polda Jateng telah menyatakan sikap terkait pro kontra antara salah dan mana yang benar.

Divisi Humas Polres Cilacap, melansir dari laman Tribratanews Jateng, bahwa Kronologis kejadian awalnya korban sedang duduk di atas becak.

Saat itu korban sambil menunggu penumpang, namun pada saat itu korban sedang merokok kemudian Haji U lewat di depan korban sambil memukul atap becak.

Haji U tak hanya memukul atap becak atau menggebrak becak, namun juga sambil mengatakan “puasa ngrokok bae” (Puasa Merokok Terus;Red).

Korban saat itu kemudian menjawabnya, “berisik ngomong bae” (berisik berbicara terus;red), kemudian korban keluar dari becak dan tentu dalam keadaan berdiri.

Selanjutnya pelaku Haji U memukul korban di bagian sebelah kiri dengan menggunakan tangan kosong dan juga di bagian kepala belakang.

Pada saat dipukuli oleh pelaku Haji U, korban SM usia 59 tahun berusaha membalas, namun tidak mengenai Haji U. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka sobek dibagian wajah sebelah kiri. Selanjutnya kejadian tersebut oleh korban dilaporkan ke Polsek Sampang.

Atas kronologis kejadian tersebut bahwa yang menjadi korban yaitu tukang becak. Namun ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang menyebar berita hoax di media sosial bahwa Pak Haji Uce dianiaya tukang becak. Padahal justru pak haji uce yang melakukan tindakan penganiayaan. (* / CILACAP.INFO / Corza News / Tribrata News / Mitra Polisi)