Kepala Kemenag Cilacap di Binangun Ajak Pelajar menjadi Agen Kerukunan

cilacap info featured
cilacap info featured

CILACAP.INFO – Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang besar, bangsa yang menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama. Selain itu Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang plural memiliki beragam suku, etnik, budaya dan bahasa. Serta mempunyai enam agama yang resmi diakui oleh negara yaitu Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.

Melihat Indonesia yang masyarakatnya sangat beragam tersebut. Kerukunan antar masyarakat terutama antar umat beragama menjadi salah satu hal yang sangat penting diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Cilacap di Balai Desa Binangun Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap. Selasa (29).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, Imam Tobroni yang menjadi narasumber acara Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Bagi Pelajar mengatakan. “Para pelajar semua diharapkan turut menjaga dan merawat kehidupan umat beragama, khususnya di Kabupaten Cilacap.” Ucapnya dilansir dari laman kemenag cilacap.

Dikatakan Imam Tobroni bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk penduduknya. Baik dalam suku, adat, budaya dan agama. Kemajemukan ini karena masuknya agama-agama besar ke Indonesia.

Untuk mengatasi permasalahan yang terkait dengan kerukunan antar umat beragama di Indonesia, menurut Imam Tobroni diperlukan peran serta seluruh komponen masyarakat, termasuk di dalamnya pelajar.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah dalam menciptakan kerukunan antar umat beragama ini. Antara lain Kementerian Agama RI telah menyosialisasikan regulasi dan penguatan regulasi terkait Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KKB).

“Saya berharap pelajar dapat menjadi agen-agen kerukunan yang mensosialisasikan kerukunan umat beragama di lingkungannya masing-masing.” Pungkas Imam Tobroni. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait

Exit mobile version