Pemkab Cilacap terus mendorong sektor UMKM

cilacap info featured
cilacap info featured

Ia mengakui ekspor batik ke negara-negara di Afrika bagian selatan baru sebanyak dua bal. Karena masih dalam tahap penjajakan sehingga nilainya belum berani besar, yakni berkisar Rp100 juta hingga Rp200 juta.

Sementara untuk usaha kerajinan bambu, pihaknya sedang melakukan negosiasi ekspor ke sejumlah negara di Eropa rata-rata sebanyak 5.000 buah.

“Itu memang sesuai dengan kapasitas satu kontainer yang besar, rata-rata 5.000 buah kerajinan bambu. Nilainya sekitar Rp500 juta.” Jelasnya.

Sejak tahun 2017, kerajinan bambu Raja Serayu telah menembus pasar Arab Saudi berupa keranjang dan China berupa lampion. “Sejak 2017 sudah delapan kontainer yang diekspor.” Katanya.

Lebih mampu menghadapi ancaman krisis karena UMKM

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Ahmad Darmawan menilai Indonesia akan lebih mampu menghadapi ancaman resesi ekonomi tahun 2020.

Menurut dia, hal itu berkaca dari pengalaman krisis ekonomi tahun 1998 di mana sektor UMKM masih bisa bertahan.

“Apalagi generasi-generasi sekarang saya kira lebih piawai di bidang ketahanan menghadapi krisis dibandingkan generasi 1998. Industri perbankan di Indonesia saat sekarang sangat mendukung pertumbuhan UMKM dan startup wirausaha baru. Dan ini yang akan menjadikan Indonesia akan lebih tahan dibandingkan dengan negara lain yang bertumpu pada industri besar.” Kata dia yang juga Wakil Rektor III UMP.

Menurut dia, UMKM menjadi salah satu andalan dalam menghadapi krisis ekonomi dan paling tidak kebutuhan bisa tercukupi dengan berdikari lewat UMKM.

Oleh karena itu, kata dia, orientasi impor harus dikurangi serta memperkuat potensi UMKM dengan fasilitasi agar produk-produknya bisa diekspor.

“Ini memang akan berefek pada pertumbuhan ekonomi, nilai tukar, dan sebagainya. Jadi memang ini berat untuk siapa pun yang memimpin bangsa ini, tapi saya masih melihat satu optimisme dengan kabinet yang baru. Yaitu dengan tanpa bebannya Pak Presiden (Presiden Joko Widodo, red.) yang periode kedua ini akan lebih fokus. Saya kira tidak hanya pada infrastruktur tapi pertumbuhan ekonomi saya kira akan jauh diperhatikan.” Kata Ahmad yang juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Banyumas.

Dengan orientasi pada pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan 7 persen, kata dia. Indonesia sebenarnya akan mampu melewati permasalahan meskipun perekonomian secara global sedang ada masalah.

Kendati dalam sejumlah pemberitaan masih ada yang meragukan kekuatan sektor UMKM dalam menghadapi ancaman resesi ekonomi tahun 2020. Optimisme dari para pelaku UMKM diyakini menjadi penyemangat dalam upaya menjaga kestabilan perekonomian negara.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait