Pandemi Covid-19 Memberikan Dampak Pada Industri Media

ilustrasi media online
ilustrasi media online

PURBALINGGA – Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luas ke berbagai sektor dan profesi, termasuk di industri media. Pandemi Covid-19 membuat kerja jurnalis ikut terdampak.

Misalnya semenjak ada Covid-19 dan diberlakukan Physical Distancing dan Work from Home (WFH) membuat para jurnalis harus melakukan orientasi pemanfaatan digital, yang biasanya mereka harus bekerja di lapangan namun kini mereka harus kerja dari rumah.

Bekerja dari rumah membuat para jurnalis mau tidak mau merasakan kesulitan. Misalnya saja dalam hal mengakses internet. di beberapa kota, internet di kota seperti Bogor, Depok dan Bekasi saja terkadang masih sulit diakses.

Bahkan karena dampak Pandemi, saat ini warung internet sudah banyak ditutup, berganti usaha yang lain.

Efeknya apa, misalnya ketika wawancara berlangsung melalui telepon atau video call tiba-tiba internet terputus, kan jadi susah. Atau ketika lagi liputan virtual, jaringan lambat pasti Jurnalis juga merasa kesusahan.

Bagaimana lagi dengan teman-teman jurnalis yang berada di Papua pasti lebih susah lagi.Oleh karena itu jurnalis didorong untuk kreatif semaksimal mungkin agar keakuratan dan kualitas informasi masih bisa tetap terjaga.

Biasanya metode jurnalis yang paling jitu dilakukan untuk menjaga keakuratan dan kualitas informasi didapatkan melalui metode wawancara secara langsung.

Namun dikarenakan pandemi, tidak memungkinkan untuk mereka melakukan wawancara secara langsung kecuali hanya menggunakan metode wawancara melalui telepon dan melalui jaringan media sosial seperti Facebook, Twitter, instalgram dll.

Sekalipun ada relaksasi dibeberapa wilayah, tetap harus mematuhi protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) agar tidak ada kontak langsung antar objek liputan di mana pun.

Berkurangnya akses aktivitas di lingkungan kerja, mestinya disikapi dengan mengerahkan segala daya dan upaya melalui perangkat teknologi yang ada untuk menghasilkan laporan jurnalistik yang baik dan bermutu. Memang bila dilihat dari persaingan media, siapakah yang akan sanggup bertahan di kondisi pandemi sekarang ini?

Evolusi persaingan media sekarang tengah terjadi di tengah industrialisasi media yang tengah sekarat selama masa Pandemi Covid-19 setahun terakhir ini.

Pandemi ini belum berakhir, seorang jurnalis bisa menulis apa saja secara kreatif, naratif mulai kolom, opini, artikel, resensi, investigasi dll. Manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menulis dan berkarya.(***) Penulis adalah mantan Ketua PWI-Reformasi Korda Jogjakarta, kontributor media online www.halaman7.com, www.cilacap.info, www.pelitabanten.com, www.swarantt.net, www.jaringansantri.com, www.gemapos.id, www.telusur.co.id dll

Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait