Beredar Viral Pengendara Ojol Ditangsangin Makhluk Halus di Pohon Bambu

by
Indonesia

CILACAP.INFO – Dunia maya dibuat heboh dengan unggahan sebuah video yang menjadi viral. Dalam video tersebut tampak seorang bapak-bapak berkumis pengendara motor dengan menggunakan baju hitam tertidur di atas pohon bambu.

Dalam video itu, Pengendara motor yang katanya adalah driver Ojek Online (Ojol) berada di pohon bambu bersama sepada motornya.

Menurut dari berbagai status di media sosial beserta video yang berseliweran tersebut, kejadian itu karena ulah makhluk halus.

Setelah CILACAP.INFO telusuri, sebuah akun Pengguna Instagram dengan nama [at]Smart.Gram mengunggah beberapa Screenshot percakapan Whatsapp.

Akun tersebut membagikan Screenshot, Foto dan video serta Status. Unggahan tersebut lantas disukai oleh 8.310 pengguna dengan 278 Komentar. Adapun Status yang [at]Smart.Gram tulis sebagai berikut.:

Status Instagram [at]Smart.Gram Driver Ojol ditangsangin di Pohon Bambu

Beredar video viral sebuah #sepeda #motor milik pengendara ojol nyangkut di pohon bambu. Peristiwa ini dilaporkan terjadi di sekitaran Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta.

Mengutip dari unggahan akun Facebook Wawan Suprianto, Rabu (11/9/2019), kejadian tersebut bermula ketika pengendara ojol itu mendapat order mistis di daerah Kelurahan Baciro, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Abang ojol tersebut berhenti di depan rumah kosong. Kemudian ada seorang bapak yang hendak pergi ke masjid ke luar dari sebuah gang. Dia lalu memberhentikan abang ojol itu. Dia meminta abang ojol tersebut mengantarkan seseorang. Belum jelas siapa orang yang diminta diantarkan itu.

Baca Juga : Cerita KKN di Desa Penari Full

“Mas, kuwi terno neng ringin Pakualam. Nek wedi, spione diwalik wae. Mengko nek uwis, rene eneh, tak resiki motormu (Mas, itu tolong diantarkan ke pohon bambu Pakualam. Kalau takut, kaca spionnya dibalik saja. Nanti kalau sudah, ke sini lagi, saya bersihkan motormu),” ucap bapak tersebut dalam bahasa Jawa sebagaimana diungkapkan dalam unggahan Wawan Suprianto, dilansir Okezone.

Komentar